Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Kepala BNPT: Alumni Pesantren dapat Menebar Narasi Lawan Intoleransi dan Radikalisme

by Irfan Mualim
18.10.2022
in Nasional
A A
Kepala BNPT: Alumni Pesantren dapat Menebar Narasi Lawan Intoleransi dan Radikalisme

SEMARANG – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus gencar melakukan perlawanan terhadap intoleransi dan radikalisme di Indonesia. Salah satunya yakni dengan menggandeng alumni Pondok Pesantren (Ponpes), sebab dinilai menjadi garda terdepan memahami agama dengan konteks mendalam.

Hal tersebut dikatakan Kepala BNPT, Komjen Pol Boy Rafli Amar, saat menjadi narasumber pada acara Halaqah Kebangsaan sekaligus Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Ittihadul Mutakhorrijin Al Falah Ploso (IMAP / Ikatan Alumni Ponpes Al-Falah Ploso, Kediri) wilayah Jawa tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Jateng-DIY) di Hotel Griya Persada, Bandungan, Kabupaten Semarang, Senin (17/10/2020).

“Alumni pesantren dapat menebarkan narasi yang bagus untuk melawan narasi-narasi intoleran dan radikal terorisme,” ujarnya.

BACA JUGA

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026

Dalam pandangan BNPT, kata Boy, momen Halaqah Kebangsaan ini sebagai sarana untuk membangun semangat dalam melakukan perlawanan terhadap segala bentuk narasi intoleransi oleh mereka yang memiliki pemahaman ideologi terorisme yang tidak sejalan dengan jati diri bangsa.

Dengan berbagai karakter keislaman dan aliran yang ada di Indonesia saat ini, maka perlu adanya narasi keagamaan yang sesuai karakter Ahlussunah Wal Jamaah. Sehingga santri ataupun masyarakat tidak mudah dipropaganda oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab yang menginginkan kehancuran lewat radikalisme.

“Adanya prinsip Hubbul Wathan Minal Iman juga bisa membuat Indonesia tetap bersatu dengan keberagaman yang banyak ini,” katanya.

Lebih lanjut Kepala BNPT berpadangan, dengan adanya IMAP sebagai alumni santri, tentunya memiliki pengalaman yang lain dan lebih dari para santri yang sampai hari ini masih berada di dalam lembaga Pendidikan.

Radikalisme dan intoleransi telah dikondisikan secara sistematis dan terstruktur. Oleh karenanya, perlu konsolidasi agar nilai-nilai yang tidak sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia tidak bisa memporak-porandakan NKRI.

“Tentunya ini menjadi sebuah hal yang harus diwaspadai agar tidak mudah di propaganda dengan nilai yang tidak sesuai jati diri Indonesia. Namun kita sampai hari ini harus bersyukur karena Indonesia memiliki daya tahan yang baik dalam mengahadapi berbagai rintangan hingga krisis,” ujar dia.

Menjelang peringatan hari santri yang jatuh pada tanggal 22 Oktober mendatang, dirinya berharap dan mendorong peringatan tersebut menjadi sebuah momentum untuk terus semakin meningkatkan kesejahteraan pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan yang nyata-nyata eksis di dalam masyarakat.

“Agar semangat untuk terus meningkatkan kesejahteraan, menurut hemat kami perlu dilakukan langkah-langkah komunikasi dengan berbagai pihak, baik dengan pemerintah dan juga kalangan dunia usaha yang memiliki kepedulian,” katanya.

Karena hal tersebut menurut Kepala BNPT, bisa menjadi sebuah modal dan kolaborasi yang bisa menjadikan peningkatan peran pesantren sebagai lembaga pendidikan yang ikut mewujudkan tujuan nasional bangsa Indonesia, yang salah satunya adalah mencerdaskan kehidupan bangsa.

Sementara Ketua Panitia Penyelenggara Halaqah Kebangsaan IMAP Jateng-DIY, KH. Shohibul Ulum Nafi’a, sangat mengapresiasi atas adanya Halaqah Kebangsaan. Pihaknya siap untuk bersinergi dengan BNPT dalam rangka melawan ideologi radikalisme.

“Perlu sekali menambah wawasan pengetahuan terkait dengan masalah penanggulangan (radikalisme dan terorisme). Kadang kita belajar dari pondok, tahu betul tentang kaitan pendidikan agama, namun masih kurang akses membantu terkait pencegahan,” kata dia

“Makanya lewat BNPT ini kami berharap untuk bisa memberikan akses yang sifatnya kita berkolaborasi, sinergi, saling membantu untuk kehidupan masyarakat yang lebih baik,” lanjut Boy.

Disisi lain, ia berpesan kepada santri-santri yang saat ini sedang mengenyam pendidikan di Pondok Pesantren untuk senantiasa memahami arti jihad. Menurutnya, jihad tidak harus berperang, melainkan mendalami ilmu pengetahuan sudah termasuk jihad.

“Banyak generasi sekarang ikut paham yang tidak jelas dengan label jihad, demi kedamaian negara tapi tak memberi rasa aman. Karena bagaimanapun ketika negara ini aman kita bisa melakukan apapun dengan aman,” katanya.

Tags: BNPTNarasi PositifNarasi RadikalRadikalismeTerorisme
Previous Post

Panglima TNI: Prajurit Senantiasa Menjadi Garda Terdepan Bantu Rakyat

Next Post

Jihad Literasi Perlu Dilakukan Ala Santri Milenial Masa Kini

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Jihad Literasi Perlu Dilakukan Ala Santri Milenial Masa Kini

Jihad Literasi Perlu Dilakukan Ala Santri Milenial Masa Kini

Comments 1

  1. Ping-balik: Jihad Literasi Perlu Dilakukan Ala Santri Milenial Masa Kini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif

21.10.2026
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif
  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In