Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Cegah Radikalisme di Sekolah, BNPT: Guru Harus Paham Bahaya Radikalisme-Terorisme

by Irfan Mualim
19.12.2021
in Nasional
A A
Cegah Radikalisme di Sekolah, BNPT: Guru Harus Paham Bahaya Radikalisme-Terorisme

Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Brigjen Pol R. Ahmad Nurwakhis, saat memberikan pembekalan Pencegahan Paham Radikalisme dan Terorisme kepada 1.054 Kepala Sekolah tingkat SMA /SMK se-Provinsi Lampung secara daring dan luring dalam acara Dialog Kebangsaan Harmonisasi Bangsa di Aula Kantor Gubernur Provinsi Lampung, Bandar Lampung, Sabtu (18/12/2021).

BANDAR LAMPUNG – Seorang Kepala Sekolah maupun guru baik di tingkat SMA/SMK ataupun di tingkat bawahnya, harus memahami akan bahayanya penyebaran paham radikal terorisme. Hal ini sebagai upaya mencegah masuknya paham tersebut kepada para murid-muridnya, maupun di lingkungan sekitar. Karena guru bisa menjadi pintu masuk sekaligus pintu keluar radikalisme di kalangan remaja.

Hal tersebut dikatakan Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Brigjen Pol R. Ahmad Nurwakhis, saat memberikan pembekalan Pencegahan Paham Radikalisme dan Terorisme kepada 1.054 Kepala Sekolah tingkat SMA /SMK se-Provinsi Lampung secara daring dan luring dalam acara Dialog Kebangsaan Harmonisasi Bangsa di Aula Kantor Gubernur Provinsi Lampung, Bandar Lampung, Sabtu (18/12/2021).

“Tentunya bahaya radikalisme dan terorisme sangat penting untuk dipahami oleh para guru, Karena guru bisa menjadi pintu masuk sekaligus pintu keluar radikalisme di kalangan remaja ataupun pemuda para generasi Z atau generasi milenial,” ujarnya.

BACA JUGA

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026

Ia menjelaskan, bisa menjadi pintu masuk radikalisme kalau para guru atau Kepala Sekolahnya justru menamankan dan mengajarkan hal-hal yang intoleran, radikal, hate speech, anti pemerintah, dan sebagainya kepada para siswanya.

Berdasarkan hasil survei, sebesar 12,2 persen yang merupakan indeks potensi radikalisme. Dimana 85 persen adalah para generasi milenial yaitu generasi berumur antara 20 sampai 39 tahun. Kemudian kedua adalah generasi Z yang merupakan antara umur 14 sampai 19 tahun.

“Kebetulan para Kepala Sekolah SMA dan SMK ini bisa hadir untuk mengetahui seperti apa ciri-ciri orang yang terpapar paham radikalisme dan terorisme, Hal ini sangat relevan supaya apa yang saya sampaikan tadi bisa disosialisasikan kepada para siswanya,” katanya.

Ia menambahkan, radikalisme dan terorisme merupakan virus yang dapat menyerang siapa saja, apalagi tidak memandang suku, agama, pendidikan, dan sebagainya.
Dirinya mencontohkan Dr. Azhari yang merupakan orang pintar atau insinyur dapat menjadi teroris, begitu juga dengan Usaman Bin Ladin. Sebab terorisme tidak ada kaitannya dengan agama.

“Teroris ini terkait dengan pemahaman agama yang menyimpang. Jadi, agama teroris ini biasanya didominasi agama yang menjadi mayoritas di suatu daerah, jadi bukan Islam saja. Seperti KKB di Papua itu yang melakukan agama Kristen karena mayoritas disana Kristen. Begitu juga di Myanmar ada Biksu yang membuat umat Islam Rohingya terusir dan pergi ke Bangladesh,” kata dia.

Oleh karena itu, virus-virus radikalisme perlu diberikan vaksin, salah satunya dengan mengadakan Dialog Kebangsaan sebagai upaya menyamakan persepsi, terutama untuk kepala sekolah yang selanjutnya dapat diteruskan kepada tenaga pendidik dan siswa disekolah masing-masing.

Dirinya mengamati masih ada guru yang terpengaruh paham radikal-terorisme. Dimana jumlah ASN (Aparatur Sipil Negara) ada 19,2 persen yang masuk dalam index potensi radikalisme, dengan ciri ciri anti Pancasila dan pro khilafah.

Ia sangat mengapresiasi Pemerintah Provinsi Lampung yang telah menggelar acara Dialog Kebangsaan yang menghadirkan seluruh Kepala Sekolah tingkat SMA/SMK. Karena merupakan kegiatan yang memiliki nilai strategis,

Dalam kesempatan yang sama narasumber lainnya yaitu Rektor Universitas Lampung (Unila), Karomani, dalam penyampaian materinya mengungkapkan kondisi umum radikalisme.

Berdasarkan survei alvara research center dan mata air foundation, ancaman radikalisme di Indonesia terdapat sekitar 23,4 persen mahasiswa setuju dengan jihad untuk tegakan negara Islam dan khilafah.

Kemudian, 23,3 persen pelajar SMA setuju dengan jihat untuk tegakan negara islam dan khilafah. Lalu 19,4 persen PNS menyatakan tidak setuju dengan ideologi Pancasila. Selanjutnya 18,1 persen pegawai swasta menyatakan tidak setuju dengan ideologi Pancasila, dan 9,1 persen pegawai BUMN menyatakan tidak setuju dengan ideologi Pancasila.
“Tentunya hal seperti itu patut menjadi kewaspadaan bersama seluruh pihak,” katanya.

Sementara Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, mengatakan pihaknya sengaja menggelar dialog bagi para Kepala Sekolah maupun guru yang ada di Provinsi Lampung sebagai upaya pihaknya untuk menyelamatkan para generasi muda agar tidak mudah tersusupi radikalisme terorisme

“Para siswa sendiri termasuk dalam kelompok yang kemungkinan sangat mudah sekali terpapar oleh pemikiran-pemikiran yang radikal dan lain-lain,” kata dia.

Dirinya berharap, apa yang sudah disampaikan para narasumber dapat diimplementasikan. “Tentunya para seluruh guru nantinya akan kita isi pemikiran-pemikirannya untuk menangkal radikalisme dan terorisme. Karena Guru ini sebagai Garda terdepan untuk menyelamatkan para generasi muda di sekolah-sekolah,” ujarnya.

Tags: BNPTGuruRadikalismeTerorisme
Previous Post

Resmikan Monumen Moderasi Beragama Pertama di Indonesia, BNPT: Cerminan Toleransi Umat Beragama

Next Post

Hasil Survei: Mayoritas Generasi Milenial dan Generasi Z Pilih Prabowo Jadi Presiden 2024

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Penguatan Alutsista Jadi PR Prabowo?

Hasil Survei: Mayoritas Generasi Milenial dan Generasi Z Pilih Prabowo Jadi Presiden 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In