Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Generasi Muda Unggul Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045

by Irfan Mualim
31.07.2023
in Nasional
A A
Generasi Muda Unggul Wujudkan Visi Indonesia Emas 2045

JAKARTA – Generasi muda adalah tumpuan peradaban bangsa. Generasi muda harus menjadi generasi unggul dalam menjawab tantangan kemajuan zaman, juga dalam melawan penyebaran intoleransi, radikalisme, dan terorisme. Generasi unggulan inilah yang akan menjadi modal Indonesia dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Pendakwah sekaligus Pegiat Sosial Media, Habib Jafar Al Hadar, menjelaskan intoleransi bisa sangat berdampak dalam menentukan apakah Indonesia nantinya akan sukses atau tidak saat menapak di usia satu abad Republik Indonesia (RI) tahun 2045.

“Dampak dari intoleransi, ketika anak muda Indonesia yang saat ini menjadi bonus demografi atau mayoritas dari populasi penduduk, yaitu sekitar 63%, maka bonus demografi itu akan berubah menjadi bencana demografi kalau tidak bisa dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya di Jakarta, Senin (31/8/2023).

BACA JUGA

Peran Kunci Indonesia dalam Penyelesaian Konflik Thailand-Kamboja di Kawasan ASEAN

Peran Kunci Indonesia dalam Penyelesaian Konflik Thailand-Kamboja di Kawasan ASEAN

28.07.2025
Menteri Luar Negeri Indonesia, Hassan Wirajuda

Menghadapi Gejolak Global: Fondasi Kuat Diplomasi Indonesia antara Cina dan AS

22.02.2025

Ia mengutarakan, ada buku karya seorang Indonesianis bernama Benedict Anderson, judulnya “Revolusi Pemuda.” Disana disebutkan, bahwa pemuda selalu berperan utama dan penting dalam penyelesaian masalah-masalah bangsa sejak sebelum maupun sesudah kemerdekaan.

Selain itu, disana juga diungkap peran utama dan penting serta mendasar pemuda dalam memerdekakan bangsa dan memastikan kemerdekaan bangsa dengan diisi hal-hal yang positif.

Menurutnya, bonus demografi yang dirasakan Indonesia harus dikelola dengan benar agar dapat menjadi kelebihan dan bukan menjadi beban. Selain itu, bangsa Indonesia perlu mengambil pelajaran dari negara-negara lain, baik yang berhasil maupun gagal.

“Contohnya Afrika Selatan, mereka tidak bisa memanfaatkan bonus demografinya dengan baik, sehingga banyak generasi muda disana justru menjadi bencana demografi. Contoh yang sukses adalah Korea Selatan, mereka sukses mengelola anak mudanya hingga menjadi bonus demografi yang menguntungkan. Kalau Indonesia gagal mengelola anak muda ini yang jumlahnya 2/3 dari populasi rakyat keseluruhan, kita akan gagal mendapatkan manfaat dari bonus demografi tersebut,” imbuh Habib Jafar.

Dirinya lalu membayangkan, begitu banyak anak muda, tapi mereka justru menjadi beban yang negatif dan destruktif bagi bangsanya, apalagi di bidang intoleransi, radikalisme dan terorisme. Tentunya itu sangat berbahaya. Jangankan dalam jumlah yang banyak, satu anak muda saja yang terpapar intoleransi, radikalisme, atau terorisme itu bisa sangat mengerikan.

“Kalau dia sampai melakukan tindakan teror, misalnya melakukan pemboman, itu akan menjadi isu yang buruk dan kemudian akan berdampak yang buruk. Banyak hal bisa terdampak, seperti kepercayaan dunia kepada Indonesia, ekonomi negara, psikologi masyarakat, dan termasuk tercorengnya agama dari si teroris tersebut di mata orang lain,” ujar Habib Jafar.

Habib Jafar juga berpesan kepada generasi muda, supaya mencontoh para sahabat nabi yang kala itu termasuk golongan anak muda tetapi sudah bisa memberikan kontribusi bagi negaranya.

“Sayyidina Ali bin Abi Thalib, karena ketangkasannya dalam perang dan kecerdasannya dalam keilmuan, beliau unggul dalam pengembangan keilmuan serta kemiliteran, hingga kemudian beliau menjadi khalifah keempat umat Islam. Begitu juga Sayyidina Zaid bin Tsabit yang unggul dalam keilmuan, hingga beliau diangkat menjadi penulis wahyu. Sayyidina Ibnu Abbas yang juga unggul dalam keilmuan, beliau lalu diangkat menjadi penafsir pertama dalam Islam,” terangnya.

Habib Jafar menambahkan bahwa kalangan muda dari perempuan di zaman Rasulullah juga ikut memberikan kontribusi terhadap perkembangan negara dan agamanya. Salah satunya adalah Sayyidina Aisyah RA. yang unggul dalam keilmuan dan kemudian menjadi salah satu periwayat hadis terbanyak. Bahkan beberapa hadis spesial hanya bisa kita dengar dari Sayyidina Aisyah, karena hadis-hadis itu terkait hubungan Nabi dengan Sayyidina Aisyah sebagai istrinya.

Ia menyadari bahwa potensi masing-masing individu muda tentunya berbeda-beda. Namun demikian, hal tersebut bukanlah alasan untuk tidak memberikan kontribusi kepada bangsanya sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki.

“Kita di Indonesia, sebagai umat Islam dari kalangan anak muda seharusnya melihat apa yang kita miliki sebagai potensi untuk kita aktualisasikan sebagai kontribusi bagi bangsa, agama, kemanusiaan, dan perdamaian,” pungkas Habib Jafar Al Hadar.

Tags: Generasi EmasGenerasi MudaIndonesiaIndonesia Emas
Previous Post

Tiga Pesan Wakil Presiden ke BNPT RI

Next Post

Latihan Gabungan TNI, Kabidpenum Puspen TNI: Beberapa Satgas Mulai Lakukan Manuver Menuju Sasaran

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Latihan Gabungan TNI, Kabidpenum Puspen TNI: Beberapa Satgas Mulai Lakukan Manuver Menuju Sasaran

Latihan Gabungan TNI, Kabidpenum Puspen TNI: Beberapa Satgas Mulai Lakukan Manuver Menuju Sasaran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In