Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Perlu Kerjasama antara Pemerintah dan Ormas Wujudkan Masyarkat Bersatu dalam Idul Qurban

by Irfan Mualim
31.07.2020
in Nasional
A A
Perlu Kerjasama antara Pemerintah dan Ormas Wujudkan Masyarkat  Bersatu dalam Idul Qurban

JAKARTA – Tanggal 10 Dzulhijjah 1441 H,  umat muslim di dunia merayakan Hari Raya Idul Adha atau Idul Qurban. Dimana pada perayaan  Idul Adha tersebut  merupakan sarana bagi umat manusia untuk berbagi kepedulian antar sesama, apalagi saat ini tengah mewabah Covid-19.

Demikian dikatakan Ketua Ikatan Dai (Ikadi) Bidang Organisasi, Baharuddin Husin, di Jakarta, Jumat (31/7/2020).

“Karena di Idul Adha pada10 hari pertama kita disunnahkan untuk berbuat kebajikan, berbuat amal sholeh, tolong menolong antar sesame umat manusia dan di sunnahkan juga untuk berpuasa dari tanggal 1 sampai 9 Dzulhijjah,” ujarnya.

BACA JUGA

Hari Raya Keagamaan, Momentum Penguatan Nilai Toleransi

Hari Raya Keagamaan, Momentum Penguatan Nilai Toleransi

21.06.2024
Idul Adha, Ajang Memperkuat Nilai Kemanusiaan

Idul Adha, Ajang Memperkuat Nilai Kemanusiaan

19.06.2024

Ia menambahkan, di dalam Idul Adha di sunnahkan juga umat muslim untuk meningkatkan kepedulian, yaitu dengan menyembelih hewan pada hari Idul Adha yakni pada tanggal 10 sampai 13 Dzulhijjah

Diharapkan dengan melalui Qurban, lanjut Husin, bisa berbagi kepada tetangganya pada seluruh orang-orang yang khususnya sangat membutuhkan kepedulian itu. Juga membangun solidaritas yang diharapkan rasa persatuan persaudaraan antar sesama umat agar dapat meningkat.

Tanpa adanya kerukunan, kata Husin, persaudaraan maupun solidaritas baik itu keagamaan dan kebangsaan bakal sengsara. “Saya rasa hal seperti ini perlu disampaikan sehingga akan terwujud suatu bangsa yang kuat, saling tolong menolong, bukan bangsa yang saling merusak antar sesama umat,” ujar dia.

Ia menjelaskan, persoalan solidaritas keagamaan sering menjadi sangat sempit dan melupakan persaudaraan kebangsaan. Hal ini bisa saja memicu konflik seperti yang terjadi di luar negeri yang tentunya tidak diharapkan masuk ke Indonesia.

“Untungnya dengan keberadaan Organisasai Massa (ormas) yang didukung para pemuka agama di Indonesia dapat meredam kasus-kasus yang terjadi di komunitasnya masing-masing sehingga mencegah terjadinya konflik yang lebih luas,” ujarnya.

Apalagi dengan adanya pengertian Hubbul wathon minal iman, “Cinta Tanah Air itu bagian dari iman”. Masyarakat tidak bisa berbuat tanpa ada negara, karena merupakan bagian dari anugerah.

Lagi pula, menurutnya, merdeka merupakan atas perjuangan para ulama bersama para tokoh yang nasionalis dan agamis, sehingga muncul apa yang dikatakan lima dasar negara yaitu Pancasila.

“Pancasila itu hasil dari rembukan yang sangat luar biasa yang dinaungi oleh Ketuhanan Yang Maha Esa. Yang mana empat sila berikutnya itu di bawah naungan itu semua,” kata dia.

Selain itu, dalam aturan agama ada lima hal yang disebut hifdzun nafs atau memelihara jiwa. Kemudia ‘hifdzun nasl’ yakni menjaga keturunan. Lalu ‘hafdzul maal’ memelihara harta. Berikutnya ‘hafdzul aql’, atau memelihara akal. Terakhir adalah ‘hifdzud diin’, yang artinya memelihara agama.

“Istilahnya membina orang-orang yang kapasitas agamanya masih lemah,  jug apara para Ustad yang setengah-setengah. Tentunya hal ini harus dibina terus hingga mereka punya kapasitas yang betul-betul bisa menjelaskan agama itu secara utuh dan komprehensif,” katanya.

Karena masyarakat di Indonesia sangat multikultur, dimana masing-masing dari memiliki komunitas, seperti Nahdatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan lain sebagainya. Sehingga kemudian Badan Nasional Penaggulangan Terorisme (BNPT) memunculkan ide gugus tugas 20 ormas lintas keagamaan yang tergabung dalam Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan (LPOK) dan juga 14 ormas Islam yang tergabung dalam Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI). 

“Tentunya ini hal yang sangat luar biasa, yang mana jumlah masyarakat mereka itu sekitar 150 juta jika di total. Kalau bisa dikembangkan dengan baik kedepan, tentunya  masalah terorisme, radikalisme dan sebagainya ini akan mudah teratasi,” kata dia.

“Sehingga tidak ada gap semacam itu, sehingga mudah. Misalnya si A ini dari Muhammadiyah, ya tentunya orang Muhammadiyah langsung yang disegani yang memberi nasehat ke dia. Demikian pula si B dari NU, ya harus orang NU yang disegani yang langsung memberi nasehat ke dia,” Husin melanjutkan.

Ia mengaku, BNPT sangat luar biasa bermitra dan berkoordinasi dengan Kementerian yang bersangkutan. Terlebih, menurutnya, sejalan konsep dakwah Ikadi yang rahmatan lil alamin artinya memberi dakwah penuh dengan kasih sayang antar sesama.

“Menyadarkan manusia bahwa kita adalah makhluk terhormat yang harus memberi kebaikan-kebaikan pada yang lain. Makhluk yang sesuai dalam ajaran Islam itu sendiri yang mana Islam itu prinsipnya adalah memberi Rahmat,” ujar dia.

Tags: Idul AdhaOrmas Islam
Previous Post

Imparsial: Indonesia Terkesan Jadi Negara Pasar Alutsista Bekas

Next Post

Pastikan Batas Negara Tak Bergeser, Satgas Yonif 125/Simbisa Gelar Patroli Patok RI-PNG

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Pastikan Batas Negara Tak Bergeser, Satgas Yonif 125/Simbisa Gelar Patroli Patok RI-PNG

Pastikan Batas Negara Tak Bergeser, Satgas Yonif 125/Simbisa Gelar Patroli Patok RI-PNG

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In