Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Daerah

Upaya Pencegahan Terorisme, Ken Setiawan: Radikalisme Tak Mengenal Latar Belakang Sosial, Pendidikan, dan Profesi

by Irfan Mualim
28.05.2025
in Daerah, Nasional
A A
Ken Setiawan

Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan

JAKARTA – Dalam beberapa tahun terakhir, ancaman radikalisme dan terorisme di Indonesia semakin menjadi perhatian. Kasus-kasus penangkapan oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menunjukkan bahwa paham ekstremisme mampu menyusup ke berbagai kalangan masyarakat, termasuk yang berasal dari latar belakang keluarga yang seharusnya menjunjung tinggi nilai-nilai kedisiplinan dan keadilan.

Salah satu kisah yang mencuat baru-baru ini adalah penangkapan seorang pria berinisial AF, yang diduga aktif menyebarkan propaganda radikal melalui media sosial dan terafiliasi dengan organisasi terlarang Jamaah Anshor Daulah (JAD), yang berafiliasi dengan ISIS.

Detasemen Khusus 88 Antiteror berhasil mengamankan AF, pria berusia 32 tahun dari Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. AF diduga kuat sebagai simpatisan dan penyebar paham radikalisme, yang aktif menyebarkan propaganda ekstrem melalui berbagai platform digital.

BACA JUGA

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026

Baca Juga: Bareskrim Polri Investigasi Laporan Ridwan Kamil Terkait Pencemaran Nama Baik

Kasus ini menjadi perhatian, karena menunjukkan bagaimana kelompok teror mampu merekrut dan mempengaruhi individu, bahkan dari lingkungan keluarga yang selama ini dianggap aman dan penuh kedisiplinan.

Menurut Pendiri NII Crisis Center, Ken Setiawan, paparan terhadap paham radikal tidak mengenal latar belakang sosial, pendidikan, maupun profesi.

Ia mencontohkan, Sofyan Tsauri, seorang anggota polisi selama 13 tahun, yang ayah dan kakaknya juga anggota Polri, pernah terpapar paham ekstrem dan akhirnya terlibat dalam aktivitas terorisme.

“Lingkungan keluarga dan profesi bukan jaminan seseorang dari pengaruh radikalisme,” ujar Ken saat dikonfirmasi via WhatsApp, Rabu (28/5/2025).

Peran Keluarga dan Pentingnya Wawasan Masyarakat

Dalam kasus AF, keluarga sempat mengalami kekerasan dan ancaman dari pria tersebut. Bahkan mereka pernah menendang dan menginjak-injak orang tua saat salat karena tidak mengikuti keinginan AF yang ingin bergabung dengan jaringan ISIS. Kejadian ini menunjukkan betapa berbahayanya pengaruh paham radikal yang mampu mengendalikan emosi dan tindakan individu.

Ken Setiawan menyebutkan, keluarga AF kemudian menghubungi NII Crisis Center melalui bantuan pejabat di Kesbangpol Purworejo agar dapat membantu mengatasi kondisi tersebut.

Setelah mendapatkan penanganan, sikap AF mulai berubah dan kembali berkomunikasi secara baik dengan keluarganya. Ia pun sempat mengikuti kegiatan di Sumatera bersama keluarganya, berharap bisa kembali normal dan jauh dari paham ekstrem.

Sayangnya, setelah beberapa tahun, paham radikal kembali menguasai pikiran AF. Ia akhirnya kembali terpapar ideologi ISIS dan terlibat dalam aktivitas yang berbahaya. Tidak lama kemudian, tim Densus 88 kembali mengamankan AF, menunjukkan betapa bahayanya paham ekstrem yang sulit dikendalikan.

Peran Masyarakat dan Upaya Pencegahan

Ken Setiawan mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam mencegah penyebaran radikalisme dan terorisme.

Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk waspada dan melaporkan jika menemukan indikasi kejahatan terorisme di lingkungan sekitar.

Menurutnya, virus radikalisme ini seperti pandemi yang bisa menyebar ke siapa saja, tanpa pandang usia, latar belakang pendidikan, maupun profesi.

Salah satu tantangan utama dalam pencegahan terorisme adalah minimnya sosialisasi bahaya radikalisme. Dengan adanya efisiensi dan perubahan teknologi, penyebaran paham ekstrem semakin mudah melalui media sosial dan platform digital lainnya. Banyak anak muda yang tidak sadar telah terpapar dan akhirnya terlibat dalam jaringan teror.

Pemerintah melalui aparat keamanan dan lembaga terkait terus berupaya melakukan penindakan terhadap kelompok teror dan melakukan sosialisasi bahaya radikalisme di masyarakat.

Peningkatan edukasi dan literasi digital menjadi salah satu kunci dalam mencegah rekrutan baru dari kelompok ekstremis. Selain itu, peran media dalam menyebarkan informasi positif dan memerangi disinformasi sangat vital.

Tags: Jamaah Anshor Daulah (JAD)Ken SetiawanNegara Islam Indonesia (NII)RadikalismeTerorisme
Previous Post

Ambisi GEM Bangun PT IGIP di Morowali, Gelontorkan 130 Triliun

Next Post

Sinergi Akademik dan Pengabdian Masyarakat: Membangun Ketahanan dan Kesejahteraan Indonesia

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Next Post
Universitas Pertahanan (Unhan) RI kerja sama dengan Universitas Esa Unggul gelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Cipelang

Sinergi Akademik dan Pengabdian Masyarakat: Membangun Ketahanan dan Kesejahteraan Indonesia

Comments 1

  1. Ping-balik: Sinergi Akademik dan Pengabdian Masyarakat: Membangun Ketahanan dan Kesejahteraan Indonesia | Garda Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In