Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Pemkab Garut Bentuk Satgas Penanggulangan Terorisme, BNPT: Ini Langkah Strategis dan Bisa Menjadi Sejarah

by Irfan Mualim
30.10.2021
in Nasional
A A
Pemkab Garut Bentuk Satgas Penanggulangan Terorisme, BNPT: Ini Langkah Strategis dan Bisa Menjadi Sejarah

GARUT – Badan Nasional Penaggulangan Terorisme (BNPT) mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut yang telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Terorisme. Dimana Satgas tersebut terdiri dari berbagai stakeholder, mulai dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab), Forkopimda Garut, unsur ulama melalui Majelis Ulama Indonesia (MUI) Garut dengan berbagai ormas di bawahnya, perguruan tinggi, dan berbagai Non-Governmental Organization (NGO) lainnya.

Demikian dikatakan, Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Brigjen Pol. R. Ahmad Nurwakhid, pada acara Silahturahmi Kebangsaan di Kabupaten Garut sekaligus pengukuhan Satgas Penanggulangan Terorisme Kabupaten Garut, di Kabupaten Garut, Jumat (29/10/2021)

Ia menjelaskan, Satgas tersebut merupakan langkah fundamental, strategis, dan bisa jadi langkah sejarah, karena di daerah lain belum pernah ada. Apalagi virus ideologi yang bisa menimpa atau memapar terhadap siapa saja, baik sipil, pemuda, pelajar, ASN, bahkan tidak menutup kemungkinan TNI dan Polri.

BACA JUGA

Akhlak dan Spiritualitas, Vaksin Tepat Radikal Terorisme?

Akhlak dan Spiritualitas, Vaksin Tepat Radikal Terorisme?

08.04.2022
Kераlа BNPT: Mоhоn Dukungаn Pаrа Kiai, Jangan Sаmраі Agаmа Iѕlаm Dіbаjаk

Kepala BNPT: Agama dan Negara, Mempertahankan Eksistensi Indonesia dari Radikal Terorisme

05.04.2022

“Menangani ideologinya nanti Ketua MUI bersama para kyai, ulama, dan lain sebagainya. Kemudian yuridisnya ditangani Kapolres, yang lainnya ada Dandim,” ujarnya.

Menurut dia, dalam menyelesaikan pencegahan paham radikal terorisme oleh Satgas Penanggulangan Terorisme, maka ada tiga upaya yang harus dilakukan. Pertama secara ideologis. Dimana nanti MUI atau baik pusat maupun daerah mengeluarkan fatwa, bahwa aliran yang digulirkan atau disebarkan oleh kelompok tersebut sudah benar-benar sesat dan menyesatkan.

Kedua secara yuridis. Dimana hal tersebut tentunya dilakukan oleh jajaran Polres Garut dalam penegakkan hukum. “Tentunya nanti Kapolres akan melakukan secara objektif dan proporsional serta profesional. Tetapi hal ini akan dilakukan secara smooth, supaya tidak gaduh,” kata dia.

Ketiga adalah dengan cara sosiologis, yaitu bagaimana menjadikan radikalisme sebagai common enemy atau musuh bersama dan menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat Indonesia. Selanjutnya BNPT sebagai badan yang bertugas merumuskan kebijakan, kemudian mengimplementasikan dan mengkoordinasikan dengan Kementerian/Lembaga (K/L) terkait untuk bisa menerbitkan regulasi yang mengakar.

Menurutnya, belum ada regulasi atau payung hukum terkait larangan terhadap ideologi yang mengatasnamakan agama yang bertentangan Pancasila. Karena yang ada, baru Undang-Undang Nomor 27 tahun 1999 merupakan turunan undang-undang dari pada TAP MPRS Nomor XXV tahun 1966 yaitu larangan terhadap ideologi komunisme, marxisme, dan leninisme.

