Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Direktur Pencegahan BNPT: Tasawuf Agama, Vaksin Radikal Terorisme

by Irfan Mualim
03.05.2021
in Nasional
A A
Direktur Pencegahan BNPT: Tasawuf Agama, Vaksin Radikal Terorisme

JAKARTA – Nabi Muhammad SAW telah mensyariatkan atau memfatwakan bahwa rukun dalam beragama yakni Iman, Islam dan Ihsan. Rukun Ihsan inilah yang bisa mengeksplor dan menggali aspek spiritualitas di dalam keagamaan, sehingga ketika spiritualitas itu muncul dan menonjol, maka tercermin dalam perilaku akhlakul karimah sebagaimana misi utama daripada Rasulullah Muhammad SAW, ‘innama bu’istu liutammima makarimal akhlak’, dimana yang bisa menggali atau mengeksplor spiritualitas di dalam keagamaan itu tidak ada jalan lain kecuali hanya dengan tasawuf.

Hal tersebut dikatakan Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Brigjen Pol. R. Ahmad Nurwakhid saat menjadi narasumber pada acara Ngaji Online yang digelar oleh Pondok Pesantren Raden Rahmat Sunan Ampel, Senin (3/5/2021).

Ia mengatakan, tasawuf adalah ilmu untuk mengetahui bagaimana cara menyucikan jiwa, menjernihkan akhlak, membangun lahir dan batin serta untuk memperoleh kebahagiaan yang abadi.

BACA JUGA

BNPT Perkuat Sekber RAN PE Fase II, Dorong Pencegahan Ekstremisme Lebih Terpadu

BNPT Perkuat Sekber RAN PE Fase II, Dorong Pencegahan Ekstremisme Lebih Terpadu

04.10.2026
BNPT Ungkap Anak Terpapar Ekstremisme Lewat Komunitas Digital TCC

BNPT Ungkap Anak Terpapar Ekstremisme Lewat Komunitas Digital TCC

01.10.2026

“Kunci utama daripada ke-kaffahan agama itu adalah Iman, Islam, dan Ihsan. Dan kelemahan bangsa Indonesia khususnya umat Islam itu pada aspek ihsan atau aspek spiritualitas, yang mana dalam konteks ini adalah tasawuf,” ujarnya.

Untuk itu, ia mencoba mengkomparasi atau merelevansikan tasawuf dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena kalau berbicara radikalisme dan terorisme yang mengatasnamakan agama, tentunya hal tersebut bukan monopoli satu agama, tapi ada di setiap agama, sekte, kelompok, bahkan potensial pada setiap individu manusia.

Menurutnya, akar masalah radikal terorisme adalah ideologi yang menyimpang atau terdistorsi. Karena itu, aksi terorisme tidak ada kaitannya dengan agama apapun. Namun pelaku aksi terorisme biasanya didominasi oleh umat beragama yang menjadi mayoritas di suatu wilayah atau di suatu negara.

“Kebetulan di Indonesia dan di Timur Tengah mayoritas Islam maka otomatis seolah-olah bahwa radikal teroris mengatasnamakan agama seolah-olah identik dengan Islam. Radikal terorisme mengatasnamakan Islam ini sejatinya adalah fitnah bagi Islam,” katanya.

Ia menceritakan, di negeri-negeri Islam yang sedang mengalami konflik, fenomena masifnya radikalisme dan terorisme selalu mendahului, sebelum terjadinya konflik di suatu bangsa. Artinya, setiap konflik di negeri-negeri Islam, selalu didahului masif dan maraknya fenomena radikalisme dan terorisme yang mengatasnamakan Islam. Fenomena itu kemudian berkolaborasi dengan oposisi yang destruktif kemudian berkolaborasi dengan asing ataupun terjadi intervensi asing. Hal ini seperti yang jelas terlihat di Libya, Syria, Yaman, Irak dan sebagainya.

“Ini bisa jadi akibat konflik bangsa yang disebabkan oleh radikalisme dan mengatasnamakan agama ini bisa jadi sepanjang peradaban manusia di abad 21 ini. Korban yang ditimbulkan adalah yang terbesar yang diakibatkan oleh konflik bangsa yang ditimbulkan oleh maraknya radikalisme dan terorisme yang mengatasnamakan Islam,” ujar dia.

Radikalisme dan terorisme mengatasnamakan Islam sejatinya adalah proxy, untuk menghancurkan Islam dan menghancurkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Karena itu, seluruh elemen masyarakat harus mewaspadainya.

Meski demikian, ia meyakini kunci dari keberhasilan dalam penanggulangan radikal terorisme adalah tasawuf keagamaan.

“Vaksinasi ideologi radikal harus dengan tasawuf keagamaan. Apalagi bangsa ini sudah mengamanahkan melalui lagu Indonesia Raya, ‘bangunlah jiwanya bangunlah badannya’,” katanya.

“Bangun jiwa itu tidak ada kata lain kecuali dengan tasawuf. Nah ini yang harus kita gemakan, kita transformasikan kepada umat,” lanjutnya.

Tags: BNPTRadikal TerorismeTasawuf Agama
Previous Post

TNI AL Bantah Pasukan Elit Denjaka Tiba di Papua

Next Post

Zakat Fitrah, Sucikan Diri dan Mampu Mempererat Silaturahmi

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Zakat Fitrah, Sucikan Diri dan Mampu Mempererat Silaturahmi

Zakat Fitrah, Sucikan Diri dan Mampu Mempererat Silaturahmi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In