Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Kabar Mabes

Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif

by Irfan Mualim
21.10.2026
in Kabar Mabes
A A
Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

JAKARTA – Perkembangan kecerdasan buatan, kejahatan siber, hingga persaingan geopolitik global membuat tantangan hukum di lingkungan militer semakin kompleks. Menghadapi perubahan tersebut, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Tandyo Budi R. mendorong prajurit hukum TNI Angkatan Darat (TNI AD) untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat integritas, dan mampu membaca perkembangan zaman.

Pesan itu disampaikan dalam Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026). Sebanyak 90 wisudawan mengikuti prosesi tersebut, terdiri atas 24 lulusan program sarjana dan 66 lulusan program pascasarjana.

Bagi para lulusan, wisuda bukan sekadar penanda keberhasilan menyelesaikan pendidikan. Mereka juga dihadapkan pada tanggung jawab yang lebih besar, yakni memastikan pelaksanaan tugas militer tetap berjalan sesuai ketentuan hukum di tengah perkembangan teknologi dan dinamika strategis yang terus berubah.

BACA JUGA

Ilustrasi Wilayah Kodam Mambruk

Kodam Baru di Papua Tengah yang Siap Ubah Peta Pertahanan Delapan Kabupaten

16.10.2026
Amankan Pelaku Deepfake, Tak Hanya Catut Presiden Prabowo, Pelaku Juga Manipulasi Video Gibran

Amankan Pelaku Deepfake, Polri: Tak Hanya Presiden Prabowo, Pelaku Juga Manipulasi Video Gibran

25.01.2025

Dalam sambutan tertulisnya, Kasad menyoroti sejumlah persoalan yang semakin relevan dalam praktik hukum modern. Di antaranya perkembangan artificial intelligence (AI), kejahatan siber atau cybercrime, perlindungan data pribadi, hingga persoalan hukum yang berkaitan dengan sistem persenjataan otonom atau autonomous weapon systems.

Perkembangan tersebut menghadirkan persoalan yang tidak selalu dapat dijawab hanya dengan pemahaman hukum konvensional. Prajurit hukum dituntut mampu menganalisis persoalan secara cermat, memahami konsekuensi dari penggunaan teknologi, serta memberikan pertimbangan hukum yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kecanggihan teknologi, misalnya, dapat memunculkan pertanyaan mengenai tanggung jawab hukum atas keputusan yang melibatkan sistem otomatis, keamanan informasi militer, serta perlindungan data yang bersifat sensitif.

Pada saat yang sama, perubahan situasi geopolitik dan meningkatnya perhatian terhadap isu hak asasi manusia juga menuntut pemahaman yang kuat mengenai hukum humaniter internasional.

Dalam konteks ini, prinsip proporsionalitas menjadi salah satu aspek penting yang perlu dipahami. Penerapannya berkaitan dengan penilaian hukum atas penggunaan kekuatan dalam situasi konflik bersenjata, sesuai dengan ketentuan hukum humaniter internasional.

Karena itu, kompetensi prajurit hukum tidak cukup hanya bertumpu pada penguasaan aturan. Kemampuan membaca konteks, menilai risiko, dan memahami dampak hukum dari suatu tindakan juga menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas militer.

Kasad Tekankan Integritas dan Nilai-nilai Keprajuritan

Selain penguasaan ilmu hukum, Kasad mengingatkan pentingnya menjaga etika, moral, dan nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas.

Pesan tersebut dibacakan oleh Paban VIII/Kumtaltibprot Spersad, Kolonel Inf Akbar Novrizal Yusananto, yang mewakili Kasad dalam acara wisuda tersebut.

“Dalam menjalankan tugas, mereka harus tetap berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai landasan sikap dan perilaku prajurit,” demikian pesan Kasad sebagaimana dikutip dalam sambutan tertulisnya.

Penekanan terhadap integritas ini menjadi penting karena pertimbangan hukum dalam institusi militer memiliki konsekuensi terhadap disiplin, kepastian hukum, dan pelaksanaan tugas organisasi.

Prajurit hukum harus mampu memberikan pandangan profesional berdasarkan aturan yang berlaku, sekaligus menjaga objektivitas ketika menghadapi persoalan yang kompleks.

Dengan demikian, penguatan kompetensi perlu berjalan beriringan dengan pembentukan karakter. Pengetahuan hukum yang baik harus ditopang oleh tanggung jawab, keteguhan moral, dan penghormatan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Lawfare Menjadi Perhatian dalam Dinamika Ancaman Nirmiliter

Persoalan hukum kontemporer juga menjadi bahasan dalam orasi ilmiah Profesor Hikmahanto Juwana berjudul “Mewaspadai Kemunculan Lawfare sebagai Ancaman Nirmiliter: Analisis Paradigmatik dan Implikasinya bagi Indonesia.”

Orasi tersebut mengangkat fenomena lawfare, yakni penggunaan proses, instrumen, atau mekanisme hukum sebagai bagian dari strategi untuk mencapai tujuan tertentu dalam suatu persaingan atau konflik.

Dalam dinamika strategis nasional dan global, fenomena ini menjadi isu yang perlu dicermati karena persoalan hukum dapat bersinggungan dengan kepentingan politik, keamanan, dan hubungan antarnegara.

Meski demikian, penggunaan mekanisme hukum tidak serta-merta dapat disebut sebagai lawfare. Analisis terhadap fenomena tersebut membutuhkan penilaian yang cermat atas konteks, tujuan, serta cara instrumen hukum digunakan.

Bagi prajurit hukum, pemahaman mengenai isu ini dapat menjadi bekal untuk membaca perkembangan lingkungan strategis dan mengidentifikasi implikasi hukum yang mungkin memengaruhi pelaksanaan tugas.

Kemampuan tersebut semakin dibutuhkan ketika tantangan keamanan tidak hanya hadir dalam bentuk ancaman fisik, tetapi juga melalui ruang digital, arus informasi, dan persaingan kepentingan yang semakin rumit.

Tags: hukum militerKasad Tandyo BudiKecerdasan BuatanKejahatan Siberlawfarepertahanan Indonesiaprajurit hukumSekolah Tinggi Hukum MiliterSTHM 2026TNI AD
Previous Post

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

BERITA TERKAIT

Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Narkotika jenis sabu seberat 217,34 gram dimusnahkan Polres Morowali

Ketika 217,34 Gram Sabu Berakhir di Dalam Blender Polres Morowali

17.10.2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif

21.10.2026
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif
  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In