“Makanya kalau ada orang teriak-teriak Khilafah, teriakkan dirikan Syariah, ganti sistem negara, kita enggak bisa berbuat apa-apa. Karena belum ada larangan terhadap ideologi radikal kanan yang mengatasnamakan agama seperti kapitalisme, sekularisme, liberalisme yang bisa memunculkan radikalisme. Yang ada baru yang radikal kiri. seperti komunisme, marxisme dan leninisme,” katanya.

Kalau hal tersebut dibiarkan, lanjut Nurwakhid, tentu berbahaya. Karena kategori indeks potensi radikalisme di seluruh Indonesia berdasarkan hasil survey di tahun 2020, sebanyak 12,2% dari seluruh penduduk Indonesia yang 274 juta jiwa. Hal itu terlihat dari tiga indikator, pertama, anti Pancasila, pro Khilafah, dan pro separatis.

“kedua, bersikap intoleran dan eksklusif. Ketiga, anti budaya dan anti kearifan lokal keagamaan. Anti disini bukan berarti tidak. Karena yang namanya tradisi adalah ikhtilaf. Anti disini ada sikap membenci dengan menjustifikasi bid’ah, sesat, kafir, dan sebagainya. Karena dalam, konteks radikal terorisme yang mengatasnamakan agama, akar masalahnya adalah ideologi takfiri, yang mengkafirkan pihak lain yang berbeda,” ujar dia.

Oleh sebab itu kata Nurwakhid, dibentuknya Satgas Penanggulangan Terorisme di Kabupaten Garut adalah langkah strategis mengcover sebelum munculnya regulasi yang melarang semua ideologi yang bertentangan Pancasila. Berharap daerah lain di Indonesian harus bisa meniru membentuk Satgas serupa.

“Harus meniru Garut, karena 12,2% potensi radikal terorisme menyebar ke seluruh Indonesia. Jadi sekali lagi ini tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

Sementara Bupati Garut, Rudy Gunawan, mengatakan tujuan pembentukan Satgas yang terdiri dari berbagai stakeholder adalah sebagai upaya preventif Pemkab Garut dalam meminimalisir penyebaran paham radikal di wilayah itu.

“Apa yang telah dilakukan Pemkab Garut sebagai upaya mencegah penyebaran paham radikal yang diusung kelompok NII tersebut di wilayah Garut,” katanya.

Keberadaan Satgas tersebut, lanjut Rudy, nanti akan meluruskan kalau ada ajaran-ajaran yang menyimpang dari rahmatan lil alamin. Misalnya, ada kelompok yang mengkafirkan.

“MUI bersama ormas Islam di bawahnya sudah dalam keadaan kompak untuk bergandengan tangan bersama pemerintah daerah. Nah untuk TNI dan Polri di mana Polri melakukan langkah-langkah preventif bersama TNI sesuai dengan organnya dan sekarang kita mendapatkan supervisi langsung dari BNPT,” kata dia.

Keberadaan Satgas Penanggulangan Terorisme di Kabupaten Garut merupakan bentuk keseriusan pihaknya dalam menanggulangi masalah radikal terorisme. Sebab urusan aqidah tentunya menjadi urusan MUI.

“Nanti terhadap hal-hal yang berhubungan dengan pembinaan adalah urusan Bupati, Dandim dan Kapolres. Sementara supervisinya ada dari BNPT, ” katanya.

Pemkab Garut juga menyiapkan anggaran untuk Satgas tersebut sesuai dengan kebutuhan. Tapi lebih awal, Satgas ini akan mendapatkan kendaraan operasional terlebih dahulu pada bulan November mendatang dari Pemkab Garut dalam rangka untuk memberikan suatu kontribusi.

Tags: Radikal TerorismeSatgas Penanggulangan Terorisme
Previous Post

Panglima TNI Dianugerahi Gelar Kehormatan dari Pemerintah Australia

Next Post

Di Era Digital, Pemuda Indonesia harus Bersatu dan Bangkit Melawan Radikalisme dan Terorisme

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Di Era Digital, Pemuda Indonesia harus Bersatu dan Bangkit Melawan Radikalisme dan Terorisme

Di Era Digital, Pemuda Indonesia harus Bersatu dan Bangkit Melawan Radikalisme dan Terorisme

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In