Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Pancasila, Benteng Utama dari Serangan Ideologi Asing

by Irfan Mualim
02.10.2021
in Nasional
A A
Pancasila, Benteng Utama dari Serangan Ideologi Asing

JAKARTA – Hari Kesaktian Pancasila mempunyai makna yang sangat penting bagi bangsa Indonesia, sebab menjadi bukti bahwa Pancasila adalah ideologi terbaik yang mampu menyatukan keragaman Indonesia dalam sebuah bingkai NKRI yang damai dan bersatu.

Hari Kesaktian Pancasila juga penghormatan bangsa kepada para pahlawan revolusi yang gigih membela Pancasila sampai titik darah penghabisan. Selain itu, Pancasila  menjadi benteng utama dari berbagai serangan ideologi asing yang tidak sesuai nilai luhur dan budaya Indonesia.

Direktur Bela Negara Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan (Ditjen Pothan Kemhan) RI, Brigjen TNI Jubei Lebianto, mengatakan generasi muda sekarang, harus terinspirasi perjuangan para pahlawan.  

BACA JUGA

Prof Zuly Qodir

Toleransi di Tahun 2025: Menjaga Kerukunan dalam Keberagaman Indonesia

30.12.2024
Kepala BNPT RI, Komjen Pol Eddy Hartono dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit setelah acara Deklarasi dan Sosialisasi Pembubaran Organisasi Jamaah Islamiyah

Memperkuat Ideologi Pancasila: Deklarasi Pembubaran Jamaah Islamiyah

22.12.2024

Bahkan jika anak milenial dapat mengerti dan memahami sejarah, maka hal itu sudah menandakan bahwa nilai-nilai bela negara yaitu cinta tanah air sudah dipegang dan dipahami betul.

“Ini yang harus kita tanamkan juga kepada anak-anak sekarang untuk tetap cinta tanah air dan selalu mengingat sejarah negara Indonesia,” ujarnya pada acara “Ngopi Daring Bela Negara” di Jakarta, Jumat (1/10/2021).

Sejarahwan, Susanto Zuhdi, mengatakan wujud nyata pembelaan dalam ancaman penjajahan sebenarnya cukup banyak, tetapi sekarang ini sebagian besar masyarakat berjuang untuk tidak tertinggal oleh Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) yang tidak kasat mata. Meski demikian, persatuan harus tetap dikokohkan karena menjadi salah satu faktor dari sejarah bangsa sebagai dasar Pancasila.

Selain itu, para generasi milenial juga harus ditanamkan nilai-nilai apa saja yang ada di Pancasila, seperti ketuhanan (hubungan kepada Tuhan), kemanusiaan (menjaga solidaritas), persatuan (dari solidaritas muncul), musyawarah (bagaimana bernegara dengan baik), dan keadilan sosial (Jangan ada ketimpangan).

“Memaknai bela negara harus ditindaklanjuti dalam keseharian, seperti menjaga solidaritas di lingkungan melalui komunitas belajar musyawarah, toleransi, dan bersatu,” katanya.

Edyanti Nasution, cucu almarhum Jenderal Besar TNI (Purn) A.H Nasution, mengingatkan seluruh masyarakat bangsa untuk tidak pernah melupakan sejarah.

“Bela negara yang harus kita lakukan yaitu kita harus bersatu, jangan melakukan provokasi. Yang kedua kita harus berbagi dalam segala hal. Dan yang terakhir harus berprestasi dalam segala sesuatu supaya orang-orang respect kepada kita,” ujar dia.

Begitu juga dengan Sifra Panggabean (cucu Pahlawan Revolusi Mayjen TNI (Anumerta) D.I Panjaitan, menjelaskan, perjuangan pahlawan begitu sangat besar untuk bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaaanya.

“Hal yang bisa dilakukan di masa sekarang adalah menjadi diri sendiri itu lebih baik,” kata dia.

Sementara Asri Welas sebagai salah satu keturunan pangeran Diponegoro menyatakan, budaya di Indonesia sendiri penuh dengan sejarah. Contoh menggunakan produk dan memperkenalkan batik adalah salah satu bentuk bela negara.

“Dengan membeli produk lokal bisa dikatakan sebagai bentuk bela negara. Karena dengan  membeli produk lokal dan  menggunakannya, itu bisa menanamkan cinta tanah air,” katanya.

Tags: IdeologiKementerian Pertahanan (Kemenhan)Pancasila
Previous Post

Generasi Baby Boomers Baiknya Ajarkan Nilai Pancasila ke Generasi Millenial

Next Post

Ideologi Transnasional, Paham Ekstrem yang Bertentangan Pancasila

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Ideologi Transnasional, Paham Ekstrem yang Bertentangan Pancasila

Ideologi Transnasional, Paham Ekstrem yang Bertentangan Pancasila

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In