Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Fatayat NU: Sejak Dulu NU Sudah Membangun Nasionalisme

by Irfan Mualim
14.01.2021
in Nasional
A A
Fatayat NU: Sejak Dulu NU Sudah Membangun Nasionalisme

JAKARTA – Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) mengklaim jika selama ini telah terlibat membangun bangsa di tengah rintangan dan problematika kebangsaan yang cukup kompleks. Dimana salah satu yang menyita perhatian adalah eksploitasi agama sebagai komoditas politik melalui maraknya politik identitas di ruang publik.

”Maka saya selalu mengatakan, ketika kita mengadakan rutinan di seluruh daerah di Indonesia, para da’iyah-da’iyah ini tidak hanya berbicara tentang menyempurnakan sholat saja. Tetapi juga bagaimana menyempurnakan ibadah-ibadah ritual. Namun kita juga harus selalu mencintai negara,” ujar Ketua Umum Pengurus Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama (PP Fatayat NU), Anggia Ermarini, di Jakarta, Kamis (14/1/2021).

Mempertahankan, membangun karakter, dan nasionalisme, lanjut Anggia, merupakan sesuatu hal yang penting untuk diajarkan, disamping mengajarkan tentang akidah keagamaan. Karena itu, harus ada intervensi dari negara.

BACA JUGA

Kolaborasi Polri dan NU Dukung Kemandirian Pangan

Kolaborasi Strategis: Polri dan NU Dukung Kemandirian Pangan di 2025

07.02.2025
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Keagamaan, KH. Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur)

Menjaga Keberagaman Indonesia Melalui Prinsip Ahlussunnah Wal Jamaah

16.01.2025

“Masalah agama menjadi komoditas politik, sebetulnya tidak terlalu banyak, tetapi noisenya, suaranya yang terlalu banyak sehingga terblow up kemana-mana,” kata dia.

“Kalau dari NU atau Muhammadiyah, saya rasa tidak perlu diminta untuk melakukan pembekalan tentang kebangsaan, karena memang mereka pasti melakukan itu,” Anggia menambahkan.

Tantangan masa lalu, kata Anggia, sangat berbeda dengan sekarang. Karenanya, angkatan lama perlu melakukan pembaharuan informasi, guna menyikapi tantangan saat ini.

”Artinya kita yang produk lama perlu di update dan lagi tentang kapasitas dan keterampilan untuk menyikapi isu-isu yang terus berkembang” katanya.

Terkait radikalisme, negara perlu mengintervensi, meningkatkan kapasitas, dan peran komunitas-komunitas keagamaan, seperti yang dimiliki NU atau Muhammadiyah.

Apalagi terorisme dan radikalisme pergerakannya sangat halus sekali. Sehingga intervensi yang dilakukan juga harus lebih halus ke masyarakat, terutama kepada para ustad dan kyai atau sepuh-sepuh di masyarakat, untuk mampu merespon hal itu.

“Saat ini banyak sekali orang-orang yang mengaku-ngaku sebagai ulama, padahal bukan ulama, tapi cara berpakaian saja yang seperti itu,” ujar dia.

Tags: Fatayat NUNahdlatul Ulama (NU)Nasionalisme
Previous Post

Panglima TNI Minta Badan Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Dinaikkan, Ini Tujuannya

Next Post

Syech Ali Jaber Meninggal, Ustadz Yusuf Mansur: Mohon Doanya

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Syech Ali Jaber Meninggal, Ustadz Yusuf Mansur: Mohon Doanya

Syech Ali Jaber Meninggal, Ustadz Yusuf Mansur: Mohon Doanya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In