Garda Nasional
No Result
View All Result
Sabtu, 7 November, 2026
  • Login
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Ragam
  • Opini
Subscribe
Garda Nasional
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Ragam
  • Opini
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Ragam
  • Opini
Home Daerah

782 Anak Disebut Terpapar Doktrin Radikal, DPRD Lampung Soroti Lemahnya Literasi Digital

by Irfan Mualim
07.11.2026
in Daerah
A A
Kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) yang digelar DPRD Provinsi Lampung bersama pendiri NII Crisis Center sekaligus produser film Ageman, Ken Setiawan, di kawasan Sukarame, Kota Bandar Lampung, Sabtu (7/11/2026).

Kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) yang digelar DPRD Provinsi Lampung bersama pendiri NII Crisis Center sekaligus produser film Ageman, Ken Setiawan, di kawasan Sukarame, Kota Bandar Lampung, Sabtu (7/11/2026).

BANDAR LAMPUNG – Ancaman penyebaran paham radikalisme terhadap anak-anak dan generasi muda menjadi perhatian serius DPRD Provinsi Lampung. Sebanyak 782 anak disebut telah teridentifikasi terpapar doktrinasi radikal, sebuah kondisi yang dinilai perlu diantisipasi melalui penguatan literasi kritis dan pendidikan ideologi Pancasila.

Persoalan tersebut mengemuka dalam kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) yang digelar DPRD Provinsi Lampung bersama pendiri NII Crisis Center sekaligus produser film Ageman, Ken Setiawan, di kawasan Sukarame, Kota Bandar Lampung, Sabtu (7/11/2026).

Dalam kegiatan itu, Ken mengungkapkan bahwa anak-anak dan generasi muda menjadi kelompok yang rentan terhadap penyebaran paham ekstrem, terutama ketika kemampuan mereka dalam memilah dan memahami informasi masih terbatas.

Menurut Ken, kemampuan menggunakan teknologi digital tidak selalu diikuti kecakapan berpikir kritis. Kondisi tersebut dapat dimanfaatkan kelompok radikal untuk menanamkan doktrin melalui informasi yang disederhanakan secara ekstrem.

“Anak-anak saat ini berada pada posisi membaca tetapi belum tentu memahami apa yang dibaca,” ujar Ken.

BACA JUGA

Pemutaran film Ageman di Jakarta

Pemkot Jakarta Barat Usulkan Film Toleransi Ageman Jadi Media Edukasi ASN dan Pelajar DKI

02.11.2026
Film Ageman

Usai Gala Premiere di Lampung, Film Ageman Lanjutkan Misi Toleransi ke Jakarta

30.10.2026

Ia menjelaskan, kelompok ekstremis kerap memanfaatkan kondisi psikologis anak yang merasa kurang mendapatkan perhatian di lingkungan keluarga maupun sekolah.

Melalui pendekatan tersebut, kelompok radikal dapat menawarkan rasa memiliki dan solidaritas yang seolah memberikan ruang penerimaan bagi anak-anak yang sedang mencari identitas diri.

Ken mengingatkan, penguatan karakter dan kemampuan berpikir kritis harus berjalan seiring dengan perkembangan teknologi agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh doktrin yang bertentangan dengan nilai kebangsaan.

“Jangan sampai anak-anak kita cerdas menggunakan teknologi, namun mudah dimanipulasi oleh doktrin menyesatkan. Kita membutuhkan generasi yang kritis, berkarakter, dan memiliki komitmen kuat terhadap Pancasila,” tegasnya.

DPRD Nilai Pengalaman Ken Punya Nilai Edukatif

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Provinsi Lampung, Kostiana, mengapresiasi keterlibatan Ken Setiawan dalam mengampanyekan nilai-nilai kebangsaan.

Menurut Kostiana, pengalaman Ken yang pernah berada dalam lingkungan ideologi radikal sebelum kemudian beralih mengampanyekan nilai persatuan dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat.

Ia menilai pengalaman tersebut memiliki nilai edukatif, terutama untuk memberikan pemahaman mengenai bahaya ideologi yang berpotensi memecah belah bangsa.

“Pengalaman nyata seseorang yang pernah berada dalam lingkungan ideologi yang bertentangan dengan Pancasila, lalu menyadari pentingnya persatuan, menjadi pembelajaran kebangsaan yang sangat berharga,” kata Kostiana.

