Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Merawat Semangat Bhinneka Tunggal Ika Menjelang Perhelatan Pemilu 2024

by Irfan Mualim
12.02.2024
in Nasional
A A
Merawat Semangat Bhinneka Tunggal Ika Menjelang Perhelatan Pemilu 2024

SEMARANG – Menjelang Pemilu 2024, isu persatuan dan kesatuan bangsa kembali menjadi sorotan. Di tengah maraknya propaganda perpecahan di ruang digital, penting untuk memperkuat nilai-nilai Bhineka Tunggal Ika.

Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Prof. Syamsul Ma’arif, memaparkan pandangannya tentang bagaimana menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah perbedaan.

Menurutnya, keanekaragaman adalah modal sosial yang luar biasa bagi Indonesia. Modal ini harus dioptimalkan dan tidak boleh dihilangkan. Tidak banyak bangsa di dunia ini yang memiliki negara yang mampu menaungi begitu banyak suku dan bangsa, di atas satu platform yang sama yakni Pancasila dan UUD 1945.

BACA JUGA

Moch. Syarif Hidayatullah

Mendalami Esensi Dakwah: Dari Kebaikan hingga Toleransi dalam Beragama

10.10.2024
Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Ahmad Zubaidi

Dakwah dalam Bingkai Bhineka Tunggal Ika: Membangun Kerukunan dan Toleransi di Indonesia

08.10.2024

“Penguatan nilai-nilai kebersamaan, kohesi, dan musyawarah mufakat sangat penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Prof Syamsul, di Semarang, Senin (12/4/2024).

Prof. Syamsul juga menekankan pentingnya memahami nilai-nilai kearifan lokal yang mempertemukan dan mengharmoniskan perbedaan. Pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat sipil memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Pemerintah harus men-support upaya-upaya yang menjumpakan dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan,” kata Prof. Syamsul.

Menurut akademisi yang juga menjabat sebagai Ketua FKPT Jawa Tengah periode 2022-2025 ini, kerukunan dan kebersamaan elemen masyarakat juga dipengaruhi oleh peran dari para tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Para tokoh harus bisa menjadi teladan dalam menyebarkan nilai-nilai toleransi dan perdamaian melalui perspektif ajaran agamanya masing-masing. Tokoh agama dan tokoh masyarakat seringkali menjadi acuan bagi tingkatan grass root dalam berperilaku, bertutur kata, hingga dalam caranya menentukan sikap bernegara.

“Masyarakat sipil juga harus berperan aktif dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, dengan cara terlibat dalam berbagai kegiatan yang memperkuat nilai-nilai kebersamaan,” imbuhnya.

Prof. Syamsul mengajak masyarakat untuk menjadikan Pemilu 2024 sebagai momen untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Ia beranggapan bahwa Pemilu adalah pintu untuk merayakan demokrasi dan menjadi bangsa yang hebat. Bangsa Indonesia harus belajar menghargai perbedaan dalam hal memilih pemimpin yang diidealkan bersama.

Prof. Syamsul mengemukakan cara untuk menangkal narasi intoleransi dan radikalisme di ruang digital. Di antaranya adalah keinginan tinggi untuk memperkaya literasi sehingga masyarakat Indonesia menjadi cerdas dan tidak mudah terpengaruh oleh propaganda yang ingin merusak persatuan dan kesatuan bangsa.

Selain itu, masyarakat Indonesia, baik secara daring ataupun luring, perlu merayakan pesta demokrasi dengan mengedepankan persaudaraan. Dalam momentum seperti Pemilu 2024 nanti, perbedaan pilihan adalah suatu keniscayaan. Tidak hanya berbeda pilihan dengan tetangga ataupun teman, bahkan dalam satu keluarga saja bisa beda pilihan dan pandangan politiknya.

“Kita harus merayakan demokrasi dengan cara yang damai dan mengedepankan persaudaraan,” tambah Prof. Syamsul.

Prof. Syamsul mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Dengan segala perubahan gaya hidup masyarakat dan kecanggihan teknologi di era modern, sebaiknya tidak melunturkan semangat gotong royong yang menjadi local wisdom bagi bangsa Indonesia.

“Mari kita rawat kebersamaan dengan saling peduli dan tidak individualis. Kita harus memiliki rasa tanggung jawab bersama untuk menyelesaikan masalah-masalah secara bersama-sama,” ujarnya.

Prof. Syamsul menjelaskan, berdemokrasi yang sehat berarti mengerti bahwa Pemilu adalah sarana untuk bersatu, bukan bermusuhan. Beda pilihan tidak masalah, yang penting masyarakat yang memiliki hak pilih yakin dengan pilihannya masing-masing.

Keyakinan atas calon yang didukung perlu didasarkan pada alasan yang masuk akal. Yakin jika pilihannya adalah yang terbaik bagi Indonesia, namun tanpa perlu menjatuhkan pilihan dari orang lain. Prof. Syamsul pun berharap Pemilu 2024 dapat berjalan dengan damai dan menghasilkan pemimpin yang terbaik untuk bangsa Indonesia.

“Mari kita bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Kita harus literat dan memilih pemimpin sesuai dengan pilihan masing-masing. Beda pilihan tidak masalah, yang penting kita punya presiden,” ujarnya.

Mengakhiri penjelasannya, Prof. Syamsul menekankan pentingnya agar sesama anak bangsa harus saling menghormati dan menjaga stabilitas harmoni kebhinekaan Indonesia. Jika ada yang beda sedikit, biarkan saja selama tidak merusak. Perbedaan itu adalah jembatan untuk mengukir kebersamaan dan merajut Indonesia yang lebih hebat dan bermartabat.

Tags: Bhineka Tunggal IkaPemilu
Previous Post

TNI AL Kerahkan Alutsista Bantu Distribusi Logistik Pemilu

Next Post

Panglima TNI Mutasi 61 Perwira Tinggi, Ini Daftarnya

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Sebanyak 114 Perwira Tinggi TNI Dimutasi, Ini Daftarnya

Panglima TNI Mutasi 61 Perwira Tinggi, Ini Daftarnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In