Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Deradikalisasi, Jalan Kembali Para Napiter dan Eks Napiter Menerima Pancasila dan Demokrasi 

by Irfan Mualim
26.01.2024
in Nasional
A A
Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI, Brigjen Pol R. Ahmad Nurwakhid

BOGOR – Program deradikalisasi merupakan proses yang terencana, terintegrasi, terpadu, sistematis, dan berkelanjutan untuk menghilangkan atau mengurangi radikalisme. Sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 2018, kemudian diturunkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 77 Tahun 2019.

Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI, Brigjen (Pol) R. Ahmad Nurwakhid, mengatakan program deradikalisasi diharapkan dapat membawa para narapidana terorisme (napiter) dan eks napiter bisa menerima Pancasila dan demokrasi. Dengan begitu, para eks napiter bisa terlibat aktif dalam proses pemilu dan menyukseskan pemilu damai.

“Seperti kita tahu, Abu Bakar Ba’asyir adalah mantan napiter, yang beberapa waktu lalu mengatakan akan mengikuti proses demokrasi yaitu pemilu. Itu artinya ia sudah tidak lagi mengkafirkan atau mengharamkan demokrasi. Minimal ia sudah berkurang kadar radikalismenya, ya kita hormati,” ujarnya di kantor BNPT Sentul, Bogor, Jumat (26/1/2024).

BACA JUGA

BNPT Perkuat Deradikalisasi di Nusakambangan, Fokus pada Kesiapan Kembali ke Masyarakat

BNPT Perkuat Deradikalisasi di Nusakambangan, Fokus pada Kesiapan Kembali ke Masyarakat

29.09.2026
Presiden RI, Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Tegaskan Perlindungan Hak Demokrasi dan Waspada Ancaman Makar Serta Terorisme

01.09.2025

Nurwakhid berharap, para eks napiter yang masih belum sadar dapat mengikuti dan menerima sistem demokrasi dan Pancasila. Karena Pancasila dan demokrasi adalah kesepakatan bersama yang sudah diatur dalam konstitusi negara.

“Yang belum sadar tentu mereka akan golput, mengharamkan demokrasi, mengharamkan pemilu, dan itu adalah pekerjaan kami (BNPT) untuk melakukan pembinaan supaya mereka moderat. Karena kalau dia mengharamkan demokrasi atau pemilu, maka sudah pasti dia berpaham radikal, berpaham takfiri,” katanya.

Menurut Nurwakhid, pada hakikatnya program deradikalisasi yang dilaksanakan oleh BNPT meliputi mulai dari identifikasi, kemudian pembinaan dan evaluasi.

“Identifikasi itu mulai dari pemetaan, identifikasi korban ideologi radikal, kemudian profiling, termasuk assesment untuk kita mengetahui tingkat radikalisme seseorang. Kemudian dilanjutkan dengan pembinaan,” jelasnya.

Pembinaan dalam program deradikalisasi itu substansinya ada 3, yaitu rehabilitasi, baik itu rehabilitasi secara ideologi, dengan diberikan wawasan kebangsaan dan keagamaan. 

Kemudian re-edukasi dan reintegrasi sosial, termasuk memberikan pelatihan kewirausahaan agar para napiter maupun eks napiter bisa mandiri secara ekonomi dan tidak kembali kepada jaringannya yang lama.

“Dengan program deradikalisasi ini diharapkan mereka bisa menjadi moderat, dimana moderat ini ada 4 indikatornya sesuai dengan komitmen kebangsaan yaitu bisa menerima Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI dan UUD 1945 sebagai konsensus nasional,” kata dia.

Dengan menerima konsensus nasional, Nurwakhid menyebut, bahwa mereka sudah bisa disebut inklusif, tidak eksklusif, karena inklusif itu intoleran terhadap keberagaman. Dengan inklusif, berarti mereka sudah akomodatif terhadap budaya maupun kearifan lokal dan sudah anti terhadap kekerasan.

 “Jika para napiter ini sudah moderat, artinya pembinaannya sudah berhasil, maka dia akan ikut dan mengakui demokrasi itu. Tapi kalau mereka belum moderat, masih memiliki paham takfiri, yang mana takfiri ini adalah paham yang mengkafirkan orang lain yang berbeda, mengkafirkan negara, termasuk mengkafirkan sistem demokrasi. Maka kalau mereka masih takfiri, masih radikal, mereka tidak akan mengikuti sistem demokrasi, mereka akan golput. Karena kan selama saat masih radikal mereka tidak mengakui sistem demokrasi dan pancasila,” papar Nurwakhid. 

Jelang Pemilu 2024 ini, lanjutnya, BNPT berperan aktif dalam menyukseskan pemilu damai dengan menghimbau agar para warga binaannya dan mitra deradikalisasi mengakui dan menghormati demokrasi dan juga mengikuti pemilu. Juga kepada seluruh anak bangsa untuk menggunakan haknya memilih pemimpin dengan baik.

“Tentu kita semua berharap agar Pemilu baik itu Pileg maupun Pilpres tahun 2024 ini berjalan dengan aman, damai kemudian saling menghormati. Perbedaan itu suatu hak, tapi yang tidak boleh adalah memecah belah, saling membangun kebencian atau fitnah atau bahkan saling menebar hoax atau fitnah,” katanya.

Ia menambahkan, silahkan pilihan berbeda, yang penting rukun bersatu bahwa demokrasi adalah sistem yang disepakati bersama di dalam rangka memilih pemimpin atau wakil rakyat.

“Semua diserahkan keapda masyarakat untuk memilih sesuai dengan pilihan ataupun hati nuraninya masing-masing. Tapi jangan mau dipecah belah ataupun bertengkar, harus rukun, harus damai. Makanya ini disebut pesta demokrasi, maka harus bahagia, dan kebahagiaan itu bisa terwujud kalau kita damai, rukun, menghormati pilihan yang berbeda,” tutupnya.

Tags: DemokrasiDeradikalisasiNarapidana Terorisme (Napiter)Pancasila
Previous Post

Kepala BNPT RI Ajak Kodam Bukit Barisan Jalankan Program Prioritas 2024

Next Post

Markas KKB Papua di Maybrat Berhasil Dikuasai TNI

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Markas KKB Papua di Maybrat Berhasil Dikuasai TNI

Markas KKB Papua di Maybrat Berhasil Dikuasai TNI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In