Kostiana menegaskan, DPRD Lampung berkomitmen menjadikan Pancasila sebagai common platform atau landasan bersama dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, Pancasila tidak seharusnya berhenti sebagai slogan maupun hafalan, tetapi perlu diwujudkan melalui sikap, karakter, dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan pembinaan ideologi dan penguatan literasi kritis secara berkelanjutan, diharapkan generasi muda memiliki kemampuan untuk mengenali, menyaring, dan menolak paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

Tags: Bandar LampungDPRD LampungGenerasi MudaKen SetiawanLiterasi DigitalNII Crisis CenterPancasilaRadikalisme
Share61SendTweet38Share
Previous Post

Kontak Tembak di Yahukimo, TNI Amankan Tujuh Senjata Api

Next Post

Black Box dan Ekor Helikopter MI-17 Ditemukan, TNI Serahkan FDR ke Tim Investigasi

BERITA TERKAIT

Bupati Morowali, Iksan saat melintas di RSUD Salabangka Paku, Kecamatan Bungku Selatan
Daerah

Bupati Morowali Bawa Pasar Murah hingga Program Jalan Rp30 Miliar ke Bungku Selatan

07.11.2026

MOROWALI - Hari libur tidak menjadi alasan bagi Pemerintah Kabupaten Morowali untuk menghentikan pelayanan kepada masyarakat. Sabtu (7/11/2026), sejumlah perangkat...

Read more
Gedung Pengadilan Negeri Kendari, tempat dua tersangka kasus dugaan korupsi anggaran makan dan minum Pemprov Sultra mengajukan permohonan praperadilan

Dua Tersangka Korupsi Mamin Pemprov Sultra Ajukan Praperadilan, Babak Baru Kasus Rp31 Miliar

06.11.2026
Ilustrasi Kejaksaan Agung mengusut dugaan korupsi tata kelola pertambangan nikel di Sulawesi Tenggara. Penyidik menyita uang tunai Rp11,795 miliar dalam rangkaian penggeledahan.

Kejagung Bongkar Dugaan Penyimpangan Tambang Nikel di Sultra, Enam Perusahaan Dikaitkan dengan Arif Kurniawan

06.11.2026
Bupati Morowali bersama Bupati Kolaka dan Bupati Konut mengunjungi kawasan IMIP

Bupati Morowali Iksan Berbagi Pengalaman Optimalisasi PAD dengan Dua Bupati dari Sultra

06.11.2026
Next Post
Black Box Helikopter MI-17 Ditemukan di Perairan Seruyan

Black Box dan Ekor Helikopter MI-17 Ditemukan, TNI Serahkan FDR ke Tim Investigasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Black Box Helikopter MI-17 Ditemukan di Perairan Seruyan

Black Box dan Ekor Helikopter MI-17 Ditemukan, TNI Serahkan FDR ke Tim Investigasi

07.11.2026
Kegiatan Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) yang digelar DPRD Provinsi Lampung bersama pendiri NII Crisis Center sekaligus produser film Ageman, Ken Setiawan, di kawasan Sukarame, Kota Bandar Lampung, Sabtu (7/11/2026).

782 Anak Disebut Terpapar Doktrin Radikal, DPRD Lampung Soroti Lemahnya Literasi Digital

07.11.2026
Barang bukti yang diamankan TNI usai kontak tembak di Yahukimo

Kontak Tembak di Yahukimo, TNI Amankan Tujuh Senjata Api

07.11.2026
Bupati Morowali, Iksan saat melintas di RSUD Salabangka Paku, Kecamatan Bungku Selatan

Bupati Morowali Bawa Pasar Murah hingga Program Jalan Rp30 Miliar ke Bungku Selatan

07.11.2026
Load More

Terpopuler

  • Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

    Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

    173 shares
    Share 69 Tweet 43
  • Bupati Morowali Ajak KKWB Jaga Persatuan dan Kedamaian

    172 shares
    Share 69 Tweet 43
  • Rp17 Miliar Beasiswa Morowali Tahap II Ditargetkan Cair Pekan Ini, 1.439 Mahasiswa Sudah Tervalidasi

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Krakatau Steel Rencana Bangun Hilirisasi Nikel di Morowali

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
Garda Nasional

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Navigate Site

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Pemberitaan
  • Disclaimer Garda Nasional
  • Kebijakan Privasi (Privacy Policy)
  • Sitemap
  • Indeks

Follow Us

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Ragam
  • Opini

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In