Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Kabar Mabes

Kafe Khayangan yang Pekerjakan Anak di Bawah Umu Dibeking?

by Irfan Mualim
26.01.2020
in Kabar Mabes
A A
Kafe Khayangan yang Pekerjakan Anak di Bawah Umu Dibeking?

JAKARTA – Kasus prostitusi Kafe Khayangan yang mempekerjakan anak di bawah umur, menyita perhatian Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Apalagi rentang usia anak-anak tersebut antara 14-18 tahun.

Komisioner KPAI, Ai Maryati, meminta Kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut yang omzetnya disebut mampu mencapai Rp1-2 miliar per bulannya. Bahkan jika perlu mengandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

“Saya mendorong Kepolisian melihat aliran dana ‘mami’ ini ke mana, ini kan melibatkan PPTAK,” ujarnya di Jakarta, Minggu (26/1/2020).

BACA JUGA

Kapolri, Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto

Bersih-Bersih Markas Besar, Tiga Kapolda dan Ratusan Perwira Masuk Daftar Rotasi Terbaru Kapolri

11.10.2026
Ilustrasi Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ilegal

Polisi Bongkar Kasus Pekerja Migran Ilegal Ke Bahrain, Tiga Tersangka Ditangkap

26.02.2025

Menurut Maryati, Kepolisian jangan berhenti pada pengungkapan dan penangkapan para tersangka saja. Sebab, dari beberapa kejadian, bisnis ‘lendir’ tersebut kerap dilindungi para mafia-mafia kelas kakap.

“Selalu orang bilang hal-hal seperti itu (Kafe Khanyangan), ada bekingannya di belakang, ada ruang mafia lainnya yang melindungi. Polisi sampai pada wilayah itu tidak?,” katanya.

Sebelumnya, Kepolisian berhasil membongkar pratik prostitusi di Kafe Khanyangan yang berlokasi di kawasan lokalisasi Gang Royal, Rawa Bebek, Penjaringan, Jakarta Utara.

Ternyata, Kafe Khayangan diketahui merupakan pecahan dari Kalijodo. Dimana saat pemerintahan Basuki Thajaja Purnama alias Ahok dibongkar, namun para tersangka mendirikan Kafe Khayangan dan menjajakan pekerja seks komersial (PSK) di bawah umur.

Dalam pengungkapannya, Tim Subdit 5 Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap sebanyak tujuh tersangka. Akan tetapi pada perjalanannya, polisi mendapati setidaknya 70 kafe lain menjajakkan hal yang sama, namun baru Khayangan terbukti mempekerjakan anak di bawah umur, dengan usia 14-18 tahun.

“Info dari tim lapangan, di sepanjang bantaran rel kereta api itu ada sekitar kurang lebih 70-an kafe yang mirip seperti Kafe Khayangan,” ujar Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Piter Yannotama, di Jakarta, Sabtu (25/1/2020).

Kepolisian juga berkoordinasi dengan pihak terkait seperti Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak,  Komnas Perempuan dan Anak, dinas sosial, dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).

Sementara Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, menegaskan pihaknya terus menyelidiki praktik prostitusi terselubung di kafe lain. Namun sejauh ini, belum ada indikasi kafe-kafe serupa mempekerjakan anak di bawah umur di sekitar daerah Rawa Bebek, Jakarta Utara.

“Memang betul di satu sisi kasus tentang eksploitasi anak diselidiki tim Polda Metro Jaya, selain ada tim yang menyasar apakah kemungkinan masih ada praktik-praktik kafe-kafe seperti ini daerah sekitar situ,” katanya.

Sekadar diketahui, rata-rata anak di bawah umur itu berasal dari Indramayu, Jawa Barat yang direkrut melalui media sosial. Para pekerja diberi target melayani 10 lelaki hidung belang setiap harinya. Karena itu, diprediksi omzet Kafe Khayangan dapat mencapai Rp2 miliar tiap bulannya.

Tags: Kafe KhayanganPolisi
Previous Post

Waspada Virus Corona, Dirut Garuda Indonesia Keluarkan Imbauan

Next Post

UU TNI ‘Wajib’ Direvisi?

BERITA TERKAIT

Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Narkotika jenis sabu seberat 217,34 gram dimusnahkan Polres Morowali

Ketika 217,34 Gram Sabu Berakhir di Dalam Blender Polres Morowali

17.10.2026
Next Post
UU TNI ‘Wajib’ Direvisi?

UU TNI 'Wajib' Direvisi?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In