Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Syarikat Islam Indonesia: Moderasi Beragama Sangat Diperlukan

by Irfan Mualim
01.07.2020
in Nasional
A A
Syarikat Islam Indonesia: Moderasi Beragama Sangat Diperlukan

JAKARTA – Gejala radikalisasi yang menyasar generasi milenial seringkali dimulai dengan pemahaman yang dangkal terhadap ajaran agama. Karena itu, penanaman dan pengembangan Islam washatiyah di kalangan generasi muda menjadi sangat penting sebagai cara pandang dalam memahami dan mendalami Islam.

Presiden Lajnah Tanfidziyah (LT) dari Syarikat Islam Indonesia, Muflich Chalif Ibrahim, mengatakan menerapkan moderasi beragama sangat diperlukan, apalagi bagi generasi muda. Hal tersebut sebagai upaya mengajarkan agama, bukan hanya membentuk individu yang saleh secara personal, tetapi juga mampu menjadikan agama sebagai instrumen untuk menghargai umat agama lain.

“Moderasi beragama dengan menerapkan washatiyah dapat menerima perbedaan yang ada. Tapi masalah utama seperti kemiskinan, kebodohan, dan ketidakadilan juga harus diselesaikan,” ujarnya di Jakarta, Selasa (30/6/2020).

BACA JUGA

Produser film Ageman, Ken Setiawan dan UIN Raden Intan sepakati MoU edukasi toleransi melalui film

Layar Bioskop Lawan Radikalisme, Film ‘Ageman’ dan UIN Raden Intan Bersatu Rangkul Gen Z

15.10.2026
Cegah radikalisme PGNI Lampung dan Ken Setiawan di safari ngaji Kebangsaan

Cegah Radikalisme Masuk Pesantren, PGNI Lampung Bareng Ken Setiawan di Safari Ngaji Kebangsaan

07.10.2026

Muflich mengungkapkan keprihatinannya terkait perbedaan pandangan, baik pandangan politik maupun ideologi bangsa yang tidak dapat diterima sebagian kalangan ataupun kelompok tertentu. Padahal sudah menjadi kebiasaan di masyarakat demokrasi dan hal tersebut adalah lumrah.

“Prihatin ada banyak orang yang memiliki perbedaan pendapat dan pandangan politik justru dikatakan anti Pancasila, pengkhianat Pancasila dan sebagainya,” ujarnya.
 
Untuk mewujudkan moderasi beragama khususnya kepada para generasi muda, maka para penyelenggara negara harus memberikan contoh atau keteladanan. Karena masyarakat, utamanya para generasi muda melihat hal-hal apa saja yang dilakukan para pejabat yang ada di negara.

Muflich menegaskan, semua agama tidak membenarkan dan mentolerir adanya paham radikal terorisme, apalagi sampai berujung pada kekerasan dan aksi teror. Karena itu, sudah seharusnya aspek moralitaslah di kedepankan.

Menurutnya, orang-orang yang terpapar paham radikal terorisme adalah golongan ‘sumbu pendek’ yang mudah dihasut karena tidak memahami agama Islam secara mendalam.

“Jadi jangan sampai kita dihasut oleh pihak-pihak yang ingin membenturkan agama dengan negara, Islam, dan Pancasila. Jadi moderasi beragama ini sebenarnya bentuk tanggung jawab kita kepada agama kita,” kata dia.

Tags: IslamModerasi BeragamaRadikal Terorisme
Previous Post

Jokowi Minta Pemda Tak Paksakan Penerapan New Normal, Ini Alasannya

Next Post

Panglima TNI Beri Kejutan ke Kapolri di HUT Polri ke-74

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Panglima TNI Beri Kejutan ke Kapolri di HUT Polri ke-74

Panglima TNI Beri Kejutan ke Kapolri di HUT Polri ke-74

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In