Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Ragam

Okta Wirawan Ungkap Permintaan Biaya Tak Wajar Saat Pengurusan Sertifikasi Halal

by Irfan Mualim
11.02.2025
in Ragam
A A
Founder Almaz Friedchicken, Okta Wirawan bersama Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Haikal Hassan

Founder Almaz Friedchicken, Okta Wirawan bersama Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Haikal Hassan

JAKARTA – Fenomena pengajuan sertifikasi halal telah menjadi sorotan dalam industri kuliner di Indonesia. Salah satu kisah yang kini mencuat adalah yang dialami oleh Okta Wirawan, pendiri Almaz Friedchicken.

Melalui unggahannya di Instagram, Okta membagikan pengalaman buruk yang ia hadapi selama proses pengajuan sertifikat halal untuk bisnisnya, yang memakan waktu hingga enam bulan.

Dalam unggahannya yang dikutip Selasa (11/2/2025), Okta menyoroti betapa panjang dan rumitnya proses pengajuan dalam mendapatkan status halal, yang seharusnya menjadi hak semua pelaku usaha.

BACA JUGA

Produk Pangan Mengandung Babi

Kemenag Sumatera Barat Siap Edukasi Masyarakat Terkait Produk Pangan Mengandung Babi

23.04.2025
Para Santri Harus Jadi Benteng Tangkal Radikalisme-Terorisme, Tegas Wapres

Maruf Amin: Sertifikat Halal, Satu Syarat Produk Indonesia Diterima Negara Lain

23.06.2021

Baca Juga: Jurnalis Senior Ini Kritik TNI Punya Jabatan di Perum Bulog

Ia mengungkapkan, selama proses tersebut, mereka justru menghadapi permintaan biaya yang sangat tinggi.

“Kami justru dikenakan tagihan ratusan juta rupiah. Bahkan ada oknum yang mematok biaya per cabang outlet dan jumlah karyawan, yang jika ditotal bisa mencapai miliaran,” ujar Okta.

Pengalaman tersebut bukan hanya sekadar keluhan pribadi, tetapi mencerminkan tantangan yang dihadapi banyak pengusaha kecil dan menengah dalam mengurus sertifikasi halal.

Tingginya biaya yang dipatok oleh oknum tak bertanggung jawab ini tentunya dapat menghambat perkembangan usaha, terutama bagi pemilik usaha yang baru merintis.

Ketidakpuasan Okta atas proses yang panjang dan biaya yang membengkak membuatnya melaporkan masalah tersebut kepada Haikal Hassan, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Menurut Okta, Haikal memberikan klarifikasi bahwa sebagaimana mestinya, proses pengurusan sertifikasi halal tidak seharusnya menyulitkan pengusaha.

Haikal Hassan menegaskan, proses harusnya berjalan mudah, cepat, dan tanpa biaya yang memberatkan.

“Tarif resmi untuk pengurusan sertifikasi halal seharusnya hanya berkisar ratusan ribu rupiah,” kata Haikal. Hal ini menandakan adanya oknum yang memanfaatkan situasi untuk memungut biaya secara illegal.

Sebagai langkah tindak lanjut, Okta meneruskan pesan dari Haikal Hassan kepada seluruh pelaku usaha untuk tidak ragu melaporkan tindakan pemerasan.

“Para pengusaha diimbau untuk mengumpulkan bukti-bukti dan tak perlu takut, karena pemerintah akan menindak tegas pelaku pemerasan,” kata dia.

Ini merupakan langkah penting untuk memastikan bahwa proses sertifikasi halal dapat terlaksana dengan adil dan transparan bagi semua pelaku usaha.

Kisah Okta Wirawan ini membuka diskusi penting mengenai reformasi dalam sistem sertifikasi halal di Indonesia. Perlu ada upaya bersama untuk memerangi praktik kolusi dan pemanfaatan yang merugikan para pengusaha, terutama di tengah upaya pemerintah untuk meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk halal.

Setiap langkah menuju transparansi dan keadilan dalam proses sertifikasi sangat penting untuk menciptakan iklim bisnis yang sehat dan berkelanjutan.

Diharapkan masyarakat dan pemerintah dapat bekerja sama untuk memperbaiki sistem yang ada, sehingga semua pelaku usaha, terutama UMKM, dapat meraih kesempatan yang sama tanpa hambatan yang tidak wajar.

Tags: Almaz FriedchickenBadan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH)Haikal HassanOkta WirawanSertifikat Halal
Previous Post

Kisah Cinta Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon yang Berakhir Bahagia

Next Post

TNI Gagalkan Penyelundupan Bawang Bombai Ilegal Senilai Rp 1,4 Miliar di Kalimantan Barat

BERITA TERKAIT

Agus Gumiwang Kartasasmita

Kena ‘Kepret’ Isu Molis India? Cerita di Balik Copotnya Menperin Agus Gumiwang dan Masuknya Sarmuji

08.10.2026
Ilustrasi Tolak Darurat Militer

Pernyataan Tegas TNI: Tak Ada Niat Darurat Militer

07.09.2025
Next Post
TNI Gagalkan Penyelundupan Bawang Bombai Ilegal Senilai Rp 1,4 Miliar di Kalimantan Barat

TNI Gagalkan Penyelundupan Bawang Bombai Ilegal Senilai Rp 1,4 Miliar di Kalimantan Barat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In