JAKARTA – Di tengah gelombang modernisasi Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) dan tantangan pertahanan udara yang kian kompleks, TNI Angkatan Udara kembali melakukan langkah penyegaran besar-besaran.
Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono secara resmi merombak 11 jabatan strategis di lingkungan Mabesau Cilangkap, menandai babak baru konsolidasi kekuatan matra udara demi mencetak sumber daya manusia yang semakin adaptif dan profesional.
Langkah taktis dilakukan di Markas Besar TNI Angkatan Udara (Mabesau), Cilangkap, Jakarta Timur. Melalui prosesi serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung oleh Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, sebanyak 11 posisi strategis resmi berganti kepemimpinan.
Perombakan masif ini bukan sekadar rutinitas birokrasi militer semata, melainkan instrumen penting dalam menjaga dinamika organisasi, mengoptimalkan pembinaan personel, serta menjawab tantangan zaman yang menuntut kesiapan pertahanan udara modern yang tangguh.
“Pergantian jabatan ini diharapkan dapat mendorong pembinaan personel dan penguatan organisasi secara berkelanjutan, sehingga terwujud sumber daya manusia TNI AU yang adaptif, profesional, dan unggul,” ujar Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono di Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Perombakan kali ini menyentuh berbagai lini vital mulai dari tingkat asisten, kepala dinas, hingga kepala pusat pelayanan khusus. Berdasarkan data resmi dari Dispenau, berikut adalah daftar pergeseran jabatan strategis yang terjadi:
- Asrena KSAU dijabat oleh Marsda TNI Yostariza, menggantikan Marsda TNI Ian Fuady.
- Asops KSAU diisi oleh Marsda TNI Jorry S. Koloay, menggantikan Marsda TNI Suliono.
- Aspers KSAU dijabat oleh Marsda TNI Djoko Hadipurwanto.
- Aster KSAU dipercayakan kepada Marsda TNI Bambang Gunarto, menggantikan Marsda TNI Palito Sitorus.
- Kapuskesau diemban oleh Marsma TNI dr. Margono G.S., menggantikan Marsda TNI dr. M. Roikhan Harowi.
- Kadispenau dipimpin oleh Marsma TNI Feri Yunaldi, menggantikan Marsma TNI I Nyoman Suadnyana.
- Kadisminpersau dijabat oleh Marsma TNI David Yohan Tamboto, menggantikan Marsma TNI Hendrayansyah.
- Kadispsiau diisi oleh Marsma TNI Heri Kris Drihandaka, menggantikan Marsma TNI (W) Theresia Soepi S.
- Kapusbekmatau dipimpin oleh Marsma TNI R. Mochamad Rosydi, menggantikan Marsma TNI Edi Siswoyo.
- Kadismatau dijabat oleh Marsma TNI Achmad Espandiari.
- Kalakespra diserahkan kepada Kolonel Kes dr. Djarot S., menggantikan Marsma TNI dr. Imam Muslim.
- Kadiskuau dipercayakan kepada Kolonel Adm Agus Susetyo Wiyono.
Penyegaran kepemimpinan ini dinilai sangat krusial. Terlebih lagi, TNI AU saat ini tengah bersiap menyambut gelombang transformasi besar, termasuk kedatangan alutsista canggih baru seperti pesawat tempur Rafale secara bertahap hingga tahun-tahun mendatang.
Dengan kombinasi kepemimpinan baru yang segar, solid, dan berpengalaman di bidangnya masing-masing, TNI AU diyakini semakin siap mengawal kedaulatan dirgantara Indonesia di kancah global.
















