Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Orientasi Mahasiswa Baru, Cara Cegah Radikalisme Masuk Kampus

by Irfan Mualim
26.09.2020
in Nasional
A A
Orientasi Mahasiswa Baru, Cara Cegah Radikalisme Masuk Kampus

PALANGKARAYA – Musim penerimaan mahasiswa baru telah berjalan. Penting bagi civitas akademika untuk mewaspadai adanya potensi paham intoleransi dan radikalisme yang mudah menyusup dan menginfiltrasi mahasiswa dengan bungkus berbagai aktifitas di kampus. Karenanya, perlu pencegahan dengan meningkatkan wawasan kebangsaan, kesiapsiagaan, dan kewaspadaan sejak dini bagi mahasiswa baru.

Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangkaraya, Khairil Anwar, mengatakan di IAIN Palangkaraya ada masa orientasi bagi mahasiswa baru (Maba) yang disebut dengan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK).

“Dalam PBAK, pihak kampus akan menyampaikan agar para Maba mewaspadai paham intoleransi dan radikalisme disekitarnya,” katanya di Palangkaraya, Sabtu (26/9/2020).

BACA JUGA

BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026
Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan

Ketika Kotak Amal dan Rumah Tahfidz Disusupi Kelompok Radikal

11.10.2026

”Jadi kita sampaikan ada berbagai macam aliran dan pemahaman yang beragam di indonesia. Sejak zaman Ali bin Abi Thalib sudah muncul suatu paham yang cenderung beraliran ekstrem kanan yakni Khawarij,” Khairil menambahkan.

Menurut Khairil, penting untuk disampaikan kepada mahasiswa bahwa kelompok-kelompok ini cenderung ekstrim sampai membunuh Ali bin Abi Thalib. Dimana yang membunuh adalah bagian dari kelompok khawarij.

”Jadi perhatian bagi para mahasiswa agar jangan sampai terpengaruh kelompok-kelompok yang ekstrim kanan seperti itu. Termasuk juga kita sampaikan tentang radikalisme yang cenderung pola pikirnya itu tekstualis,” ujar dia.

Kelompok tersebut, lanjut Khairil, mempunyai pola berpikir seperti kacamata kuda dalam memahami ajaran Islam atau memahami agama. Dimana mereka mengklaim paling benar, sementara yang lain salah.

”Jadi mereka tidak bisa menerima perbedaan, akhirnya menjadi intoleran. Intoleran itu yang bisa membawa kepada terorisme, mengkafirkan orang, dan sebagainya itu,” kata Khairil.

Ia menambahkan, saat ini di dalam dunia Islam, kelompok khawarij sudah tidak ada lagi strukturnya, tapi pola-pola berpikirnya masih ada. Contoh ISIS, dimana termasuk orang-orang yang cenderung mengkafirkan orang dan menyatakan yang lain salah.

Di Indonesia, kata Khairil, telah disepakati dasar negara adalah Pancasila. Karena itu, harus mengikuti hasil kesepakatan founding fathers tersebut.

”Sekarang ada kelompok cenderung menyalahkan Pancasila. Nah kelompok-kelompok inilah yang harus kita waspadai, agar jangan sampai masuk ke kampus. Ini waning kita kepada mahasiswa,” katanya.

Selain kelompok ekstrem kanan, ada juga kelompok ekstrem kiri yang juga perlu diwaspadai. Karenanya, patut diwaspadai pula. Oleh sebab itu, ia mengajak mahasiswa untuk berada di tengah, yakni ahlu sunnah wal jamaah.

”Jadi yang ektrim kiri, ektrim kanan itu harus kita ajak ke tengah. Nah ini yang kita minta kepada mahasiswa. Islam yang moderat, Islam yang washatiyah selain penguatan tentang kebangsaan Pancasila,” ujar dia.

Tags: KampusPerguruan TinggiRadikal TerorismeRadikalisme
Previous Post

Pengamat Ini Sindir Gaya Politik Eks Panglima TNI

Next Post

Eks Panglima JAS Kembali ke NKRI, Kepala BNPT Bakal Lakukan Pembinaan

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Eks Panglima JAS Kembali ke NKRI, Kepala BNPT Bakal Lakukan Pembinaan

Eks Panglima JAS Kembali ke NKRI, Kepala BNPT Bakal Lakukan Pembinaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif

21.10.2026
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif
  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In