Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Etika Komunikasi Penting, Agar Indonesia Memiliki Ketahanan dari Upaya Segregasi Jelang Pemilu 2024

by Irfan Mualim
19.01.2024
in Nasional
A A
Etika Komunikasi Penting, Agar Indonesia Memiliki Ketahanan dari Upaya Segregasi Jelang Pemilu 2024

JAKARTA – Etika seringkali dianggap sebagai moral kompas penopang peradaban manusia, karena sangat menentukan unsur kepantasan di tiap kejadian. Pada konteks kehidupan bernegara di Indonesia, menjadi penting rasanya untuk mengusahakan hadirnya etika dalam keseharian masing-masing individu.

Pakar Komunikasi dan Politik Universitas Indonesia, Prof. Effendi Gazali, mengatakan penentuan niat dalam berkomunikasi menjadi penting, agar Indonesia memiliki ketahanan lebih dari upaya segregasi dan penunggangan kepentingan tertentu, khususnya menjelang kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

“Seringkali ada pihak yang memang punya niat untuk memecah-belah kelompok masyarakat agar elektabilitas dirinya, kelompoknya, partainya, atau capresnya bisa naik mengalahkan lawan-lawannya,” ujarnya di Jakarta, Jumat (19/1/2024).

BACA JUGA

Peran Kunci Indonesia dalam Penyelesaian Konflik Thailand-Kamboja di Kawasan ASEAN

Peran Kunci Indonesia dalam Penyelesaian Konflik Thailand-Kamboja di Kawasan ASEAN

28.07.2025
Menteri Luar Negeri Indonesia, Hassan Wirajuda

Menghadapi Gejolak Global: Fondasi Kuat Diplomasi Indonesia antara Cina dan AS

22.02.2025

Ia berharap, agar semua pihak yang ikut andil dalam pendewasaan demokrasi di Indonesia tidak asal bicara, yang disadari atau tidak, berpotensi membuat jurang pemisah antar masyarakat. Dibutuhkan kecerdasan berkomunikasi untuk menyadari bahwa seluruh kebebasan ada batasnya, termasuk dalam berbicara.

Batas tak terlihat ini, lanjutnya, jika dilanggar justru akan mencederai kebebasan orang lain, atau mungkin menghancurkan kesatuan dan kekompakan dari kelompok masyarakat lainnya, hanya karena pernyataan tidak beretika yang diucapkan oleh seorang komunikator.

“Maka dari itu, terutama bagi para figur atau tokoh masyarakat yang biasanya mendapatkan porsi lebih untuk tampil di khalayak ramai, sudah sepatutnya menjadikan pengalaman sebagai guru terbaik,” katanya.

Effendi menilai, adanya kebutuhan untuk saling mengingatkan pada semua tokoh yang sering dapat kesempatan berbicara di depan publik, bahwa tanpa sengaja perpecahan bisa disebabkan oleh kalimat-kalimat kecil yang semula tidak dibayangkan, ternyata bisa berakibat fatal.

“Mulai dari humor, anekdot, hingga pengandaian-pengandaian yang tidak pas disampaikan di ruang publik. Alangkah baiknya jika semua orang bisa bersatu dan punya alarm pada diri sendiri untuk memberhentikan perkataan yang berpotensi merusak kerukunan,” kata Effendi.

Ia menjelaskan, bahwa etika sebenarnya adalah konsep yang berlaku secara umum dan harus terus dijunjung tinggi terlepas apapun keadaannya.

“Mereka yang dengan gampang melakukan pencemaran nama baik, menyebar fitnah atau hoax, memang harus diajak mencoba memahami bagaimana rasanya jika diri mereka, keluarganya, atau teman dekatnya menjadi korban. Dalam banyak upaya advokasi, contoh-contoh kasus dan diskusi seperti ini sangat membantu,” ujar Effendi

Dirinya menambahkan, bahkan dalam beberapa materi film misalnya, biasanya ditampilkan konsekuensi yang diderita oleh korban pencemaran nama baik yang berlangsung amat panjang dan sangat sulit untuk bangkit kembali.

Sehingga harus ada kesadaran bersama tentang akibat negatif dan misery (penderitaan panjangnya) sebelum pada akhirnya dilakukan penegakan hukum yang juga harus berprinsip pada pendidikan, sesudah itu barulah semacam efek penjeraan.

Effendi menguraikan dalam komunikasi politik, mempraktikkan etika juga berarti menyampaikan kebenaran yang didasarkan pada fakta yang lengkap.

“Apabila dalam kesempatan tertentu kita dibatasi oleh waktu, seperti pada acara debat atau talkshow, maka kita dahulukan untuk menyampaikan fakta-fakta yang lebih penting,” kata Effendi.

Dirinya juga menerangkan agar dalam komunikasi atau menyampaikan pendapat supaya dibuat menarik sekaligus santun.

“Kalau anak sekarang bilangnya ‘santuy.’ Artinya gaya komunikasi kita agar dibuat menarik, tidak perlu kasar. Kadangkala ada orang yang punya gaya bahasa atau gaya penyampaian relatif kasar,” katanya.

“Jika itu sudah terbiasa, dan orang lain menerima saja, ya tetap tidak elok ketika ditangkap, apalagi bila gaya yang demikian seperti sudah menjadi trademark-nya. Namun tetap saja yang bisa lebih elegan yang ujung-ujungnya senantiasa lebih diterima pesannya,” katanya lagi.

Dengan beretika, seorang komunikator juga bertanggung jawab dalam menyampaikan pesan penuh makna kepada mereka yang mendengarkan. Komunikasi yang efektif bukan sekadar meningkatkan popularitas pembicara, namun juga bermanfaat bagi pendengarnya.

Selain itu, ketika etika dijunjung tinggi dalam berkomunikasi, maka orang yang berbicara memiliki tanggung jawab moral untuk tidak berbohong demi tujuannya. Ia tidak boleh berdusta hanya karena ingin menutupi kepentingan diri sendiri, kelompoknya, atau kelompok lain yang memintanya. Menerapkan etika dalam berkomunikasi berarti pula seseorang tidak boleh memaksa pihak tertentu untuk melakukan suatu kebohongan.

“Komunikasi yang efektif dan beretika juga mampu mencerdaskan publik dengan sesuatu yang baru. Oleh karenanya, ada andil besar bagi orang yang berbicara jika ia mampu mencerdaskan kehidupan bangsa melalui apa yang disampaikannya,” kata Effendi.

Tags: EtikaIndonesiaKomunikasiPemilihan Umum (Pemilu)
Previous Post

Dua Bintara Mahasiswa Poltekad Kodiklat Raih Prestasi di Kompetisi Internasional

Next Post

Sembilan Napiter Lapas Surabaya Ikrar Setia NKRI, Kadivpas Kemenkumhan Jatim: Jangan Hanya Jadi Formalitas

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Sembilan Napiter Lapas Surabaya Ikrar Setia NKRI, Kadivpas Kemenkumhan Jatim: Jangan Hanya Jadi Formalitas

Sembilan Napiter Lapas Surabaya Ikrar Setia NKRI, Kadivpas Kemenkumhan Jatim: Jangan Hanya Jadi Formalitas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In