Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Internasional

Perjumpaan Paus Fransiskus dan Imam Masjid Istiqlal, Simbol Inklusivitas Umat Beragama di Indonesia?

by Irfan Mualim
10.09.2024
in Internasional, Nasional
A A
Imam masjid Istiqlal dan paus fransiskus

JAKARTA – Dalam kunjungannya, Paus Fransiskus menyempatkan mampir ke Masjid Istiqlal, yang jaraknya berdekatan dengan Gereja Katedral Jakarta.

Keakraban yang ditunjukkan Paus Fransiskus dengan Nasaruddin Umar selaku Imam Masjid Istiqlal dianggap menjadi simbol inklusivitas umat beragama di Indonesia.

Menyoroti kerukunan yang ditunjukkan oleh kedua tokoh besar yang berbeda agama ini, Antonius Benny Susetyo, selaku Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP, menjelaskan hal ini harus menjadi contoh bagi umat beragama lainnya untuk tetap menjalin kerukunan dalam perbedaan.

BACA JUGA

Peran Kunci Indonesia dalam Penyelesaian Konflik Thailand-Kamboja di Kawasan ASEAN

Peran Kunci Indonesia dalam Penyelesaian Konflik Thailand-Kamboja di Kawasan ASEAN

28.07.2025
Menteri Luar Negeri Indonesia, Hassan Wirajuda

Menghadapi Gejolak Global: Fondasi Kuat Diplomasi Indonesia antara Cina dan AS

22.02.2025

Pria yang akrab dengan sapaan Romo Benny menyatakan, Paus Fransiskus sangat takjub dengan persatuan Indonesia yang dibangun di atas kemajemukan yang ada.

Imam masjid Istiqlal dan paus fransiskus

Baca Juga: Optimalkan Program Deradikalisasi dan Kesiapsiagaan Nasional, BNPT RI Usulkan Penambahan Anggaran

“Meskipun ada perbedaan, karena kita terdiri dari 714 suku etnis, kita bisa hidup berdampingan, saling menghargai, dan saling menerima perbedaan itu. Ini yang sebenarnya Paus Fransiskus katakan di dalam perjumpaan dengan Bapak Presiden Joko Widodo dan pertemuannya di Istiqlal, agar umat beragama saling membangun kerjasama, membangun persaudaraan, dan meningkatkan kesadaran bersama untuk membangun kebahagiaan bersama,” jelasnya Romo Benny di Jakarta, Selasa (10/9/2024).

Ia mengatakan, persahabatan yang ditunjukkan oleh Nasaruddin Umar dan Paus Fransiskus merupakan momen berharga yang patut disyukuri. Perjumpaan kedua tokoh besar ini, walaupun singkat, dapat menunjukkan betapa indahnya kemajemukan jika dikelola dengan baik.

Romo Benny yang juga berkiprah sebagai Sekretaris Dewan Nasional Setara Institute ini menyitir pesan Paus Fransiskus terhadap Indonesia, bahwa keberagaman yang terawat adalah harta yang tak ternilai harganya.

Prinsip Bhinneka Tunggal Ika, yang sejatinya telah dikenal sejak lama oleh bangsa Indonesia, dianggap sangat berharga oleh Paus ke-266 ini, bahkan jika dibandingkan oleh emas sekalipun.

Membahas persoalan tentang bagaimana perspektif agama Katolik dalam melihat hubungan atau relasi dengan umat dari agama lain, Romo Benny menekankan bahwa siapapun bisa bersahabat dengan orang dari latar belakang apapun.

 

 

Perbedaan Keimanan Jangan Menjadi Batas Menjali Persahabatan

 

Dirinya menilai, perbedaan keimanan jangan menjadi batasan dalam menjalin persahabatan. Selama didasarkan pada nilai toleransi, persahabatan akan menemukan jalannya untuk hadir dalam hubungan antar manusia.

“Persahabatan antara Imam Masjid Istiqlal dan Paus Fransiskus tidak melanggar peraturan dari agama Katolik. Persahabatan antarumat beragama kita lihat sebagai fenomena yang manusiawi saja, justru agama seharusnya mengajarkan persaudaraan, bukan permusuhan,” kata dia.

Ia berharap, masyarakat Indonesia semakin terbuka dalam menjalin persahabatan. Hubungan persahabatan harus didasarkan pada ketulusan, kejujuran, dan keterbukaan, sehingga para pihak yang saling bersahabat sama-sama mendapatkan kehormatan.

Dengan demikian, semua bisa saling mengangkat harkat dan martabatnya sebagai manusia, tanpa harus menunggalkan perbedaan yang ada secara paksa.

Baca Lagi: Kelompok Ahli BNPT RI: Intoleransi, Embrio Radikalisme

“Dan itu yang sebenarnya dikatakan oleh Bung Karno, ketuhanan yang berkebudayaan, yang welas asih saling menolong, saling memberi, dan saling bela rasa,” kata Romo Benny.

Romo Benny juga mendorong agar apabila terjadi konflik antarumat beragama, maka diplomasi dan komunikasi yang baik harus dikedepankan. Diplomasi itu bisa dibumikan lewat kerjasama di dalam memajukan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan keutamaan di dalam membangun peradaban manusia Indonesia.

“Maka dialog budaya menjadi sangat penting di sini. Di mana dengan keragaman budaya itu kita bisa mencari titik temu, kebersamaan, dan mencari formula yang tepat. Dalam dialog itu kita bisa mewujudkan apa dikatakan Bung Karno, Indonesia harus menjadi tamansari dunia,” katanya.

“Meskipun kita berbeda suku, etnis, agama, keturunan, tetapi kita tetap menjadi bangsa yang mengutamakan nilai-nilai cinta kasih, kemanusiaan, dan kerjasama,” katanya lagi.

Romo Benny memiliki harapan agar kerukunan dan persahabatan yang ditunjukkan oleh Paus Fransiskus dan Nasaruddin Umar dapat menjadi panutan bagi tokoh agama lainnya. Hal ini akan berimbas pada umat beragama di akar rumput, sehingga mereka menjadi lebih rukun dan mampu menjiwai konsep perdamaian dalam keberagaman.

“Kita berharap keteladanan Paus Fransiskus dan Imam Besar Istiqlal, Nasaruddin itu menjadi role model bagi para tokoh-tokoh agama dan umat beragama untuk saling memberi, saling menerima perbedaan dan keragaman, serta terus menerus menjaga kemajemukan bangsa Indonesia,” kata dia mengakhiri.

Tags: Imam Masjid IstiqlalIndonesiaNasaruddin UmarPaus FransiskusUmat Beragama
Previous Post

Angkasa Pura I dan II Resmi Dilebur, Ini Namanya

Next Post

Begini Jawaban Singkat Presiden Jokowi Soal Kaesang Naik Jet Pribadi

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Kok Jokowi Tak Ditilang?

Begini Jawaban Singkat Presiden Jokowi Soal Kaesang Naik Jet Pribadi

Comments 2

  1. Ping-balik: Presiden Jokowi Lantik Irjen Pol Eddy Hartono Sebagai Kepala BNPT RI
  2. Ping-balik: Begini Jawaban Singkat Presiden Jokowi Soal Kaesang Naik Jet Pribadi | Garda Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In