Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Internasional

Johnny Somali: Penyiar Provokatif yang Mengguncang Korea Selatan

by Irfan Mualim
14.11.2024
in Internasional, Ragam
A A
Johnny Somali

JAKARTA – Ramsey Khalid Ismael, lebih dikenal dengan nama alias daringnya Johnny Somali, adalah seorang penyiar langsung berusia 24 tahun yang tengah menjadi sorotan media internasional.

Sejumlah tindakan provokatifnya, terutama saat bepergian ke luar negeri seperti di Korea Selatan dan Jepang, telah mengundang kemarahan publik dan pihak berwenang.

Johnny Somali muncul sebagai figur kontroversial dalam dunia siaran langsung. Ia terkenal dengan konten yang dianggap menyinggung dan provokatif, seperti penghinaan terhadap budaya lokal dan penodaan monumen.

BACA JUGA

Presiden Yoon Suk Yeol

Kegagalan Pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol

08.12.2024
Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol

Krisis Politik di Korea Selatan: Presiden Yoon Suk Yeol Cabut Deklarasi Darurat

04.12.2024

Gaya siarannya yang ekstrem membuatnya cepat mendapat perhatian di berbagai platform media sosial, meskipun sering kali dihapus karena pelanggaran kebijakan.

Kontroversi di Korea Selatan

Dikutip dari  nbcnews.com, Kamis (14/11/2024),  seorang juru bicara Kantor Kejaksaan Distrik Selatan Seoul mengonfirmasi bahwa Johnny Somali akan diadili atas perilaku tidak senonohnya selama berada di Korea Selatan.

Ia juga dikenakan larangan untuk meninggalkan negara tersebut. Meskipun demikian, Somali tidak ditahan, yang menunjukkan bahwa pemerintah Korea Selatan menilai situasi ini lebih sebagai tindakan administratif daripada kriminal.

Beberapa perilaku Johnny Somali yang memicu kemarahan di Korea Selatan antara lain:

  1. Penodaan Monumen: Selama kunjungannya, Somali melakukan tindakan yang dianggap merendahkan monumen-monumen bersejarah, khususnya Patung Perdamaian di Seoul. Patung ini merupakan simbol penghormatan kepada wanita Korea yang dipaksa menjadi budak seks selama Perang Dunia II. Tindakan ini membuat banyak warga Korea Selatan merasa terhina dan sakit hati.
  2. Siaran di Toko Serba Ada: Dalam sebuah video yang diunggah di Instagramnya, Somali terlihat minum alkohol di sebuah toko serba ada dan menuangkan mi instan di atas meja. Video ini, meskipun kini sudah dihapus, telah membuat banyak netizen mengkritiknya secara tajam. Sikapnya yang sembrono dianggap tidak menghormati norma budaya setempat.

Platform Siaran dan Kebijakan Moderasi

Johnny Somali saat ini aktif di Rumble, platform siaran langsung dengan kebijakan moderasi yang lebih longgar dibandingkan Twitch.

Keberadaannya di Rumble memungkinkan dia untuk terus menyiarkan konten yang mendatangkan kontroversi tanpa banyak peraturan yang mengikat.

Ini menunjukkan bagaimana platform media sosial dapat membentuk perilaku pengguna, baik positif maupun negatif.

Sebelum beralih ke Rumble, Somali telah diblokir beberapa kali dari platform populer seperti Twitch karena pelanggaran yang sama.

Tindakan ini mencerminkan upaya platform untuk menjaga standar komunitas dan melindungi pengguna dari konten yang berpotensi merugikan.

Reaksi Publik dan Media

Reaksi terhadap tindakan Johnny Somali di Korea Selatan bervariasi. Banyak netizen yang mengecamnya dan menyerukan tindakan hukum yang lebih tegas.

Media lokal juga melaporkan secara luas tentang kontroversi ini, menyoroti bagaimana tindakan Somali dapat merusak citra negara dan memperburuk hubungan antarbudaya.

Kontroversi ini menimbulkan pertanyaan penting tentang hubungan antara pendatang dan masyarakat lokal.

Tindakan provokatif seperti yang dilakukan Somali dapat memperburuk stereotip negatif dan menciptakan ketegangan antarbudaya.

Hal ini menunjukkan pentingnya pemahaman dan saling menghormati dalam interaksi lintas budaya.

Tags: Johnny SomaliKorea SelatanRamsey Khalid Ismael
Previous Post

Mengenang Prof. Ichlasul Amal: Pilar Akademik dan Jurnalisme Indonesia

Next Post

Menjaga Persatuan: Moderasi Beragama dan Cinta Tanah Air dalam Menghadapi Ancaman Ideologi Ekstremis

BERITA TERKAIT

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim

Saat Asap Indonesia Paksa Malaysia Tutup Sekolah: Anwar Ibrahim Pasang Badan, ASEAN Ditagih Janji

19.10.2026
Ilustrasi

Badai Rudal Koalisi Saudi Hantam Houthi, 136 Target Hancur

10.10.2026
Next Post
M. Najih Arromadloni (Gus Najih)

Menjaga Persatuan: Moderasi Beragama dan Cinta Tanah Air dalam Menghadapi Ancaman Ideologi Ekstremis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif

21.10.2026
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif
  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In