Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Kabar Mabes

Duet Wamenhan RI Richard Tampubolon dan Yusuf Jauhari Bongkar Strategi Lepas dari Ketergantungan Asing

by Irfan
16.10.2026
in Kabar Mabes, Nasional
A A
Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI, Jenderal TNI Richard Tampubolon dan Marsekal TNI Yusuf Jauhari

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) RI, Jenderal TNI Richard Tampubolon dan Marsekal TNI Yusuf Jauhari

JAKARTA – Di tengah dinamika geopolitik global yang kian dinamis dan penuh ketidakpastian, wajah pertahanan Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto memasuki babak baru yang sangat strategis.

Pemerintahan saat ini tidak lagi sekadar memperkuat postur militer konvensional, melainkan merombak total paradigma pertahanan berbasis kemandirian penuh, efisiensi teknologi tinggi, dan diversifikasi alutsista.

Langkah besar ini diemban oleh dua figur militer berpengalaman yang resmi mendampingi Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, yakni mereka adalah Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon sebagai Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan, dan Marsekal TNI Yusuf Jauhari sebagai Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi.

BACA JUGA

Presiden Prabowo gelar rapat terbatas penaggulangan Karhutla

Alasan Kuat Mengapa TNI Kerahkan Kekuatan Penuh Hadapi Ancaman Karhutla

20.10.2026
Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim

Saat Asap Indonesia Paksa Malaysia Tutup Sekolah: Anwar Ibrahim Pasang Badan, ASEAN Ditagih Janji

19.10.2026

Pembagian tugas yang jelas namun sinergis ini menjadi kunci utama dalam memastikan roda pertahanan negara berjalan seirama dengan denyut nadi perekonomian nasional dan kemajuan teknologi global.

Pembagian Peran Strategis: Sinergi Doktrin dan Industri Pertahanan

Meski mengemban bidang yang berbeda, kedua Wamenhan menegaskan, kolaborasi erat adalah harga mati. Jenderal TNI Richard T.H. Tampubolon memegang kendali atas perumusan strategi, doktrin militer, serta pembangunan kekuatan pertahanan yang adaptif terhadap perkembangan situasi geopolitik global. Di sisi lain, Marsekal TNI Yusuf Jauhari berfokus pada penguatan industri pertahanan nasional, tata kelola logistik, serta alih teknologi militer.

“Intinya, kalau di Wamenhan 1 itu bagaimana strategi, doktrin, dan pengembangan kekuatan pertahanan. Beliau (Wamenhan 2) industri dan logistik pertahanan. Tapi ini tetap berkolaborasi, kita bekerja sama membantu semua tugas-tugas Bapak Menteri Pertahanan,” ungkap Jenderal TNI Richard T.H. Tampubolon, menjelaskan pembagian tugas di internal Kemenhan, di Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Pendekatan ini dirancang agar setiap kebijakan militer yang dirumuskan tidak hanya berorientasi pada aspek pertahanan semata, tetapi juga mampu memberikan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi nasional serta pemanfaatan teknologi ganda (dual-use technology).

Salah satu sorotan paling krusial dalam arsitektur pertahanan baru ini adalah bagaimana Indonesia menyikapi kerentanan rantai pasok logistik militer global. Selama ini, ketergantungan pada satu negara tertentu kerap memicu risiko geopolitik, termasuk potensi embargo suku cadang alutsista.

Menjawab tantangan tersebut, Wamenhan Bidang Logistik dan Industri Pertahanan menegaskan, diversifikasi adalah opsi mutlak yang harus diambil saat ini. Indonesia tidak boleh lagi menyandarkan keselamatan dan kedaulatan bangsanya kepada satu kekuatan tunggal.

“Diversifikasi saya kira menjadi suatu opsi buat kita sekarang, karena dengan begitu kita juga berusaha mandiri dan tidak tergantung dengan satu negara. Kita mendorong industri pertahanan kita untuk berpartisipasi menopang supaya kekuatan ini terus terwujud,” tegas Marsekal TNI Yusuf Jauhari.

Dengan mendorong industri pertahanan domestik untuk ikut ambil bagian, kekuatan militer Indonesia tidak hanya berdiri sebagai institusi pertahanan, tetapi juga menjadi motor penggerak kemandirian bangsa yang didukung penuh oleh sektor industri dalam negeri.

Menghadang Era Perang Modern: AI, Drone, dan Perang Efisien

Di era modern, ancaman pertahanan telah bergeser jauh dari konfrontasi konvensional terbuka menuju peperangan berbasis teknologi cerdas.

Menyadari hal ini, perumusan strategi pertahanan nasional kini berfokus pada penguasaan teknologi militer masa depan yang lebih efektif dan efisien dari segi pembiayaan.

“Sekarang di era drones, AI, kemudian perang dengan cara lebih murah, supaya kita lebih kuat, lebih panjang proses mempertahankan diri dan mempertahankan kedaulatan, saya kira itu menjadi penting saat ini,” pungkas Marsekal TNI Yusuf Jauhari saat memaparkan arah pengembangan teknologi pertahanan ke depan.

Transformasi ini membuktikan bahwa Kemenhan tidak hanya fokus pada pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) besar, melainkan juga penguasaan taktik peperangan asimetris, optimalisasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), serta integrasi teknologi nirawak yang menjadi tren pertahanan global abad ke-21.

Melalui sinergisitas kedua wakil menteri ini, pertahanan Republik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo tidak hanya disiapkan untuk menghadapi ancaman hari ini, tetapi juga dipersiapkan secara matang untuk menjaga kedaulatan Nusantara di masa depan yang penuh ketidakpastian.

Tags: Jenderal TNI Richard Taruli Horja TampubolonKebijakan Pertahanan Era PrabowoKementerian Pertahanan (Kemhan) RIMarsekal TNI Yusuf JauhariPrabowo SubiantoWamenhan RI 2026
Previous Post

Polda Sulteng Seret Tiga TKA Asal Cina Jadi Tersangka Kericuhan PT Askon Morowali

Next Post

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Next Post
Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In