Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Pengamanan PON XXI: BNPT dan Pemerintah Aceh Satukan Persepsi Hadapi Radikalisme

by Irfan Mualim
11.09.2024
in Nasional
A A
BNPT dan Pemerintah Aceh

BANDA ACEH – Pasca pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI melalui Kedeputian I terus meningkatkan upaya pengamanan guna menjamin kelancaran dan keamanan ajang olahraga terbesar di Indonesia tersebut.

Salah satu langkah strategis yang diambil adalah melakukan audiensi dengan Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Safrizal ZA, Selasa (10/9/2024) di Pendopo Gubernur Aceh, Baiturrahman, Banda Aceh.

Dalam rilis BNPT RI, Rabu (11/9/2024), Deputi I BNPT, Mayjen TNI Roedy Widodo, menjelaskan pihaknya memiliki tanggung jawab untuk menjalankan mandat Keputusan Presiden (Keppres) terkait pengamanan PON 2024. BNPT bekerja sama dengan Pangdam dan Kapolda Aceh serta Sumatera Utara dalam pengawalan dan pengamanan PON.

BACA JUGA

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026

Baca Juga: Presiden Jokowi Lantik Irjen Pol Eddy Hartono Sebagai Kepala BNPT RI

“Kami hadir di Aceh untuk memastikan PON XXI berjalan aman dan lancar. BNPT, bersama Deputi I dan II, bekerja di bawah koordinasi Pangdam dan Kapolda, serta mengantisipasi beberapa isu yang berkembang di masyarakat menjelang pelaksanaan PON,” ujarnya.

Roedy memaparkan tiga komponen utama dalam upaya pencegahan terorisme yang dilaksanakan BNPT, yaitu kesiapsiagaan nasional, kontra radikalisasi, dan deradikalisasi.

Dalam konteks kesiapsiagaan nasional, kata Roedy, BNPT menginisiasi pembentukan Duta Damai di setiap daerah, termasuk di Aceh.

“Mereka adalah agen-agen perubahan yang membantu kami menjaga stabilitas keamanan dan membangun kesadaran publik terkait ancaman radikalisme,” kata dia.

Selain itu, BNPT juga menggulirkan program kontra radikalisasi dengan menginisiasi Sekolah Damai dan Kampus Kebangsaan yang berbasis nilai-nilai kebangsaan, baik di sekolah-sekolah umum maupun lembaga pendidikan agama.

Baca Lagi: Penanggulangan Terorisme di Kalsel, BNPT RI Gelar Pertemuan Penguatan Kapasitas

“Kami ingin memastikan generasi muda memahami pentingnya persatuan dan kedamaian. Dengan adanya Sekolah Damai dan Kampus Kebangsaan, kami berharap mampu menanamkan pemahaman yang kuat mengenai semangat kebangsaan kepada generasi penerus,” katanya.

Roedy juga menyoroti keterlibatan eks narapidana teroris dalam proses reintegrasi sosial sebagai bagian dari program deradikalisasi. Beberapa di antaranya, lanjutnya, adalah lulusan dari Lapas Pasir Putih Nusakambangan, yang menunjukkan perubahan positif dan komitmen terhadap perdamaian.

“Sebelum pembukaan PON pada 9 September 2024, kami mengumpulkan lebih dari 73 eks narapidana teroris, deportan, dan returnis yang tersebar di Aceh. Mereka kami anggap sebagai mitra dalam program deradikalisasi, dan sebagian besar dari mereka telah kooperatif dan kembali berintegrasi ke NKRI,” jelas Roedy.

Tiga Tahapan Pengamanan PON yang Dilakukan BNPT RI

 

BNPT dan Pemerintah Aceh

Di sisi lain, Deputi I BNPT juga menyinggung isu-isu radikalisme yang berkembang di media sosial, terutama terkait dengan narasi yang menganggap PON sebagai bagian dari kegiatan yang bertentangan dengan ideologi tertentu. Menurutnya, ada banyak narasi yang beredar di media sosial yang menganggap PON ini sebagai kegiatan thagut.

Mayjen TNI Roedi Widodo, menjelaskan bahwa pengamanan untuk PON dilakukan melalui tiga tahapan utama yang telah dirancang dengan detail.

Tahap pertama, yaitu tahap persiapan yang telah dimulai dengan pendirian Posko Utama. Posko ini berfungsi sebagai pusat koordinasi semua persiapan, baik secara online maupun offline, guna memastikan seluruh aspek operasi pengamanan berjalan lancar.

“Tahap persiapan ini mencakup perancangan segala kebutuhan operasional, mulai dari siapa yang akan diperbantukan hingga apa saja yang harus dilakukan oleh tim pengamanan di lapangan,” kata dia.

Posko ini juga menjadi tempat di mana BNPT bekerja sama dengan berbagai instansi terkait, termasuk TNI dan Polri, serta kementerian dan lembaga pemerintah lainnya, untuk memetakan strategi pengamanan yang komprehensif.

Tahap kedua adalah tahap pelaksanaan, di mana BNPT akan bergabung dengan satuan tugas pengamanan yang dipimpin oleh Panglima Kodam Iskandar Muda sebagai koordinator satgas dan didukung oleh Kapolda Aceh sebagai wakil koordinator satgas.

