Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Internasional

Krisis Politik di Korea Selatan: Presiden Yoon Suk Yeol Cabut Deklarasi Darurat

by Irfan Mualim
04.12.2024
in Internasional, Nasional
A A
Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol

JAKARTA – Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol secara mendadak mencabut deklarasi darurat yang diberlakukan sehari sebelumnya, di tengah tekanan intens dari anggota parlemen dan demonstran.

Dikutip dari laman The New York Times, Rabu (4/12/2024), keputusan ini datang setelah ribuan orang turun ke jalan di Seoul, menuntut agar presiden mundur.

Kejadian ini memicu kekacauan politik di salah satu sekutu terdekat Amerika Serikat di Asia dan mengingatkan masyarakat akan rezim otoriter pasca-perang yang mengekang kebebasan berpendapat.

BACA JUGA

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

SBY Tegaskan: Prajurit TNI Harus Mundur Sebelum Berpolitik

24.02.2025
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra

Menteri Yusril Sebut MK Berpeluang Batalkan Ambang Batas Parlemen 4 Persen

15.01.2025

Baca Juga: BNPT Luncurkan I-KHub 2024 dan Peta Jalan Strategis untuk Cegah Terorisme

Sebelumnya, pada malam 2 Desember 2024, Yoon mengumumkan deklarasi darurat dalam sebuah pidato yang disiarkan secara langsung, menyebut tindakan tersebut sebagai langkah untuk menghadapi ancaman terhadap demokrasi.

Namun, keputusan ini dengan cepat menuai kritik, baik dari lawan politik maupun dalam partai yang sama. Sebuah pemungutan suara di Parlemen Nasional yang dilakukan pada pagi hari berikutnya berhasil membatalkan deklarasi tersebut dengan suara 190-0, sebuah penolakan tegas terhadap kebijakan presiden.

Protes di Seoul

Ribuan demonstran berkumpul di luar gedung National Assembly, meneriakkan slogan-slogan menuntut agar deklarasi darurat dicabut dan presiden diadili.

Beberapa di antara mereka berusaha memasuki gedung, sementara polisi berupaya membendung aksi tersebut. Ketegangan meningkat saat protes meluas ke jalan-jalan di sekitar Yeouido, tempat gedung tersebut berada.

Dalam suasana ini, Yoon merasa terpaksa untuk membatalkan deklarasinya hanya enam jam setelah diumumkan.

Baca Lagi: Memahami Dinamika Pilkada Serentak 2024: Peluang dan Tantangan Demokrasi Indonesia

Menyusul penolakan dari parlemen dan meningkatnya protes, Yoon menggalang rapat kabinet dan bersama-sama mereka memutuskan untuk mencabut deklarasi darurat.

Dalam pidato sebelumnya, Yoon menuduh oposisi berupaya melakukan “pemberontakan” dan “menggulingkan demokrasi.”

Ia menganggap tindakannya sebagai langkah “resolve nasional” melawan kekuatan anti-negara yang dianggapnya mengganggu fungsi esensial pemerintah.

Reaksi Oposisi

Pemimpin oposisi, Lee Jae-myung, dengan tegas menolak klaim Yoon. Ia menyatakan, “Tidak ada alasan untuk mendeklarasikan darurat. Kita tidak bisa membiarkan militer menguasai negara ini.”

Lee menyebut langkah Yoon sebagai tindakan ilegal dan menunjukkan betapa jauh pemerintah telah menyimpang dari nilai-nilai demokrasi yang dijunjung tinggi.

Dengan pernyataan darurat, Jenderal Park An-su yang ditunjuk sebagai komandan darurat melarang semua kegiatan politik, termasuk kegiatan partai dan demonstrasi warga.

Ia juga mengumumkan bahwa semua media dan publikasi berada di bawah kendali komando darurat, dengan ancaman penangkapan bagi siapa saja yang menyebarkan “berita palsu” tanpa surat perintah pengadilan.

Menariknya, Yoon juga menerima kritik dari dalam partainya sendiri. Han Dong-hoon, ketua Partai Kekuatan Rakyat, menganggap deklarasi tersebut sebagai keputusan yang salah dan berjanji untuk bekerja sama dengan rakyat dalam menghentikannya.

Kejadian di Seoul menarik perhatian komunitas Korea-Amerika yang berada di luar negeri. Abraham Kim, direktur eksekutif Council of Korean Americans, menyatakan kekhawatirannya akan masa depan demokrasi di Korea Selatan.

Banyak dari mereka yang merasa terhubung dengan peristiwa ini, mengenang masa lalu ketika mereka turut aktif dalam protes melawan rezim otoriter.

Tags: deklarasi daruratKorea SelatanPolitikprotesYoon Suk Yeol
Previous Post

BNPT Luncurkan I-KHub 2024 dan Peta Jalan Strategis untuk Cegah Terorisme

Next Post

Meluruskan Kabar Duka: Rudy Hartono Masih Sehat

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Rudy Hartono

Meluruskan Kabar Duka: Rudy Hartono Masih Sehat

Comments 1

  1. Ping-balik: Facebook hingga WhatsApp Jadi Saluran Utama Penyebaran Ekstremisme | Garda Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In