Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Halau Intoleransi dengan Semangat Saling Mengasihi Sesama Ciptaan Tuhan

by Irfan Mualim
06.12.2023
in Nasional
A A
Halau Intoleransi dengan Semangat Saling Mengasihi Sesama Ciptaan Tuhan

JAKARTA – Toleransi adalah bahasa universal yang mampu menembus ruang dan waktu. Bahkan bisa menjembatani jurang keyakinan dan keimanan, yang sebelumnya diyakini sulit untuk diseberangi. 

Semangat toleransi dalam keberagaman harus bisa terinternalisasi dalam diri anak bangsa sebagai bentuk pengamalan agama yang paripurna.

Sekretaris Eksekutif bidang Kesaksian dan Keutuhan Ciptaan Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI), Pdt.Jimmy Sormin, menjelaskan toleransi merupakan bagian dari semangat Kekristenan. 

BACA JUGA

Mewujudkan Toleransi di Riau, Upaya BNPT dan DPR RI Cegah Radikalisasi

Mewujudkan Toleransi di Riau: Upaya BNPT dan DPR RI Cegah Radikalisasi

05.04.2025
Kepala Majelis Tarjih Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hamim Ilyas

Menggali Keberagaman: Strategi Memperkuat Toleransi antarumat Beragama di Indonesia

23.01.2025

Ajaran Kristus, kata Jimmy, mengarahkan manusia untuk memiliki semangat kasih, baik terhadap Tuhan maupun sesama manusia.

 “Semangat kasih dapat melampaui sekat-sekat budaya dan identitas lainnya. Selama itu sesama ciptaan Tuhan, terlebih lagi kepada manusia lainnya, kita harus bisa saling mengasihi terhadap sesama. Semangat kasih itu dapat melampaui bahasa primordial, bahasa politik, serta bahasa khusus dari masing-masing identitas kita,” ujarnya di Jakarta, Rabu (6/12/2023).

Ia menambahkan, keinginan untuk saling mengasihi sifatnya transversal atau mampu menembus berbagai identitas. Juga dapat menjelajah berbagai ruang dan sekat yang ada, yang biasanya terbentuk karena budaya, ekonomi, politik, dan lainnya.

Kekristenan, lanjut Jimmy, melihat bahwa toleransi adalah jalan untuk hidup menjadi makhluk yang betul-betul mengasihi dan menjalankan perintah Tuhan. 

Mengasihi semua makhluk ciptaan Tuhan seharusnya menjadi naluri manusia, terlebih karena manusia merupakan gambaran dari Tuhan sendiri atau Imago Dei.

Jimmy mengatakan, berulang kali Alkitab mengisahkan, ‘Yesus memerintahkan kita untuk toleran terhadap keberagaman agama dan bahkan budaya yang ada di masyarakat pada masanya’. 

Ia juga menyebutkan kisah orang-orang Samaria dalam Alkitab yang memiliki pesan agar umat tidak memandang sebelah mata terhadap orang lain.

“Alkitab mengisahkan, orang Samaria adalah orang yang dipandang sebelah mata atau dinilai rendah oleh Bangsa Yehuda. Namun Kristus menunjukkan, justru orang-orang Samaria yang dipandang rendah itu menjadi bagian dalam pengajaran ajaran Kristiani mengenai kebijaksanaan, kebaikan, dan kebenaran,” kata dia.

Ia menambahkan, Yesus pernah mencontohkan untuk berdiskusi dan berdialog dengan orang-orang Samaria yang notabene terpinggirkan kala itu.

“Misalnya kisah tentang perjumpaan Yesus dengan perempuan Samaria yang baik hatinya. Walaupun kalangan Samaria acapkali dijauhi, Yesus mau berdiskusi dan berdialog dengan perempuan Samaria ini. Banyak juga contoh dan kisah lainnya tentang bertoleransi terhadap orang yang saat itu dianggap kedudukannya tidak setara,” ujar dia.

Selain itu, lanjut Pdt Jimmy, ajaran Kristiani mengharuskan manusia bertoleransi dengan mereka yang dianggap rendah, bahkan hina. Artinya umat diperintahkan untuk tetap merangkul semua, terlepas dari latar belakang ekonomi dan sosialnya.

“Kita justru harus menunjukkan keberpihakan dan semangat kasih kepada mereka yang lemah dan diperlakukan diskriminatif, serta dikekang bahkan dikorbankan hak-haknya oleh para penguasa,” ujarnya.

Ia menegaskan, bahwa contoh semacam inilah yang bisa menjadi rujukan bahwa semangat kasih dan toleransi itu adalah bagian dari sikap bangsa Indonesia, untuk berkorban meninggalkan kenyamanan demi menghargai keberagaman yang ada di sekitar. 

Mengenali hal yang berbeda dengan keyakinan awal, tentunya akan menuntut masyarakat masuk pada wilayah pergaulan dan pemikiran yang jauh berbeda dibandingkan dengan lingkungan sosial sebelumnya.

“Sudah semestinya kita mau menjadikan diri kita memiliki toleransi dan berdamai dengan keadaan sekitar, sekalipun mungkin itu mengganggu kita atau berbeda dengan yang kita yakini. Masyarakat Indonesia harus memahami bahwa mereka perlu membangun serta menjembatani keberagaman yang ada. Melalui semangat saling mengasihi tadi, kita akan mempunyai sikap yang memanusiakan manusia,” jelas Pdt. Jimmy.

Ia beranggapan bahwa tidak ada satu entitas masyarakat atau negara yang bebas dari masalah dan tantangan. Kelanjutan masa depan bangsa akan sangat bergantung pada bagaimana anak bangsa menyikapi segala rintangan. Melalui perspektif yang membangun serta memanusiakan orang lain, dengan sendirinya bisa mengasihi sesama manusia.

“Bergerak melalui pemahaman itu, kita dapat membangun toleransi dalam hidup bersama. Kita berharap kehadiran dan kontribusi segala elemen bangsa dapat menjadi ‘garam’ (memberi pengaruh baik) dan ‘terang’ (sinar yang menerangi) dan kita betul-betul menjadi keberkahan bagi negeri ini,” katanya.

Tags: Ciptaan TuhanIntoleransiJimmy SorminToleransi
Previous Post

Alutsista Indonesia Memprihatinkan, 50 Persen Tak Siap Tempur

Next Post

TNI Dianugerahi Zona Integrasi WBK dan WBBM

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
TNI Dianugerahi Zona Integrasi WBK dan WBBM

TNI Dianugerahi Zona Integrasi WBK dan WBBM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif

21.10.2026
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif
  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In