Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Habib Husein Ja’far: Berdemokrasilah Seperti Cara Nabi Muhammad

by Irfan Mualim
08.09.2023
in Nasional
A A
Menyerang balik Propaganda Kekerasan dengan Narasi Cinta dan Perdamaian

JAKARTA – Menjelang Pemilu 2024, masyarakat Indonesia harus mulai melek politik. Setidaknya ikut memeriahkan Pemilu dengan damai, menggunakan hak pilih dan memahami siapa yang akan dipilih. Jangan sampai keluguan, dan ketidaktahuan terhadap politik dan demokrasi, malah dimanfaatkan untuk memecah belah bangsa.

Dai muda, Habib Husein Ja’far Al Hadar mengungkapkan pentingnya melek politik dan berkontribusi pada Pemilu damai 2024. Menurutnya, tujuan utama politik adalah untuk membangun bangsa.

Oleh karena itu, masyarakat harus mengetahui profil para kandidat serta menjaga stabilitas nasional, kerukunan umat beragama dan persatuan bangsa dalam merayakan pesta demokrasi. Jangan sampai, demi kemenangan semata, persatuan Indonesia tergadaikan dengan adanya politik praktis.

BACA JUGA

Presiden RI, Prabowo Subianto

Presiden Prabowo Tegaskan Perlindungan Hak Demokrasi dan Waspada Ancaman Makar Serta Terorisme

01.09.2025
Massa aksi Indonesia Gelap

Indonesia Gelap: Aksi Mahasiswa & Masyarakat Sipil Tolak Revisi UU TNI, Polri, dan Kejaksaan

18.02.2025

“Pembangunan bangsa itu basic utamanya adalah persatuan. Nah, politik identitas itu artinya politik yang menggunakan identitas untuk perpecahan. Sehingga sudah seharusnya itu ditolak karena bertentangan dengan prinsip dasar dalam politik, yaitu membangun bangsa dengan persatuan,” ujarnya di Jakarta, Jumat (8/9/2023).

Habib Ja’far mencontohkan salah satu praktik politik Nabi Muhammad SAW yang patut dicontoh adalah Piagam Madinah. Menurutnya, piagam Madinah itu adalah salah satu piagam paling demokratis dan tetap relevan hingga saat ini yang pernah ada dalam sejarah umat manusia.

Ketika menjadi pemimpin di Madinah, Nabi melihat siapapun yang ada di Madinah, dilihat dalam perspektif sebagai kewargaan. Tidak dalam perspektif identitas agamanya, tidak dalam perspektif identitas sukunya. Sehingga siapa saja dari suku manapun dan agama apapun dilindungi, selama mereka mau hidup damai, saling menghormati, saling toleran satu sama lain. Itulah politik Nabi Muhammad, politik yang berorientasi kepada rahmatan lilalamin, rahmat bagi semesta.

“Nabi saat itu juga menjadi pemimpin Madinah bukan karena beliau sebagai seorang Nabi dari kalangan umat Islam. Tapi seorang yang dipercaya oleh siapa saja yang ada di Madinah saat itu lantaran alamin, terpercaya sebagai seorang pemimpin,” kata dia.

Oleh karena itu, dai kelahiran Bondowoso, 21 Juni 1988 ini menyerukan agar masyarakat memilih bukan karena sosok, identitas (suku, agama, ras, budaya) melainkan karena value yang diperjuangkan dari para kandidat. Menurutnya, sosok itu suatu hari mungkin berkhianat, mungkin berganti visi, mungkin berganti value.

“Keberpihakan kita kepada nilai bukan kepada sosok. Maka tidak ada istilah kalah, karena begitu dia menang walaupun dia bukan sosok yang kita jagokan. Tapi yang kita jagokan adalah nilai, sehingga kita akan terus kawal dia memperjuangkan nilai yang positif,” kata Habib Ja’far.

Dengan begitu, Habib yang dikenal dengan program podcast Log In ini berpendapat, pemilih akan selalu berada di pihak yang menang kalau politiknya itu bukan politik elektoral tapi politik kebangsaan. Makanya yang terpenting sekarang adalah terus meriset dan terus mendorong kepada para calon untuk berbicara tentang hal yang baik dan ditanya tentang visi-misinya.

“Saya pilih dia karena ganteng, oh saya pilih dia karena sukunya ini, oh saya pilih dia karena pertimbangan-pertimbangan yang sifatnya identitas. Enggak, tapi lebih kepada nilainya saya pilih dia karena dia memilih untuk berpihak kepada Indonesia, memilih untuk berpihak kepada persatuan,” kata dia.

Dalam memilih, lulusan Magister Ilmu Alquran dan Tafsir Hadits UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menganjurkan untuk membaca basmallah bagi muslim, dan bagi yang beragama lain, membaca bacaan yang sesuai dengan tuntunan agamanya. Agar pilihan yang dipilih, tidak hanya tepat di mata kita tapi juga dipengaruhi oleh Tuhan. Harapannya mereka yang terpilih nanti akan terus berada dalam amatan dan bimbingan Tuhan.

“Kita serahkan pada akhirnya kepada Tuhan karena kita tidak tahu apakah dia benar-benar sesuai dengan yang kita nilai. Makanya ada aspek-aspek spiritual bukan hanya intelektual apalagi sekedar elektoral dalam pemilihan setiap kita ketika memilih di bilik suara,” katanya.

Tags: DemokrasiNabi Muhammad SAW
Previous Post

Pemerintah Kanada ‘Enggan’ Pulangkan Warganya Eks ISIS

Next Post

Panglima TNI: Lapas Militer Lebih Angker dari Lapas Umum

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Panglima TNI: Semua Satuan Tugas Pengamanan Harus Bekerja Maksimal Antisipasi Ancaman KTT Ke-43 ASEAN

Panglima TNI: Lapas Militer Lebih Angker dari Lapas Umum

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In