Dalam struktur ini, BNPT diperbantukan sebagai bagian dari satuan tugas yang meliputi berbagai unit fungsional, termasuk satuan tugas intelijen, kontra propaganda, pengawasan, dan deradikalisasi.

“Kolaborasi ini sesuai dengan Keppres Nomor 24 Tahun 2024, di mana BNPT diberikan mandat untuk melaksanakan pengawalan terhadap penyelenggaraan PON XXI Aceh-Sumut.” Sambungnya.

BNPT juga membentuk satuan tugas khusus untuk melakukan assesement terhadap lingkungan dan objek vital nasional yang menjadi lokasi kegiatan PON, serta pegawai dengan tugas-tugas risiko tinggi yang terlibat dalam pelaksanaan acara tersebut.

Menurut Roedi, tim ini dilengkapi dengan dukungan dari administrasi satuan tugas keprotokolan dan satuan tugas pendukung lainnya.

Tahap ketiga dari proses ini adalah tahap pengakhiran, di mana BNPT akan melakukan evaluasi dan konsolidasi bersama semua pihak yang terlibat, termasuk TNI, Polri, kementerian, lembaga terkait, serta tuan rumah Aceh dan Sumatera Utara.

“Tahap ini tidak hanya bertujuan untuk meninjau kembali efektivitas pengamanan yang sudah dilakukan, tetapi juga untuk memperkuat silaturahmi dengan semua instansi yang terlibat,” ujar dia.

Evaluasi ini menurutnya diharapkan dapat memberikan pelajaran berharga untuk perhelatan serupa di masa mendatang. Selain bertemu Pj Gubernur Aceh, Deputi 1 BNPT juga telah berkoordinasi Kapolda Aceh terkait pengamanan PON.

 

Gubernur Aceh Apresiasi Langkah BNPT RI Cegah Potensi Gangguan Selama PON

 

Pj. Gubernur Aceh, Safrizal ZA, dalam kesempatan tersebut mengapresiasi langkah-langkah yang dilakukan BNPT dalam menjaga keamanan dan mencegah potensi gangguan selama PON berlangsung.

“Kami menyambut baik kedatangan BNPT di Aceh. Saya memiliki keresahan yang sama soal aksi teror. Kita harus terus mengikuti tren serta perkembangan kelompok berbahaya itu agar suasana damai yang sudah terjalin lama di Aceh ini dapat dipertahankan,” kata Safrizal.

Safrizal menegaskan, stabilitas adalah kunci utama dalam menjaga kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, jika terjadi instabilitas, maka seluruh sendi kehidupan akan rusak.

Pemerintah Aceh sangat memperhatikan pentingnya menjaga stabilitas jangka panjang yang berkelanjutan. Oleh karena itu, ia mengingatkan bahwa pemicu-pemicu kecil yang bisa mengarah pada gangguan harus segera dideteksi dan ditangani sebelum menjadi ancaman yang lebih besar.

Pj. Gubernur Aceh juga menekankan pentingnya koordinasi antara Pemerintah Aceh dengan BNPT dan instansi terkait, termasuk Densus 88.

“Jika ada sesuatu yang mencurigakan, segera laporkan kepada Pemerintah Aceh dan Densus 88 agar tidak terjadi perbedaan dalam tindakan. Langkah penindakan yang tepat akan menentukan cara pengobatan yang efektif dalam menangani terorisme,” ujar Safrizal.

Safrizal juga menyoroti pentingnya peran media dalam melawan propaganda teroris. “Tujuan teror adalah mendominasi pemberitaan. Mereka merasa senang jika mendapat perhatian dari media. Oleh karena itu, kita harus melibatkan media untuk membentuk kontra narasi yang efektif sehingga narasi teroris tidak mendapatkan ruang,” tegasnya.

Audiensi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara BNPT dan Pemerintah Aceh dalam menjaga keamanan dan mencegah potensi radikalisme menjelang PON XXI Aceh-Sumut 2024.

Keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk generasi muda dan media, juga menjadi kunci dalam membangun narasi positif dan menjaga stabilitas di Aceh terutama selama PON XXI 2o24 berlangsung.

 

Tags: AcehBadan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RIPekan Olahraga Nasional (PON)RadikalismeSafrizal ZA
Previous Post

Penanggulangan Terorisme di Kalsel, BNPT RI Gelar Pertemuan Penguatan Kapasitas

Next Post

Kemenag RI Bantah Menteri Yaqut ‘Mangkir’ Panggilan Pansus Haji DPR RI

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Menteri Yaqut mangkir panggilan Pansus Haji DPR

Kemenag RI Bantah Menteri Yaqut 'Mangkir' Panggilan Pansus Haji DPR RI

Comments 3

  1. Ping-balik: Kemenag RI Bantah Menteri Yaqut 'Mangkir' Panggilan Pansus Haji DPR RI | Garda Nasional
  2. Ping-balik: KPK Siap Bantu Pansus Haji DPR RI | Garda Nasional
  3. Ping-balik: Kunjungan Paus Fransiskus, Memperkuat Perdamaian dan Kerukunan Umat Beragama | Garda Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In