Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Hari Raya Keagamaan, Momentum Penguatan Nilai Toleransi

by Irfan Mualim
21.06.2024
in Nasional
A A
Hari Raya Keagamaan, Momentum Penguatan Nilai Toleransi

JAKARTA – Hari raya keagamaan seperti Idul Adha dan Idul Fitri, adalah momentum untuk saling berbagi kepada sesama. Ini penting, agar kaum tidak beruntung yang kesulitan ekonomi bisa mendapatkan makanan yang layak. Apalagi kondisi ekonomi yang sulit bisa menjadi pintu masuk seseorang untuk masuk pada kelompok intoleran.

Demikian dikatakan Kepala Bidang Penyelenggaraan Peribadatan Masjid Istiqlal Jakarta, KH. Bukhori Sail At-Tahiri, di Jakarta, Jumat (21/6/2024).

“Mereka yang terjaring untuk masuk terkadang merasa lebih diperhatikan oleh sesama kelompoknya ketimbang masyarakat pada umumnya. Disinilah pentingnya Idul Adha yang baru saja kita rayakan kemarin sebagai wadah saling berbagi antar masyarakat, agar intensitas pengaruh kelompok intoleran bisa ditekan,” ujarnya.

BACA JUGA

Mewujudkan Toleransi di Riau, Upaya BNPT dan DPR RI Cegah Radikalisasi

Mewujudkan Toleransi di Riau: Upaya BNPT dan DPR RI Cegah Radikalisasi

05.04.2025
Kepala Majelis Tarjih Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hamim Ilyas

Menggali Keberagaman: Strategi Memperkuat Toleransi antarumat Beragama di Indonesia

23.01.2025

“Saya setuju dengan yang berpendapat bahwa masuknya seseorang pada kelompok radikal berbasis kekerasan itu diantaranya karena kondisi ekonomi yang terpuruk, sehingga mereka lari kepada radikalisme. Hal yang demikian perlu kita perhatikan bersama,” tambahnya.

Baca Juga: Idul Adha, Ajang Memperkuat Nilai Kemanusiaan

Menurutnya, seluruh organisasi masyarakat serta lembaga keagamaan harus memperhatikan mereka yang dianggap rentan terpapar agar tidak mengikuti kelompok radikal. Salah satu caranya adalah dengan memberikan bantuan-bantuan ketika even besar keagamaan, seperti ketika bulan Ramadan dan perayaan Idul Adha. Dan itu tidak hanya buat umat Muslim, tapi seluruh bangsa Indonesia.

Ia beranggapan jika kesejahteraan umat perlu diperhatikan, sehingga mereka tidak mudah dipengaruhi. Ibadah kurban adalah salah satu cara untuk berkontribusi pada lingkup yang lebih luas dan membantu masyarakat sekitar mengakses sumber protein dari daging hewan yang dikurbankan.

Selain dibagikan pada sesama muslim, daging kurban sebenarnya diprioritaskan untuk mereka yang lemah secara perekonomiannya. Hal ini bisa berarti warga ataupun tetangga yang beragama Islam, ataupun dari agama lain. Terkadang daging kurban juga dibagikan pada mereka yang baru menyatakan keislamannya, sebagai penghibur dan bentuk bantuan.

“Salah satu hikmah Idul Kurban itu sebenarnya adalah untuk memberi kesejahteraan kepada masyarakat luas, sehingga bisa mengatasi gejala-gejala untuk menjadi eksklusif dan merasa tidak diperhatikan,” katanya.

Baca Lagi: Sekolah Damai, Upaya Ciptakan Lingkungan Pendidikan Bersih dari Intoleransi, Kekerasan, dan Bullying

Selain itu, hari raya berkurban juga dapat menjadi jembatan penghubung komunikasi umat lintas agama. Misalnya saja, Masjid Istiqlal di Idul Adha tahun ini menerima hewan kurban dari sahabat nonmuslim.

Kiai selaku unsur pengurus Masjid Istiqlal pun menuturkan, pembagian daging kurban ini tidak terbatas hanya untuk yang muslim saja, nyatanya yang beragama lain juga ikut menerimanya. Ini menunjukkan kepedulian sosial terhadap semua kalangan, terlepas apapun agamanya.

“Mereka (yang non-muslim) juga kita bagikan, karena statusnya mereka adalah tetangga-tetangga kita yang memang berhak mendapatkan distribusi daging kurban tersebut. Selain membagikan, Masjid Istiqlal juga beberapa kali menerima bantuan atau hadiah berupa hewan kurban untuk disembelih saat Idul Adha. Ini menunjukkan cairnya hubungan antar umat beragama di Indonesia,” tambahnya.

Ia berharap, perayaan keagamaan seperti Idul Adha bisa didukung oleh semua pihak. Sebabnya, perayaan keagamaan menggerakkan roda perekonomian masyarakat di daerah-daerah.

Selain banyak masyarakat yang terbantu karena mendapatkan daging kurban, kegiatan jual beli serta distribusi hewan kurban yang serentak dilakukan dalam skala nasional dinilainya mampu memberikan efek moneter yang positif.

“Secara ekonomi juga, bayangkan distribusi hewan kurban ini di musim kurban, itu datang dari mana saja, bahkan ada sapi yang dari Bali dikirim hingga Jakarta. Di Jakarta pun dengan datangnya sapi itu berarti ekonomi hidup, dan memberikan manfaat untuk banyak kalangan yang terlibat di dalamnya, saya kira ini semua sangat positif. Mudah-mudahan, semua masyarakat, baik yang muslim ataupun lainnya di Indonesia, bisa mendapat manfaatnya,” katanya.

Sekadar diketahui, di Masjid Istiqlal dari 55 ekor sapi kurban yang diterima, 22 ekor diantaranya dari sumbangan non-Muslim, termasuk 1 ekor dari Gereja Katedral.

Kemudian di Papua Barat, Ketua Adat Suku Arfak menyerahkan 21 ekor sapi untuk kurban di Kota Manokwari. Hal sama juga terjadi di Tolikara, Pj Bupati yang notabene nonmuslim juga menyerahkan satu ekor sapi untuk kurban.

 

 

Tags: Hari Raya KeagamaanIdul AdhaToleransi
Previous Post

Perwira TNI AU Ini Selesaikan Pendidikan di Spanyol

Next Post

Pemerintah Iran ‘Geram’ Pasca Kanada Tetapkan IRGC Masuk Kelompok Teroris

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Pemerintah Iran ‘Geram’ Pasca Kanada Tetapkan IRGC Masuk Kelompok Teroris

Pemerintah Iran 'Geram' Pasca Kanada Tetapkan IRGC Masuk Kelompok Teroris

Comments 4

  1. Ping-balik: Polri Klaim Masyarakat Semakin Percaya Terhadap Institusi | Garda Nasional
  2. Ping-balik: Prabowo Subianto Dianugerahi Tanda Kehormatan dari Kepolisian
  3. Ping-balik: Menteri Agama Ini Dicopot Gegara Jemaah Haji Meninggal
  4. Ping-balik: TNI AD Siapkan Pasukan ke Gaza Palestina | Garda Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In