Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Menjaga Keberagaman Indonesia Melalui Prinsip Ahlussunnah Wal Jamaah

by Irfan Mualim
16.01.2025
in Nasional
A A
Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Keagamaan, KH. Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur)

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Keagamaan, KH. Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur)

MALANG – Keanekaragaman suku dan budaya di Indonesia merupakan salah satu aset terpenting yang dimiliki bangsa ini. Dalam rangka menjaga dan merawat keragaman tersebut, prinsip Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) hadir sebagai sebuah metode berfikir dan beragama yang diyakini mampu menjadi benteng terhadap ancaman ideologi transnasional.

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Bidang Keagamaan, KH. Ahmad Fahrur Rozi, mengungkapkan pentingnya kehadiran Aswaja yang mampu merangkul seluruh perbedaan budaya dengan pendekatan yang humanis.

Gus Fahrur, panggilan akrabnya, menyayangkan adanya tuduhan bid’ah yang kerap dialamatkan kepada pemikiran Aswaja. Menurutnya, hal ini mengindikasikan kurangnya pemahaman yang komprehensif tentang Islam.

BACA JUGA

Peran Kunci Indonesia dalam Penyelesaian Konflik Thailand-Kamboja di Kawasan ASEAN

Peran Kunci Indonesia dalam Penyelesaian Konflik Thailand-Kamboja di Kawasan ASEAN

28.07.2025
Menteri Luar Negeri Indonesia, Hassan Wirajuda

Menghadapi Gejolak Global: Fondasi Kuat Diplomasi Indonesia antara Cina dan AS

22.02.2025

Ia mendalami lebih dalam bahwa sebagian pihak yang menuduh bid’ah kepada Aswaja adalah orang-orang dengan pengetahuan yang sempit.

“Mereka yang suka menuduh itu karena pengetahuannya yang tidak luas. Seandainya pengetahuannya lebih dalam, mereka pasti tidak akan mudah menyalahkan orang lain,” jelas Gus Fahrur, di Malang, Kamis (16/1/2024).

Baca Juga: Silaturahmi Natal BNPT: Membangun Toleransi di Tengah Keberagaman

Gus Fahrur menekankan bahwa kurangnya pemahaman akan agama moderat dapat memicu sikap ekstrem dalam menafsirkan ajaran Islam.

Kondisi ini membuat segelintir orang mudah melemparkan klaim bid’ah, sesat, hingga menghalalkan kekerasan terhadap kelompok yang dianggap berbeda.

Ia menggambarkan fenomena ini layaknya sekelompok orang buta yang meraba seekor gajah. Setiap orang merasa benar karena mereka hanya meraba satu sisi dari gajah tersebut.

“Ketika dia pegang ekor, dia mendefinisikan gajah itu bentuknya kecil, sementara orang yang meraba perut berkata gajah itu besar, lalu saling menghakimi satu sama lain,” katanya.

Lebih lanjut, Gus Fahrur menjelaskan tentang bulan Rajab, yang sering disalahartikan oleh kelompok radikal sebagai simbol penggugahan semangat kekerasan.

Ia menegaskan, Nabi Muhammad SAW memperbanyak ibadah di bulan ini. “Rasulullah di bulan Rajab melakukan puasa, banyak berdoa, dan bersiap-siap untuk memasuki bulan Ramadan. Kegiatan ini mencontohkan bagaimana umat Islam seharusnya bersikap di bulan mulia ini,” ujarnya.

Gus Fahrur mengajak masyarakat untuk memaknai bulan Rajab sebagai waktu untuk meningkatkan amal ibadah dan mempersiapkan diri menuju bulan Ramadan yang penuh berkah.

“Dengan memperbanyak amalan, kita berharap mendapatkan kebaikan yang mengakar dalam diri kita,” tambahnya.

Menjelang akhir pembicaraannya, Gus Fahrur berharap Ahlussunnah wal Jamaah dapat terus menjadi pengayom spiritualitas umat dan penjaga keragaman di Nusantara.

“Kita berharap masyarakat Indonesia semakin dewasa dalam mencari pengetahuan agama dan lebih terbuka terhadap keberadaan para ulama dan dai yang moderat,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah terhadap organisasi-organisasi moderat. “Dengan perlunya keberpihakan lebih dari Pemerintah, diharapkan Islam Aswaja dan arus keagamaan yang moderat akan memiliki ruang yang lebih besar untuk berdakwah secara efektif di ruang publik. Pemerintah memiliki instrumen yang kuat untuk melakukan pencegahan terhadap ideologi transnasional di Indonesia,” tutupnya.

Tags: Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja)IndonesiaIslamIslam ModeratKeberagamanKH. Ahmad Fahrur RoziNahdlatul Ulama (NU)
Previous Post

Pembatalan 233 Ijazah Stikom Bandung: Sanksi Administratif atau Proses Perbaikan?

Next Post

Motif Dendam, Pembunuhan Aktor Sandy Permana oleh Tetangganya

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Pembunuhan Aktor Sandy Permana

Motif Dendam, Pembunuhan Aktor Sandy Permana oleh Tetangganya

Comments 6

  1. Ping-balik: Bareskrim Polri Tetapkan PT Arta Jaya Putra Kasus TPPU | Garda Nasional
  2. Ping-balik: Pembatalan 233 Ijazah Stikom Bandung: Sanksi Administratif atau Proses Perbaikan? | Garda Nasional
  3. Ping-balik: Dirgantara Indonesia dan Thales Belgium Kerjasama Produksi Roket di Indonesia | Garda Nasional
  4. Ping-balik: Motif Dendam, Pembunuhan Aktor Sandy Permana oleh Tetangganya | Garda Nasional
  5. Ping-balik: Kolaborasi BNPT dan Muhammadiyah Cegah Radikalisasi | Garda Nasional
  6. Ping-balik: Mengembalikan Spirit Ahlussunnah Wal Jamaah: Seruan Moderasi dari Habib Nabiel | Garda Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In