Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Ragam

Membangun Dunia Damai: Makna dan Pentingnya Hari Toleransi Internasional

by Irfan Mualim
16.11.2024
in Ragam
A A
Hari Toleransi Internasional

JAKARTA – Setiap 16 November, dunia merayakan Hari Toleransi Internasional, momen berharga untuk merayakan keberagaman dan mengingatkan kita akan pentingnya saling menghormati dalam konteks perbedaan.

Peringatan ini tidak hanya sekadar perayaan, tetapi juga sebagai ajakan untuk merenungkan peran toleransi dalam membangun masyarakat yang lebih baik.

Dengan akar yang kuat pada Deklarasi Prinsip-Prinsip Toleransi oleh UNESCO pada tahun 1995, dan pengesahan oleh Majelis Umum PBB satu tahun setelahnya, hari ini menjadi penting sebagai pengingat akan tanggung jawab untuk menghargai hak asasi manusia.

BACA JUGA

Pendidikan Gratis, Pemerintah Siapkan Dana Rp450 Ribu per Anak Mulai 2027

Pendidikan Gratis, Pemerintah Siapkan Dana Rp450 Ribu per Anak Mulai 2027

30.09.2026
Mewujudkan Toleransi di Riau, Upaya BNPT dan DPR RI Cegah Radikalisasi

Mewujudkan Toleransi di Riau: Upaya BNPT dan DPR RI Cegah Radikalisasi

05.04.2025

Toleransi bukanlah suatu sikap acuh tak acuh; ia adalah penghormatan aktif terhadap keberagaman budaya dan cara hidup manusia.

Dalam konteks kehidupan global yang terhubung, toleransi menjadi sangat penting. Menurut Ban Ki-moon, mantan Sekretaris Jenderal PBB, toleransi harus diajarkan, dipupuk, dan dipertahankan.

Baca Juga: Skandal Narkoba di Lapas Tanjung Raja

Dalam dunia yang semakin rentan terhadap konflik, toleransi menjadi fondasi untuk menciptakan harmoni, melawan ekstremisme, dan mendorong saling pengertian.

Dunia saat ini menghadapi banyak tantangan, termasuk ketegangan sektarian, pelanggaran hak asasi manusia, dan krisis pengungsian.

Hari Toleransi Internasional menjadi panggilan bagi negara-negara untuk memperkuat dialog dan membangun kohesi sosial.

Dalam hal ini, inklusi sosial menjadi kunci untuk menggantikan ketakutan dengan rasa saling pengertian.

Media lokal dan internasional melaporkan berbagai contoh di mana toleransi berhasil membangun jembatan antara komunitas yang berbeda. Misalnya, di Indonesia, program-program lintas agama menunjukkan bagaimana dialog antarumat beragama dapat meredakan ketegangan.

Baca Lagi: Ancaman Baru dari Utara: Produksi Massal Drone Pembunuh oleh Kim Jong Un

Pendidikan adalah alat yang sangat efektif dalam menanamkan nilai-nilai toleransi. Negara-negara anggota PBB didorong untuk melaksanakan kegiatan yang mempromosikan toleransi dalam kurikulum pendidikan.

Pendidikan tidak hanya mencakup aspek akademis, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai-nilai kemanusiaan. Dalam studi yang dilakukan oleh UNESCO, ditemukan bahwa siswa yang diajarkan tentang keberagaman dan toleransi cenderung lebih terbuka dan menghargai perbedaan.

Sebagai contoh, beberapa sekolah di Yogyakarta telah mengimplementasikan program pertukaran budaya yang melibatkan siswa dari berbagai latar belakang.

Melalui interaksi ini, para siswa tidak hanya belajar tentang budaya lain, tetapi juga mengembangkan sikap saling menghormati.

Tags: Hari Toleransi InternasionalKeberagamanPendidikanToleransiUNESCO
Previous Post

Pertemuan Strategis Prabowo dan CIA: Isu Laut Cina Selatan dan Diplomasi Indonesia

Next Post

Duel Gemilang Mike Tyson Vs Jake Paul: Jake Paul Menang Telak

BERITA TERKAIT

Agus Gumiwang Kartasasmita

Kena ‘Kepret’ Isu Molis India? Cerita di Balik Copotnya Menperin Agus Gumiwang dan Masuknya Sarmuji

08.10.2026
Ilustrasi Tolak Darurat Militer

Pernyataan Tegas TNI: Tak Ada Niat Darurat Militer

07.09.2025
Next Post
Mike Tyson vs Jake Paul

Duel Gemilang Mike Tyson Vs Jake Paul: Jake Paul Menang Telak

Comments 4

  1. Ping-balik: Menteri Agama: Menyikapi Krisis Agama di Indonesia | Garda Nasional
  2. Ping-balik: Drama Pekerjaan di Surabaya: 12 Wanita Ditawari Kerja Ilegal, Terjebak di Rumah Kosong | Garda Nasional
  3. Ping-balik: Sahbirin Noor Mundur: Proses Hukum Kasus Suap Kalsel Tetap Berlanjut | Garda Nasional
  4. Ping-balik: BNPT Gelar Sosialisasi Cegah Radikalisasi Terorisme di Madiun: Mendorong Sinergi 3 Pilar Kewilayahan | Garda Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif

21.10.2026
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif
  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In