Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Geopolitik Suriah dan Dampaknya bagi Indonesia: Mengurai Narasi dan Tantangan

by Irfan Mualim
23.12.2024
in Nasional
A A
Robi Sugara, Kepala Program Studi Hubungan Internasional UIN Jakarta

JAKARTA – Dalam konteks geopolitik yang semakin kompleks, Kepala Program Studi Hubungan Internasional Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Robi Sugara, memberikan pandangan mendalam tentang situasi di Suriah dan dampaknya bagi Indonesia.

Menurut Robi, jatuhnya Bashar Al-Assad mencerminkan sebuah reformasi yang mirip dengan yang terjadi di Indonesia pada tahun 1998.

“Masyarakat sudah jengah terhadap pemerintahan dan menginginkan perubahan,” ujarnya di Jakarta, Senin (23/12/2024).

BACA JUGA

Peran Kunci Indonesia dalam Penyelesaian Konflik Thailand-Kamboja di Kawasan ASEAN

Peran Kunci Indonesia dalam Penyelesaian Konflik Thailand-Kamboja di Kawasan ASEAN

28.07.2025
Menteri Luar Negeri Indonesia, Hassan Wirajuda

Menghadapi Gejolak Global: Fondasi Kuat Diplomasi Indonesia antara Cina dan AS

22.02.2025

Robi mengingatkan, narasi yang berkembang di media sosial Indonesia seringkali cenderung menganggap situasi ini sebagai kemenangan umat Muslim.

Ia berpesan, ini dapat dimanfaatkan oleh kelompok ekstremis untuk membangkitkan semangat radikalisasi di kalangan masyarakat.

“Orang Indonesia bisa terjebak oleh kelompok teror yang mengatasnamakan agama,” tambahnya, menekankan pentingnya pemahaman yang mendalam tentang dinamika tersebut.

Baca Juga: Eks Napiter: Kemenangan HTS di Suriah Adalah Kemenangan Rakyat, Bukan Khilafah

Analisis Robi menunjukkan bahwa konflik di Suriah adalah hasil dari perjuangan panjang rakyatnya, yang juga dipengaruhi oleh negara-negara besar seperti Turki, Qatar, Amerika, dan Israel.

Ketika Hayat Tahrir Al-Sham (HTS) memasuki Damaskus, terlihat jelas kurangnya perlawanan masif, menunjukkan adanya pengaruh diplomasi yang lebih kuat daripada perlawanan bersenjata.

“Diplomasi di tingkat elit telah menghasilkan normalisasi hubungan antara negara-negara internasional dan pemerintah Suriah yang baru,” ungkap Robi.

Menurutnya lagi, kemenangan bukan hanya diperoleh melalui kekuatan fisik, tetapi juga melalui jalur diplomasi yang memanfaatkan kepentingan negara-negara lain dalam mengganti rezim Suriah.

Dalam konteks ini, Robi menyerukan pemerintah Indonesia untuk meluruskan narasi yang beredar di media sosial agar tidak menyesatkan masyarakat. Situasi ini mengingatkan kita pada kebangkitan ISIS, di mana informasi yang salah dapat memiliki konsekuensi yang sangat berbahaya.

Lebih lanjut, Robi menekankan pentingnya konsolidasi antara ulama-ulama moderat di Indonesia dan Suriah. Kerjasama ini diharapkan dapat membangun misi perdamaian dan meredam suara kelompok garis keras.

“Indonesia memiliki potensi untuk melakukan diplomasi dengan ulama-ulama karismatik di Suriah,” kata dia.

Tags: DiplomasiGeopolitik SuriahIndonesiaKrisis Muslim IndonesiaNarasi Media SosialSuriah
Previous Post

Dugaan Konflik Kepentingan: Hakim MK Saldi Isra dan Arief Hidayat Dilaporkan ke MKMK

Next Post

BNPT RI Bersama Komdigi Blokir 180 Ribu Konten Berisi Radikalisme dan Terorisme

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
BNPT RI Bersama Komdigi Blokir 180 Ribu Konten Berisi Radikalisme dan Terorisme

BNPT RI Bersama Komdigi Blokir 180 Ribu Konten Berisi Radikalisme dan Terorisme

Comments 4

  1. Ping-balik: BNPT RI Bersama Komdigi Blokir 180 Ribu Konten Berisi Radikalisme dan Terorisme | Garda Nasional
  2. Ping-balik: Skandal Korupsi Timah: Kerugian Negara Rp300 Triliun dan Vonis Berat untuk Pelaku | Garda Nasional
  3. Ping-balik: Tragedi Kecelakaan Bus Pariwisata di Tol Pandaan-Malang: Empat Nyawa Melayang | Garda Nasional
  4. Ping-balik: Mewujudkan Perdamaian Melalui Natal: Dialog Antarumat dan Toleransi di Indonesia | Garda Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In