Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Merawat Kebhinnekaan dan Toleransi, Wujud Syukur Kepada Allah SWT

by Irfan Mualim
23.12.2022
in Nasional
A A
Merawat Kebhinnekaan dan Toleransi, Wujud Syukur Kepada Allah SWT

SERANG – Perayaan Hari Natal secara teologis memang menjadi domain komunitas umat Nasrani. Namun, secara sosiologis perayaan Hari Natal telah menjadi milik seluruh masyarakat lintas-agama. Momentum ini sejatinya juga harus membangkitkan kesadaran untuk lebih bersikap toleran terhadap perbedaan agama.

Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (Ketum PB MA), KH. Embay Mulya Syarief, menyebut takdir yang diberikan oleh Allah SWT dalam bentuk perbedaan sejatinya merupakan rahmat bagi bangsa Indonesia. Dengan kebhinekaan yang ada, wajib hukumnya perbedaan itu dilindungi dan dijaga oleh segenap umat muslim.

“Bangsa ini ditakdirkan oleh Allah SWT menjadi bangsa yang majemuk, itu merupakan takdir. Artinya apa kalau kita tidak saling toleran, tidak merasa saling memiliki, kan sama dengan kita tidak bersyukur kepada nikmat Allah SWT,” ujarnya di Serang, Jumat (23/11/2022).

BACA JUGA

Mewujudkan Toleransi di Riau, Upaya BNPT dan DPR RI Cegah Radikalisasi

Mewujudkan Toleransi di Riau: Upaya BNPT dan DPR RI Cegah Radikalisasi

05.04.2025
Denny Sanusi

Imlek, Merayakan Kebhinekaan dan Silaturahmi di Indonesia

29.01.2025

Dirinya melanjutkan, gesekan yang masih sering terjadi di tengah masyarakat yang terkait dengan latar belakang primordial, sudah sepatutnya diatasi dengan sikap saling terbuka dalam berkomunikasi. Juga menghindari suara-suara yang berusaha memprovokasi kedamaian umat beragama.

“Di dalam agama juga di sekolah, kita sudah diajarkan untuk tidak menggangu upacara maupun peribadahan keagamaan yang lain. Di dalam perang, Nabi juga melarang mengganggu tempat ibadah orang lain apapun agamanya. Tapi umat agama lain juga jangan memprovokasi, lakukan komunikasi yang baik,” katanya.

Ia menambahkan, sebagaimana telah jelas dalam perintah Nabi Muhammad SAW tentang sepuluh hal yang diharamkan, diantaranya: dilarang menggangu tempat Ibadah apapun agamanya, menggangu pendeta apapun agamanya, membunuh orang tua, membunuh wanita, membunuh anak-anak, merusak bangunan, merusak tanaman kecuali untuk dimakan, membunuh binatang kecuali untuk dimakan, memutilasi jenazah, dan merusak sumber air.

Kiai Embay sangat menyayangkan jika masih ada oknum yang memprovokasi maupun melakukan tindakan yang mengganggu hak beragama umat lain. Menurutnya oknum seperti itu pemahaman agamanya cenderung masih sangat terbatas.

”Jika masih ada kasus persekusi, dan sebagianya berarti pemahaman agamanya masih belum luaslah begitu,” katanya.

Ia juga menjelaskan bagaimana Islam mengajarkan umatnya untuk saling menjaga dan membangun hubungan baik dengan umat beragama lain dalam konteks kemanusiaan.

”Dalam masalah-masalah kemanusiaan, kita boleh bersama-sama. Misalnya bencana alam, kesehatan, ekonomi dan kebersihan. Tapi masalah ibadah ya masing-masing. Dalam masalah sosial, kita tidak boleh acuh walaupun berbeda,” ujarnya.

Untuk membangun kesadaran masyarakat akan rasa saling melindung agar imun dari virus radikalisme. Ia menilai perlunya peran para tokoh ulama untuk menggencarkan narasi terkait pentingnya ibadah sosial dan tidak melulu soal ibadah ritual.

”Ibadah sosial ini muara daripada ibadah ritual. Di tengah maraknya politik identitas, para kiai sudah harus mulai membahas hal-hal seperti ibadah sosial seperti saling membantu dalam bencana alam, atau hal kemanusiaan lainnya. Jangan hanya masalah ibadah-ibadah ritual saja,” ujar dia.

Tidak hanya itu, para tokoh agama juga diharapkan mulai mengencangkan barisan dan memberikan total action dengan mencontohkan kepada umatnya tentang praktik toleransi dan menghargai umat maupun kelompok masyarakat lain. Tidak hanya sekedar ucapan, tetapi dalam perilaku dan tindakan.

”Sekarang ini para tokoh agama memang harus lebihtotal action lah ya kepada masyarakat. Jangan hanya di takaran retorika saja, tapi kita berikan contoh,” imbaunya.

Untuk itu, dalam upaya membangun rasa saling menjaga antar umat beragama guna memberikan vaksin untuk menangkal radikalisme dan terorisme serta sikap saling benci, Mathlaul Anwar menginisiasi gerakan nyata ’Menata Ummat, Merekat bangsa’ dengan program penanaman nilai toleransi kepada sekolah, perguruan tinggi hingga pesantren.

”Gerakan arah baru Mathlaul Anwar yaitu ‘Menata Ummat, Merekat Bangsa’, sebagai tekad mengeratkan persatuan dan kesatuan seluruh komponen bangsa yang berfalsafah Pancasila untuk mencapai negara Indonesia yang maju, tercerdaskan dan terciptanya kesejahteraan umum di bidang pendidikan, dakwah, sosial dengan mengedepankan wajah Islam ramah, moderat dan toleran,” kata Kiai Embay mengakhiri.

Tags: KebhinekaanToleransiToleransi Beragama
Previous Post

MUI Garut: Pelaku Bom Bunuh Diri di Indonesia Temui Tokoh Radikalis Sebelum Lakukan Serangan

Next Post

Awali Kepemimpinannya, Panglima TNI Laksanakan Entry Briefing

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Awali Kepemimpinannya, Panglima TNI Laksanakan Entry Briefing

Awali Kepemimpinannya, Panglima TNI Laksanakan Entry Briefing

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In