Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Tumbukan Toleransi di Tengah Pandemi dengan Sosialisasi Hidup yang Baik, Kata Budayawan

by Irfan Mualim
06.08.2021
in Nasional
A A
Tumbukan Toleransi di Tengah Pandemi dengan Sosialisasi Hidup yang Baik, Kata Budayawan

JAKARTA – Salah satu upaya untuk mengarusutamakan nilai-nilai toleransi di masyarakat, yakni dengan terus mensosialisasikan praktik-praktik hidup yang baik sehingga menjadi contoh bagi warga sekitar. Karenanya, perlu digunakan arus baru informasi guna menumbuhkan semangat dan harapan bagi masyarakat.

“Cari praktik-praktik hidup yang sudah dilakukan oleh komunitas atau masyarkat dalam menghadapi pendemi ini, terutama saat mereka bisa saling bertoleransi satu sama lainnya,” ujar Budayawan, Ngatawi Al Zastrouw, di Jakarta, Jumat (6/8/2021).

“Kemudian hal-hal itu bisa dibuat video, meme dan ulasan yang baik, kemudian di upload di media sosial dan media massa agar menjadi perbincangan-perbincangan yang positif,” Ngatawi menambahkan.

BACA JUGA

Mewujudkan Toleransi di Riau, Upaya BNPT dan DPR RI Cegah Radikalisasi

Mewujudkan Toleransi di Riau: Upaya BNPT dan DPR RI Cegah Radikalisasi

05.04.2025
Kepala Majelis Tarjih Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Hamim Ilyas

Menggali Keberagaman: Strategi Memperkuat Toleransi antarumat Beragama di Indonesia

23.01.2025

Ngatawi menjelaskan, selama pandemi sudah banyak contoh-contoh yang sudah dilakukan dari berbagai komunitas di Tanah Air. Contohnya, komunitas Taring Babi, yang merupakan komunitas anak-anak jalanan binaan dirinya sendiri yang isinya anak-anak punk. Mereka hampir setiap minggu melakukan konser amal.

“Mereka langsung data ke RT/RW yang butuh bantuan. Tidak melihat suku, agama, etnis. Pokoknya dia punya data ada yang membutuhkan bantuan, dia beri. Itu namanya bertoleransi. Mereka bekerja sama dengan para santri membikin konser setiap minggu. Mereka juga membuat lukisan, lalu lukisannya dijual untuk membantu hal-hal itu,” kata dia.

Contoh lainnya menurutnya, komunitas di Yogyakarta yang dimotori Riwanto, seorang dosen yang menggerakkan mulai guru besar hingga rakyat jelata untuk menghadapi Covid-19. Dimana masyarakat yang ekonominya baik, diajak patungan untuk mendukung mereka yang kesusahan.

“Itu dilakukan lintas agama, lintas etnis. Lalu ada juga komunitas Gusdurian yang telah memberikan bantuan mulai dari Aceh sampai beberapa tempat di Maluku. Nah contoh-contoh toleransi seperti ini yang harus dilakukan,” katanya.

Namun harus ada juga tim kerja yang bisa membuat semacam video atau dokumentasi, narasi-narasi pendek, meme, foto-foto dengan tag line atau kalimat-kalimat yang menyentuh terkait contoh-contoh bertoleransi tersebut. Hal itu bisa menginspirasi orang lain menujukkan sikap toleransi antar sesama.

Ia menjelaskan, ada beberapa hal yang menyebabkan tumbuh suburnya intoleransi di tengah situasi pandemi. Pertama, karena keterbatasan pikiran yang akhirnya mereka memegang pada informasi-informasi yang cocok dengan pikiran mereka.

Kedua, hilangnya wisdom atau kearifan. Disebabkan dominannya kepentingan-kepentingan pragmatis yang sehingg seseorang berpikir alternatif. Dimana kepentingan orang tersebut harus terwujud.

Ketiga, tarik-menarik politik. Dengan iklim politik yang kompetitif dengan derajat tinggi, maka orang akan menggunakan segala cara mewujudkan kepentingan-kepentingan politiknya.

“Selain itu mereka juga memanfaatkan kedangkalan pemikiran-pemikiran sebagian orang yang mudah digerakkan untuk melakukannya. Saya kira tiga itulah yang menjadi penyebab utama tumbuhnya intoleransi dan kerentanan krisis yang terjadi pada pandemi saat ini,” ujar dia.

Oleh karena itu, dalam menghadapi pandemi Covid-19, keutuhan, solidaritas dan toleransi itu tetap terbangun dan terjaga. Untuk itu masyarakat juga harus mencoba menghidupkan dan menggali nilai-nilai tradisi yang baik. Apabila masyarakat bisa bersikap toleran dan mau berempati, maka tidak mudah digerakkan membuat konflik-konflik perdebatan.

Faktor terpenting yang harus di upayakan, lanjut Ngatawi, pemerintah harus bisa menjadi panutan yang baik bagi masyarakat dengan memberikan contoh yang baik pula.

“Untuk para tokoh masyarakat harus bisa memberikan contoh bagaimana bertoleransi yang baik. Seperti tidak menimbulkan perdebatan di kalangan masyarakat yang bisa menimbulkan kontraproduktif,” katanya.

Tags: Pandemi Covid-19Toleransi
Previous Post

The Wahid Foundation: Pernyataan Menag Soal Agama Baha’i Sudah Lama Ada di Indonesia

Next Post

Kesehatan Mental, Kunci untuk Melawan di Tengah Pandemi

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Kesehatan Mental, Kunci untuk Melawan di Tengah Pandemi

Kesehatan Mental, Kunci untuk Melawan di Tengah Pandemi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In