Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Resmikan Monumen Moderasi Beragama Pertama di Indonesia, BNPT: Cerminan Toleransi Umat Beragama

by Irfan Mualim
18.12.2021
in Nasional
A A
Resmikan Monumen Moderasi Beragama Pertama di Indonesia, BNPT: Cerminan Toleransi Umat Beragama

Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Brigjen. Pol. R. Ahmad Nurwakhid, pada acara peresmian Monumen Moderasi Beragama di Kampus 2 IAIN Metro, Lampung, Jumat (17/12/2021).

LAMPUNG – Keberadaan monumen moderasi beragama di kampus 2 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro, Lampung, merupakan cerminan dalam mewujudkan toleransi dan kerukunan antar umat beragama.

Oleh karena itu, seluruh civitas akademika utamanya dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dan juga seluruh Universitas / Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia, harus bisa menjadi agen beragama yang moderat, agen perdamaian, agen persatuan serta selalu mencintai bangsa dan negara.

Hal tersebut dikatakan Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Brigjen. Pol. R. Ahmad Nurwakhid, pada acara peresmian Monumen Moderasi Beragama di Kampus 2 IAIN Metro, Lampung, Jumat (17/12/2021).

BACA JUGA

Produser film Ageman, Ken Setiawan dan UIN Raden Intan sepakati MoU edukasi toleransi melalui film

Layar Bioskop Lawan Radikalisme, Film ‘Ageman’ dan UIN Raden Intan Bersatu Rangkul Gen Z

15.10.2026
Cegah radikalisme PGNI Lampung dan Ken Setiawan di safari ngaji Kebangsaan

Cegah Radikalisme Masuk Pesantren, PGNI Lampung Bareng Ken Setiawan di Safari Ngaji Kebangsaan

07.10.2026

Menurut Nurwakhid, dengan bermoderat dalam berbangsa dan bernegara maupun beragama, maka cita-cita nasional yang tertuang di dalam konstitusi bangsa dapat terwujud.

“Jadi moderasi beragama hukumnya adalah wajib Ain, karena hal tersebut dapat mewujudkan kerukunan antar umat beragama,” ujarnya.

Monumen moderasi beragama di kampus IAIN Metro Lampung adalah ide yang sangat luar biasa dalam menanamkan nilai-nilai toleransi antar umat beragama. Karenanya, patut diapresiasi semua yang mencintai bangsa dan negara.

“Sepengetahuan saya, ini adalah monument moderasi beragama pertama yang ada di Indonesia, atau bahkan mungkin juga yang pertama kali di dunia,” katanya.

Indonesia adalah negara majemuk, kata Nurwakhid, memiliki beragam suku, agama, ras, dan budaya. Keberagaman tersebut merupakan kekuatan yang dimiliki bangsa. Tetapi dalam implementasinya, dinamika ekspresi keberagamaan di era demokrasi terkadang berpotensi memunculkan ketegangan dan konflik antar masyarakat, antar umat beragama atau bahkan internal umat beragama.

“Diperlukan moderasi salah satunya moderasi beragama untuk menjaga keharmonisan bangsa,” kata dia.

Dalam kesempatan tersebut Menteri Agama RI, Yaqut Kholil Qoumas, memberikan sambutan virtual menyampaikan, prinsip moderasi inilah yang pada masa awal kemerdekaan dapat mempersatukan yang memiliki ragam isi kepala, ragam kepentingan politik, serta ragam agama dan kepercayaan.

“Semuanya bergerak ke tengah untuk bersama-sama menerima bentuk NKRI sebagai kesepakatan bersama,” katanya.

Moderasi beragama di PTKIN harus mendapat perhatian lebih, mengingat berbagai survei mengonfirmasi bahwa ada peningkatan konservatisme di kalangan civitas akademika, meski klaim tidak bisa digeneralisir bagi keseluruhan kampus.

Sementara Rektor IAIN Metro, Siti Nurjanah, menjelaskan maksud dan tujuan didirikannya Monumen Moderasi Beragama di kampus 2 IAIN Metro adalah sebagai upaya mengokohkan spirit moderasi beragama.

“Apalagi dalam rangka menyongsong Indonesia emas tahun 2045 mendatang agar bangsa Indonesia ini kokoh dalam pendiriannya bahwa Pancasila dasar 1945 Bhineka Tunggal Ika dan NKRI itu sudah finish seperti yang disampaikan Pak Ahmad Nurwakhid,” katanya.

Mengenai posisi simbol keagamaan yang sejajar, lanjut Nurjannah, memberikan makna bahwa umat beragama, apa pun agamanya memiliki peran dan tanggung jawab yang sama dalam moderasi. Sebab semua umat beragama mempunyai potensi untuk menjadi ekstrem, sekaligus juga bisa menjadi rahmat.

Oleh karenanya, dengan simbol Monumen Moderasi Beragama akan terus berupaya dalam menjalankan amanah yang ada, Dimana implementasinya dalam kehidupan sehari-hari, baik secara sendiri maupun secara kelembagaan.

“Dan saya sebagai pimpinan di IAIN Metro ini, mewajibkan kepada semua civitas akademika untuk senantiasa menjadi dosen, mahasiswa, maupun karyawan yang memiliki sikap moderat, tawasuth, i’tidal dan toleransi dalam melaksanakan keagamaan di bumi persada ini,” kata Siti mengakhiri.

Tags: BNPTModerasi BeragamaMonumen Moderasi Beragama
Previous Post

Perintah Jokowi, Jaksa Agung Bentuk Tim Jaksa Senior Usut Dugaan Pelanggaran HAM

Next Post

Cegah Radikalisme di Sekolah, BNPT: Guru Harus Paham Bahaya Radikalisme-Terorisme

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Cegah Radikalisme di Sekolah, BNPT: Guru Harus Paham Bahaya Radikalisme-Terorisme

Cegah Radikalisme di Sekolah, BNPT: Guru Harus Paham Bahaya Radikalisme-Terorisme

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In