Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Upaya Menjaga Generasi Muda dari Swa-radikalisasi Perlu Pendekatan Komprehensif 

by Irfan Mualim
08.08.2024
in Nasional
A A
Upaya Menjaga Generasi Muda dari Swa-radikalisasi Perlu Pendekatan Komprehensif 

JAKARTA – Radikalisme dan terorisme adalah ancaman yang terus mengintai, terutama bagi generasi muda yang rentan terhadap pengaruh ideologi ekstrem. Dari penangkapan terduga teroris di Kota Batu, Malang, berinisial HOK yang akan melakukan aksi terornya, diketahui bahwa proses radikalisasi pada generasi muda bisa terjadi dengan relatif cepat dan tanpa diketahui oleh lingkungan sekitarnya.

Pendiri Yayasan Prasasti Perdamaian, Noor Huda Ismail, mengatakan upaya menjaga generasi muda dari swa-radikalisasi memerlukan pendekatan yang komprehensif dan sinergi antara berbagai pihak, termasuk keluarga, masyarakat, dan negara.

“Sebagai upaya pencegahan terhadap swa-radikalisasi di kalangan generasi muda, diperlukan peran keluarga yang proaktif dalam menanamkan literasi digital yang baik. Selain itu, sebaran narasi positif yang konsisten dan penegakan hukum yang tegas menjadi faktor pendukung dalam membentuk generasi muda yang resisten terhadap ideologi transnasional,” ujarnya di Jakarta, Kamis (8/8/2024).

BACA JUGA

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026

Ia menjelaskan, gejala terpaparnya seseorang atau kelompok tertentu, bisa dikenali dengan menyoroti tiga aspek atau juga dikenal dengan konsep 3N (needs, network, dan narration) .

Baca Juga: Mencegah Swa-radikalisasi melalui Program Duta Damai dan Sekolah Damai

“Needs. Mungkin si individu yang terpapar ini sedang galau, mencari identitas, ataupun punya keinginan untuk dihormati. Pemenuhan kebutuhan emosional ini bisa jadi salah satu pintu masuknya seseorang terhadap kelompok radikal,” kata Noor Huda.

Kemudian, Network. Model dan jangkauan jaringan ideologi transnasional semakin meluas. Kalau masa lalu itu kan jaringan kelompok radikal terorisme hanya berdasarkan offline. Kita harus datang ke pesantren atau pengajian tertentu, tapi sekarang itu orang bisa ke ‘syaikh’ Google, langsung jadi radikal. Ini salah satu tantangannya.

Sementara Narration. Kesiapan lingkup keluarga dalam menyikapi narasi intoleran akan menentukan seberapa tinggi resistensi Indonesia terhadap paham radikal terorisme. Sedari dini, generasi muda harus bisa memahami bahwa apa yang ada di internet itu tidak semuanya benar.

Kesemuanya menjadi tantangan besar masing-masing tingkatan lingkungan di Indonesia, dimulai dari keluarga yang ada di rumah. Walaupun dalam penangkapan terduga teroris di Batu kemarin bisa dilaksanakan berkat kerja cepat dari penegak hukum, tentu kejadian ini bukanlah yang terakhir.

Baca Lagi: Dua Tersangka Terorisme di Jakarta Barat Diamankan, Terafiliasi ISIS

“Kita harus apresiasi aparat penegak hukum karena bisa menangkap terduga teroris sebelum mereka bisa melancarkan rencana terornya. Namun perlu dipahami pula bahwa penangkapan ini hanyalah tip of an iceberg, ibarat puncak gunung es saja. Kejadian seperti ini sangat mungkin untuk terulang kembali,” kata Noor Huda.

Ia menjelaskan, radikalisme dan ekstremisme tidak hanya merupakan masalah lokal, tetapi juga masalah global. Ini bisa ditunjukkan dengan meningkatnya peristiwa kerusuhan di Inggris dan serangan terhadap masjid-masjid disana.

Fenomena destabilisasi sosial politik dengan skala internasional ini bisa direduksi dengan memahami relasi antara dunia online dan offline dalam penyebaran ideologi radikal. Misinformasi dan disinformasi yang teramplifikasi melalui media sosial menjadi salah satu faktor utama dalam proses swa-radikalisasi atau radikalisasi secara mandiri.

Ia menilai, kewaspadaan akan isu semacam ini menjadi semakin penting, mengingat potensi kerugian besar yang dapat ditimbulkan jika swa-radikalisasi makin marak terjadi. Semua perlu menyadari akan pentingnya mengimbangi narasi radikal yang tersebar luas di dunia maya.

Baca Lagi: Densus 88 Beberkan Awal Tersangka Terorisme di Malang hingga Niat Bom Bunuh Diri

Menurut Noor Huda, salah satu upayanya adalah melalui program Duta Damai dan Sekolah Damai yang diselenggarakan oleh BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme) yang memiliki peran penting dalam penanggulangan terorisme. Program-program ini tidak hanya mengajarkan literasi digital tetapi juga mempromosikan pesan-pesan damai dan toleransi, khususnya pada generasi muda.

Dalam perspektif penegakan hukum, sampai dengan saat ini Indonesia masih menghadapi beberapa tantangan yang belum kunjung usai. Noor Huda berpendapat, ada tiga pekerjaan rumah yang mendasar dalam penanggulangan terorisme.

Pertama, residivisme. Masih ada pelaku terorisme yang kembali melakukan kejahatan serupa setelah menjalani hukuman. Menurut data BNPT, angka residivisme ini berkisar antara 8-9%. Jumlah yang kecil tentu tidak bisa disepelekan karena dampaknya bisa merenggut nyawa banyak orang.

Kedua, radikalisasi online. Proses radikalisasi yang terjadi melalui internet masih menjadi tantangan besar. Pendanaan kegiatan terorisme juga sering kali dilakukan dengan memanfaatkan berbagai kemudahan jenis pembayaran online, yang seringkali sulit dilacak meskipun semua transaksi telah tercatat.

Ketiga, regulasi teknologi. Perkembangan teknologi yang cepat membuat regulasi seringkali tertinggal dalam penerapannya. Hal ini memudahkan kelompok radikal untuk memanfaatkan celah-celah dalam regulasi untuk melakukan kegiatan ilegal, seperti pembelian bahan kimia yang dapat digunakan untuk membuat bahan peledak melalui toko online.

Tags: Generasi MudaRadikalisasiSwa-radikalisasiTerorisme
Previous Post

Begini Tanggapan TNI AD Soal Joni yang Tak Lolos Seleksi

Next Post

Banyak Anak Muda Terpapar Intoleransi Lewat Konten

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Banyak Anak Muda Terpapar Intoleransi Lewat Konten

Banyak Anak Muda Terpapar Intoleransi Lewat Konten

Comments 1

  1. Ping-balik: Banyak Anak Muda Terpapar Intoleransi Lewat Konten | Garda Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif

21.10.2026
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif
  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In