Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Kepala BNPT: Sejatinya Ulama adalah Salah Satu Aset Bangsa Membendung Radikal Terorisme

by Irfan Mualim
31.03.2022
in Nasional
A A
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Boy Rafly Amar,

Sejatinya ulama adalah salah satu aset terbesar bangsa dalam upaya membendung paham radikal terorisme.

Komjen Pol Boy Rafly Amar

CILEGON – Tokoh agama atau ulama memiliki peran besar di tengah masyarakat. Tidak hanya dalam bidang keagamaan, namun juga bidang sosial hingga keamanan dalam kehidupan masyarakat.

Oleh karena itu, sejatinya ulama adalah salah satu aset terbesar bangsa dalam upaya membendung paham radikal terorisme.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Boy Rafly Amar, dalam kegiatan Silaturahmi dan Dialog Kebangsaan bersama para tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kota Cilegon, Rabu (30/3).

BACA JUGA

BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026
Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan

Ketika Kotak Amal dan Rumah Tahfidz Disusupi Kelompok Radikal

11.10.2026

Boy mengatakan, Indonesia telah dikawal oleh ulama-ulama besar sejak sebelum merdeka. Bahkan mereka menjadi penjaga garda bangsa, bersama seluruh elemen dan komponen masyarakat.

Karenanya, peran ulama sangat besar dalam menyatukan perbedaan dalam kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegera, baik perbedaan suku, bahasa, dan ras.

“Ulama mengenalkan prinsip ummul wathon minal iman, sehingga timbul semangat persatuan dan nasionalisme dalam kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Baca Lagi: Esensi Bulan Ramadhan yakni Pencegahan Diri dari Berbagai Bentuk Keburukan

“Alhamdulillah, dari Sabang sampai Merauke kita bersatu, lain suku, lain bahasa, hingga perbedaan ras, kita tetap bersatu,” lanjutnya.

Kemajemukan yang dimiliki bangsa Indonesia tetap terjaga, karena adanya peran para ulama. Padahal, memiliki warga negara yang agamanya berbeda, terdiri dari Kristen, Katholik, Hindu, Buddha, dan aliran kepercayaan lainnya.

Kepala BNPT: Sejatinya Ulama adalah Salah Satu Aset Bangsa Membendung Radikal Terorisme

Dimana Islam di Indonesia adalah mayoritas, namun apad yang disampaikan ulama, umat Islam harus bisa menjadi teladan dalam bertoleransi.

Boy menambahkan, apa yang sudah diwarikan para ulama terdahulu, sejatinya harus menjadi modal bagi masyaraka dalam kehidupan berbangsa bernegara. Dimana ulama terus mengedepan persatuan.

Ia juga memperingatkan, agar terus waspada terhadap penyebaran paham radikal terorisme yang menggunakan narasi-narasi agama, yang malah mengajarkan narasi kekerasan dan perpecahan.

Karena itu, meminta umat Islam untuk tidak mudah terkecoh, hingga mau bergabung dengan kelompok jaringan radikal intoleran. Sebab bangsa sudah memiliki jati diri, bahwa masyarakat cinta terhadap perdamaian

“Mari kita kedepankan semangat persatuan, kita cinta dengan nilai kemanusiaan dengan sesama umat,” katanya.

“Walaupun kita berbeda-beda, itulah semangat yang diwariskan para leluhur kita, para wali, yang kita harapkan bisa terus dijaga dan dipelihara,” lanjutnya.

Dialog Kebangsaan, Wujud Kesiapsiagaan Cegah Perkembangan Radikalisme

Kepala BNPT: Sejatinya Ulama adalah Salah Satu Aset Bangsa Membendung Radikal Terorisme

Sementara Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres), Habib Muhammad Lutfi Bin Yahya, mengatakan ajang silaturahim dan Dialog Kebangsaan yang digelar itu, didedikasikan untuk menyambut semarak bulan Ramadhan.

