Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Kunjungan Paus Fransiskus, Memperkuat Perdamaian dan Kerukunan Umat Beragama

by Irfan Mualim
12.09.2024
in Nasional
A A
Dukungan Palestina

 

JAKARTA – Kunjungan bersejarah Paus Fransiskus ke Indonesia, menjadi momen penting dalam memperkuat perdamaian dan kerukunan antar umat beragama di Tanah Air. Peristiwa ini dinilai sebagai langkah konkret untuk membangun persaudaraan antar umat manusia, sekaligus menjadi kontranarasi terhadap radikalisme dan terorisme.

Pengurus Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LAKPESDAM) PBNU, M. Najih Arromadloni (Gus Najih) menyambut positif kunjungan pemimpin tertinggi Katolik tersebut.

BACA JUGA

Prof Zuly Qodir

Toleransi di Tahun 2025: Menjaga Kerukunan dalam Keberagaman Indonesia

30.12.2024
Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden Mesir, Abdul Fattah as-Sisi

Prabowo Subianto Dukung Gencatan Senjata: Mesir sebagai Katalis Perdamaian Palestina-Israel

19.12.2024

“Kunjungan Paus ini ke Indonesia adalah kunjungan yang sangat bersejarah dan sangat bermakna untuk memperkuat perdamaian, memperkuat kerukunan antar umat beragama, apalagi terutama di antara kedua agama yaitu Katolik dan juga Islam sebagai agama yang mayoritas di Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Kamis (12/9/2024)

Gus Najih menekankan, momentum ini harus dimaknai sebagai upaya rekonsiliasi, terutama mengingat konflik-konflik berbau agama yang pernah terjadi di Indonesia.

Baca Juga: Pengamanan PON XXI: BNPT dan Pemerintah Aceh Satukan Persepsi Hadapi Radikalisme

“Kunjungan ini harus kita maknai sebagai upaya untuk memperkuat kerukunan, memperkuat perdamaian dan juga upaya untuk memperkuat rekonsiliasi,” kata dia.

Dalam pandangan Gus Najih, kepemimpinan agama di Indonesia harus sejalan dengan semangat keberagaman. Dimana semua pimpinan umat beragama yang ada di Indonesia baik Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu, harus sepemahaman bahwa, semua di Indonesia adalah orang Indonesia yang kebetulan beragama dan agama menjadi sumber dari solusi, bukan sumber permasalahan.

Menanggapi persahabatan yang ditunjukkan oleh Imam Besar Masjid Istiqlal dan Paus Fransiskus, Gus Najih menegaskan bahwa hal tersebut sama sekali tidak melanggar ajaran Islam.

“Apa yang dilakukan oleh Imam besar Istiqlal dan Paus sesungguhnya adalah suatu hal yang sangat bermakna, sangat simbolik dan sama sekali tidak melanggar ajaran Islam. Karena Islam itu sebetulnya berasal dari rumpun kata salam yang artinya adalah perdamaian,” kata dia.

Gus Najih juga menekankan pentingnya dialog, memperkuat komunikasi, dan diplomasi sebagai upaya untuk meminimalisir atau mencegah adanya kesalahpahaman dan memperkuat adanya pemahaman antara berbagai pihak.

Baca Lagi: Perjumpaan Paus Fransiskus dan Imam Masjid Istiqlal, Simbol Inklusivitas Umat Beragama di Indonesia?

“Kita ingat bagaimana Nabi Muhammad sebagai pemimpin tertinggi dalam agama Islam itu adalah sosok yang sangat menekankan pentingnya dialog. Islam ini besar dalam sejarahnya karena akhlak yang luhur. Tidak pernah ada sejarah Islam besar karena peperangan,” ujar dia.

Gus Najih berharap agar keteladanan yang ditunjukkan oleh para pemuka agama, termasuk Paus Fransiskus, dapat dicontoh hingga ke tingkat akar rumput. Hal ini akan membantu sosialisasi kerukunan antarumat beragama di masyarakat hingga ke tatanan terbawah. Dengan demikian, kerukunan dan perdamaian tidak hanya terjadi secara konseptual, namun juga secara aktual.

“Apa yang dilakukan oleh para pemuka agama Islam di Indonesia, para tokoh-tokoh ulama NU, ulama ulama yang lain, termasuk juga apa yang dicontohkan oleh pimpinan tertinggi umat Katolik yaitu Paus melalui kunjungannya, kemudian melalui upaya-upaya perdamaian yang digagas begitu juga di tataran internasional, ini adalah upaya-upaya yang saya kira harus diturunkan sampai ke tataran yang paling bawah,” harapnya.

Baca Lagi: Vatikan, Negara Terkecil yang Dipimpin Paus Fransiskus

Menurut Gus Najih, kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia telah memberikan inspirasi bagi seluruh umat beragama untuk terus memupuk kasih sayang dan persaudaraan.

Momen bersejarah ini diharapkan dapat menjadi titik balik dalam memperkuat kerukunan dan kedamaian, sekaligus menjadi bantahan nyata terhadap narasi-narasi ekstremisme yang mencoba memecah belah persatuan bangsa.

“Upaya menciptakan perdamaian harus dilakukan secara komprehensif dan tanpa pandang bulu. Indonesia juga harus tetap ingat akan pentingnya memperjuangkan keadilan global, termasuk dalam isu Palestina, sebagai bagian dari komitmen kemanusiaan yang mendasar,” katanya.

 

 

Tags: KerukunanPaus FransiskusPerdamaianUmat Beragama
Previous Post

KPK Siap Bantu Pansus Haji DPR RI

Next Post

Sestama BNPT RI: Peran Generasi Muda Sangat Krusial

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Generasi Muda

Sestama BNPT RI: Peran Generasi Muda Sangat Krusial

Comments 4

  1. Ping-balik: Duta Damai BNPT Bali, Investasi Generasi Maju Sebagai Benteng Perdamaian di Pulau Dewata | Garda Nasional
  2. Ping-balik: Sestama BNPT RI: Peran Generasi Muda Sangat Krusial | Garda Nasional
  3. Ping-balik: BNPT RI Siapkan Kerja Sama dengan Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar | Garda Nasional
  4. Ping-balik: Sebanyak 130 Pati TNI Dimutasi, Berikut Daftarnya | Garda Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In