Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Kelompok Moderat Harus Aktif Berdakwah di Kementerian dan Lembaga Pemerintah

by Irfan Mualim
08.10.2021
in Nasional
A A
Kelompok Moderat Harus Aktif Berdakwah di Kementerian dan Lembaga Pemerintah

JAKARTA- Hasil penelitian Alvara Research Center pada tahun 2018 dimana sebanyak 19,4 persen Aparatur Sipil Negara (ASN) terindikasi paham radikal dan intoleran membuat sejumlah pihak khawatir.

Karena itu, Sekertaris Badan Penanggulangan Ekstremisme dan Terorisme (BPET) Majelis Ulama Indonesia (MUI), M. Najih Arromadloni,  menilai perlunya peran aktif kelompok moderat menghadapi fenomena itu dengan berdakwah baik di lingkungan kementerian atau lembaga negara. Terlebih radikalisasi masuk ke dalam semua lini, sehingga tidak ada yang steril termasuk ASN, pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), TNI, maupun Polri.

“Saat ini kelompok moderat terlalu pasif dalam mengisi kegiatan keagamaan di instansi/lembaga negara, disamping kelompok moderat ini perlu juga berdakwah di sosial media,” ujarnya di Jakarta, Jumat (8/10/2021).

BACA JUGA

Permen PANRB Nomor 17 Tahun 2024: Langkah Baru Pengelolaan Konflik Kepentingan di Birokrasi

Permen PANRB Nomor 17 Tahun 2024: Langkah Baru Pengelolaan Konflik Kepentingan di Birokrasi

11.12.2024
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti

Kenaikan Gaji Guru: ASN Naik Satu Kali Gaji Pokok, Bagaimana Non ASN?

27.11.2024

Faktor lain mudahnya kelompok radikal menyebarkan paham radikal dan intoleran adalah terkait pola rekrutmen yang sengaja menyasar unsur kekuatan negara (tholabun nusrah). Bahkan mereka sengaja masuk menjadi bagian dari unsur kekuatan negara untuk dapat menginfiltrasi negara dari dalam.

“Ini sangat membahayakan ketika aparatur kita khususnya TNI-Polri sudah teradikalisasi. Ini sangat membahayakan dan kasus ini sudah banyak terjadi di banyak negara salah satunya di Mesir,” kata dia.

Meskipun kelompok tersebut anti terhadap negara, lanjut Najih, tapi faktanya mereka berbondong-bondong masuk kedalam menjadi ASN. Karena mereka menganggap bahwa ini adalah cara untuk menginfiltrasi negara dari dalam.

Ia menambahkan, banyaknya akses dukungan materi bagi kelompok radikal, mulai dari pendanaan oleh Corporate Social Responsibility (CSR) maupun lembaga zakat yang dikelola oleh institusi dan perusahaan tersebut.

Gus Najih menekankan, perlu adanya perhatian dari kementerian dan lembaga terhadap kegiatan keagamaan, sehingga dapat menjadi kontrol agar kegiatan keagamaan tidak menjadi liar. Juga menyinggung sistem rekrutmen aparatur negara yang perlu diperketat lagi.

“Saya kira yang berperan adalah  Kemenpan-RB, terkait dengan ideologi mestinya perlu melibatkan BNPT, TNI,  Polri,  BIN dan juga ormas keagamaan yang moderat. Itu yang harus dilibatkan di dalam assesment ideologi keagamaan ataupun ideologi kebangsaan para ASN,” katanya.

Ia mengimbau para pimpinan instansi dan seluruh stakeholder terkait untuk tidak hanya fokus memonitor pengajian-pengajian, namun juga soal penggalangan dana oleh CSR atau lembaga zakat di lingkungan internal.

“Sudah terbukti banyak sekali penggalangan dana yang hanya dijadikan kedok untuk mendanai kegiatan-kegiatan radikal terorisme. Sehingga kelompok-kelompok moderat juga mestinya terjun di bidang ini, terjun di bidang pengelolaan dana sosial,” kata Najih.

Tags: Aparatur Sipil Negara (ASN)Radikal Terorisme
Previous Post

Balitbang Kemhan Luncurkan Buku, Isinya Keren?

Next Post

Selamat! Kontingen Garuda Dapat Medali Kehormatan PBB

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Selamat! Kontingen Garuda Dapat Medali Kehormatan PBB

Selamat! Kontingen Garuda Dapat Medali Kehormatan PBB

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In