“(Ini) sekaligus menjadi kesempatan memanjatkan doa kepada Allah agar senantiasa menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujarnya.

“Allah telah menganugerakan keberkahan kehidupan masyarakat dan mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, maju, dan beradab. Ini yang harus kita jaga bersama agar tidak mudah terpecah belah karena diadu domba,” tambah Habib Lutfi.

Silaturahim dan dialog kebangsaan tersebut, lanjutnya, bagian upaya menjaga persatuan antara umat, dalam mewujudkan kesiapsiagaan masyarakat dan mencegah tumbuh berkembangnya radikalisme.

“Tidak hanya umat Islam saja, tetapi seluruh umat beragama tetap bersatu, agar radikalisme yang bisa merusak persatuan tidak menyebar di masyarakat,” katanya.

Ia juga meminta generasi muda ikut andil dalam membangun bangsa. “Jangan sampai anak-anak muda melupakan jasa para sesepuh atau para pendahulunya, yang sudah bersusah payah merebut, mempertahankan dan membangun negeri ini,” kata dia.

Ulama Diharapkan Menjadi Pembimbing Generasi Muda Menjaga Bangsa dari Radikalisme

Kepala BNPT: Sejatinya Ulama adalah Salah Satu Aset Bangsa Membendung Radikal Terorisme

Senada, Ketua Umum Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) dan Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan (LPOK), Said Aqil Siradj, mengatakan pertemuan itu dilakukan guna memperkuat silaturahmi sebagai umat Islam.

“Semua adalah saudara, kita bersyukur Banten masih aman dan solid, tenteram aman namun kadang-kadang ada gejolak tapi secara umum Banten wilayah yang solid aman, tentram dan damai. Terutama Cilegon,” kata Said Aqil.

Ia meminta para alim ulama untuk selalu membimbing para generasi muda dalam menjaga bangsa dari pengaruh penyebaran paham radikal terorisme. Selain itu, para alim ulama juga harus bisa bersikap nasionalis dalam melakukan dakwahnya.

Di acara tersebut juga sebagai ajang peluncuran Film ParaBocil hasil karya NU Channel. Dimana Para Bocil adalah film yang menyuguhkan “Tontonan Sekaligus Tuntunan” yang diharapkan dapat mengedukasi Masyarakat, khususnya bagi para orang tua, anak-anak dan generasi muda.

Diharapkan juga dapat menyemai spirit nasionalisme, meneguhkan jati diri bangsa, dan mampu menjadi benteng moral untuk melawan segala bentuk radikalisme, intoleransi, ekstrimisme dan terorisme.

Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga persatuan dan kesatuan serta menolak paham radikal terorisme, pada acara itu masyarakat Cilegon berikrar menjaga NKRI dari paham radikal terorisme dengan selalu mengamalkan nilai-nilai Pancasila lewat Wadah Majelis Silaturahmi Pancasila.

Selain itu diresmikan pula Gerakan Nasional Pencegahan Radikalisme dan Intoleransi (Genpri) sebagai bentuk menjaga kedaulatan Republik Indonesia, dengan pasukannya yang disebut sebagai Mujahid NKRI.

Tags: BNPTHabib Muhammad Lutfi Bin YahyaKomjen Pol Boy Rafli AmarRadikalismeUlama
Previous Post

Esensi Bulan Ramadhan yakni Pencegahan Diri dari Berbagai Bentuk Keburukan

Next Post

PT Pindad Boyong Dua Penghargaan Top CSR Awards 2022

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
PT Pindad meraih CSR Awards 2022

PT Pindad Boyong Dua Penghargaan Top CSR Awards 2022

Comments 2

  1. Ping-balik: PT Pindad Boyong Dua Penghargaan Top CSR Awards 2022
  2. Ping-balik: Tepat, Kebijakan Panglima TNI Bolehkan Keturunan PKI Masuk Seleksi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In