Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Internasional

Eks Napiter: Kemenangan HTS di Suriah Adalah Kemenangan Rakyat, Bukan Khilafah

by Irfan Mualim
20.12.2024
in Internasional, Nasional
A A
Eks Napiter: Kemenangan HTS di Suriah Adalah Kemenangan Rakyat, Bukan Khilafah

BIMA – Mantan narapidana terorisme (napiter), Iskandar alias Abu Qutaibah, memberikan pandangannya mengenai kemenangan Hayat Tahrir Al-Sham (HTS) di Suriah.

Dalam keterangannya, Iskandar menjelaskan, kemenangan HTS bukanlah kemenangan untuk mujahidin yang mengusung khilafah, melainkan kemenangan bagi seluruh warga Suriah yang beragam.

“Di Suriah, banyak faksi yang juga berjuang untuk kemerdekaan dari rezim Bashar Al-Assad,” kata Iskandar di Bima, Nusa Tenggara Barat, Jumat (20/12/2024).

BACA JUGA

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
BNPT RI dan Kemenag bedah buku

Bedah 220 Buku ‘Berbahaya’, BNPT RI dan Kemenag Bongkar Rahasia di Balik Otak Pelaku Terorisme

12.10.2026

Iskandar menyoroti fakta bahwa dukungan terhadap HTS tidak hanya datang dari kelompok Islam saja, melainkan juga dari berbagai etnis dan agama di Suriah.

“Bahkan kelompok Kristen Ortodoks pun menjadi korban dari tindakan brutal rezim Assad,” tambahnya.

Baca Juga: Jihad dan Radikalisasi: Menghadapi Ancaman di Balik Narasi Suriah

Ia menekankan bahwa HTS tidak terbentuk secara tiba-tiba, melainkan melalui proses panjang yang melibatkan banyak kelompok perjuangan yang ada di Suriah.

Sebagai mantan narapidana yang kini aktif sebagai pembicara dalam pencegahan ekstremisme, Iskandar menyebutkan bahwa HTS terlihat cukup moderat dan bersikap inklusif terhadap agama dan kelompok lain.

Ia menegaskan, tujuan utama HTS adalah untuk menggulingkan kezaliman yang diterapkan oleh pemerintah Assad.

“Dukungan dari masyarakat Suriah muncul karena mereka ingin hidup berdampingan dan membangun kembali negara mereka,” kata dia.

Iskandar juga mengamati bahwa sejumlah negara, termasuk Inggris, Amerika Serikat, Qatar, dan Turki, mulai menjalin hubungan diplomatik dengan pemerintah baru di Suriah.

Namun, ia mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi bangkitnya kelompok ekstremis.

“Mereka bisa saja memanfaatkan kemenangan HTS untuk kembali membangun kekuatan mereka,” katanya.

Sebagai pimpinan Yayasan Cahaya Ukhwah Gemilang di Bima, Iskandar menyerukan pentingnya edukasi dan literasi kepada masyarakat mengenai situasi yang sebenarnya di Suriah.

Baca Lagi: Waspada Ajakan Berjihad ke Suriah

Ia menekankan perlunya forum diskusi dan seminar untuk meluruskan informasi yang beredar di media sosial.

“Banyak masyarakat yang tidak paham dengan kondisi ini dan mudah terpengaruh oleh isu-isu mengenai jihad global dan pembentukan khilafah,” jelasnya.

Pentingnya pemberian informasi yang akurat adalah kunci untuk menghindari pengulangan kesalahan masa lalu. Iskandar menunjukkan rasa prihatin atas banyaknya warga Indonesia yang terjebak di Suriah.

“Ada hampir 600 orang yang kini berada di penjara atau kamp. Mereka menyatakan penyesalan karena memilih untuk pergi ke Suriah,” ujarnya.

Ia mengatakan, narasi tentang hijrah dan khilafah Islam yang pernah marak harus dicegah agar tidak kembali memperdaya masyarakat Indonesia.

Tsindakan untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang ekstremisme dan radikalisasi sangatlah penting. Iskandar mengingatkan bahwa dengan memberikan edukasi yang tepat, masyarakat dapat lebih waspada dan tidak mudah terjerumus ke dalam ideologi yang berbahaya.

Kemenangan HTS di Suriah seharusnya menjadi pelajaran bagi semua pihak. Iskandar berharap agar kolaborasi lintas sektoral dapat segera dilakukan untuk menciptakan program-program yang mendidik dan menginformasikan masyarakat tentang isu-isu radikalisasi.

Dengan melakukan pendekatan yang komprehensif, masyarakat diharapkan mampu mengenali dan menentang ideologi ekstremis, serta menerapkan prinsip hidup berdampingan secara harmonis tanpa membedakan latar belakang agama dan etnis.

Melalui upaya ini, Iskandar percaya bahwa generasi mendatang di Indonesia dapat terhindar dari pengaruh negatif yang ditimbulkan oleh ekstremisme dan ideologi teroris. Kebangkitan pemahaman yang rasional dan inklusif adalah kunci untuk menjaga stabilitas dan keamanan di tanah air.

Tags: EkstremismeHayat Tahrir al-Sham (HTS)RadikalisasiSuriahTerorisme
Previous Post

BNPT Serahkan Sertifikat Keamanan untuk 16 Objek Vital Strategis dalam Upaya Cegah Terorisme

Next Post

Penghargaan KSAD Award Kampung Pancasila 2024: Memperkuat Ideologi Melalui Pembinaan Kampung

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Penghargaan KSAD Award Kampung Pancasila 2024: Memperkuat Ideologi Melalui Pembinaan Kampung

Penghargaan KSAD Award Kampung Pancasila 2024: Memperkuat Ideologi Melalui Pembinaan Kampung

Comments 6

  1. Ping-balik: Penghargaan KSAD Award Kampung Pancasila 2024: Memperkuat Ideologi Melalui Pembinaan Kampung | Garda Nasional
  2. Ping-balik: Budi Gunawan: Menteri Terbaik Kabinet Prabowo-Gibran Menurut Survei LPI | Garda Nasional
  3. Ping-balik: PHK Massal di Stasiun TV Terkenal: Karyawan Ungkap Perasaan di Media Sosial | Garda Nasional
  4. Ping-balik: Jusuf Kalla Diakui Sebagai Pemimpin Baru PMI: Akhir Dualisme Kepemimpinan | Garda Nasional
  5. Ping-balik: Buku 'Tercerahkan dalam Kedamaian': Upaya BNPT Cegah Terorisme di Indonesia | Garda Nasional
  6. Ping-balik: Geopolitik Suriah dan Dampaknya bagi Indonesia: Mengurai Narasi dan Tantangan | Garda Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif

21.10.2026
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif
  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In