Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Sepatutnya Agama Dijadikan Sumber Inspirasi Menyemai Perdamaian

by Irfan Mualim
02.03.2022
in Nasional
A A
Sepatutnya Agama Dijadikan Sumber Inspirasi Menyemai Perdamaian

SURAKARTA – Kecamuk perang dan konflik yang terjadi di berbagai negara hendaknya menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat Indonesia, tentang mahalnya harga sebuah perdamaian.

Sebagai bangsa relijius yang menjunjung tinggi nilai agama, sudah sepatutnya agama dijadikan sumber inspirasi menyemai perdamaian, bukan dipolitisir untuk menghalalkan kekerasan.

Dosen Pascasarjana bidang Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam dari Universitas Nahdatul Ulama (UNU) Surakarta, Amir Mahmud, mengatakan bagaimana seharusnya agama berperan menjadi sumber inspirasi bagi perdamaian dan anti kekerasan di tengah bangsa Indonesia yang beragam.

BACA JUGA

Silaturahmi Natal BNPT, Membangun Toleransi di Tengah Keberagaman

Silaturahmi Natal BNPT: Membangun Toleransi di Tengah Keberagaman

16.01.2025
Prof Zuly Qodir

Toleransi di Tahun 2025: Menjaga Kerukunan dalam Keberagaman Indonesia

30.12.2024

”Sebagai orang yang beragama, tentunya harus cinta kepada kedamaian dan menjauhkan dari segala macam hal-hal yang bisa mendatangkan kepada pertikaian perpecahan dan sebagainya,” ujarnya di Surakarta, Rabu (2/3).

Semua agama yang ada di dunia, kata Amir, membawa pesan perdamaian dan anti-kekerasan, sehingga sudah semestinya masyakat Indonesia yang beragama dan relijius menjadikan agama sebagai pedoman perdamaian.

“Semua agama yang ada di dunia ini memiliki pesan perdamaian dan anti terhadap kekerasan,” kata Amir.

Baca Sambil Ngopi: Ambulance TNI AD, untuk Masyarakat di Pedesaan

Sebagai orang yang pernah hidup di daerah konflik yaitu di Afghanistan, Amir Mahmud yang juga lulusan Akademi Militer Afghanistan ini membagikan pengalaman berharganya tentang betapa berharganya hidup di tengah bangsa yang damai.

Menurutnya, konflik-konflik yang menyeruak di berbagai negara banyak dipicu oleh kepentingan politis dan kurangnya rasa menghargai terhadap perbedaan. Kondisi itulah yang seringkali berujung pada kehancuran dan kerugian bagi diri sendiri dan masyarakat luas.

Di era post-truth dan media sosial saat ini, ia menilai masyarakat cenderung sering terlibat kepada perselisihan dan praktik intoleransi, yang kerap menimbulkan kegaduhan masyarakat.

“Persoalan bangsa kita, mereka ini saling menghujat, saling mengklaim hingga di media massa dan media sosial. Tentunya ini adalah satu sikap bujur dari kepentingan kelompok lebih utama daripada kepentingan kehidupan berbangsa dan bernegara,” katanya.

Perlu Cara Efektif Menyadarkan Masyarakat Agar Tak Terprovokasi

Untuk itu, perlu ada cara efektif menyadarkan masyarakat, betapa berbahayanya merawat egoisme demi kepentingan kelompok maupun politis agar tidak mudah terprovokasi, maupun diadu domba oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

Disamping itu juga, pentingnya peran aparat negara dan penegak hukum untuk memberikan tindakan tegas kepada oknum yang dinilai kerap melakukan provokasi di masyarakat.

Amir menilai, tanggungjawab menciptakan perdamaian merupakan tanggungjawab semua pihak, terutama para tokoh agama dan tokoh masyarakat sebagai ujung tombak kekuatan.

Pasalnya, di tengah kondisi sosial masyarakat yang plural, perbedaan doktrin, ibadah, dan simbol keagamaan idealnya tidak dipahami sebagai tembok pemisah, apalagi alat untuk mendeskreditkan kelompok agama lain.

”Negara ini bisa hancur kalau para tokohnya tidak bisa memberikan pengertian kepada masyarakat, bahwa segala macam perbedaan yang ada merupakan sunnatullah atau keniscayaan,” ujar dia.

Tags: AgamaAgama IslamAnti KekerasanPerdamaianToleransi Beragama
Previous Post

Ambulance TNI AD, untuk Masyarakat di Pedesaan

Next Post

Guru Pendidikan Agama Hindu Kurang, Anies Bilang Begini

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Februari 2020, Cawagub DKI Diproses

Guru Pendidikan Agama Hindu Kurang, Anies Bilang Begini

Comments 2

  1. Ping-balik: Guru Pendidikan Agama Hindu Kurang, Anies Bilang Begini
  2. Ping-balik: Soal Pemeriksaan E-HAC, Kemenhub: Kalau itu Ketentuan, Kami Dukung

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In