Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Memahami Narasi Khilafah Jelang Pilkada Serentak 2024: Tantangan dan Peluang Demokrasi

by Irfan Mualim
21.11.2024
in Nasional
A A
Ekonomi hingga Sains, Fenomena Munculnya Kerajaan Imajinatif

JAKARTA – Pilkada Serentak 2024 semakin dekat, dinamika politik mulai terlihat. Berbagai bentuk kampanye menggeliat di masyarakat, namun sayangnya, ada pula pihak-pihak yang secara inkonstitusional menyebarkan narasi khilafah sebagai solusi alternatif bagi kehidupan bernegara di Indonesia. Meskipun ideologi Pancasila seharusnya menjadi landasan utama, tantangan ini tetap ada.

Pakar komunikasi politik, Hendri Satrio, mengungkapkan meskipun gaung narasi khilafah tidak sekuat sebelumnya, tetap saja langkah-langkah inkonstitusional ini harus dihindari.

“Masyarakat Indonesia semakin memahami bahwa Pancasila adalah dasar negara yang harus diimplementasikan,” ujarnya di Jakarta, Kamis (21/11/2024).

BACA JUGA

Produser film Ageman, Ken Setiawan dan UIN Raden Intan sepakati MoU edukasi toleransi melalui film

Layar Bioskop Lawan Radikalisme, Film ‘Ageman’ dan UIN Raden Intan Bersatu Rangkul Gen Z

15.10.2026
Cegah radikalisme PGNI Lampung dan Ken Setiawan di safari ngaji Kebangsaan

Cegah Radikalisme Masuk Pesantren, PGNI Lampung Bareng Ken Setiawan di Safari Ngaji Kebangsaan

07.10.2026

Narasi khilafah, menurutnya, lebih banyak menyasar golongan masyarakat yang belum sepenuhnya memahami Pancasila, sehingga menjadi tugas pemerintah dan tokoh agama untuk meningkatkan literasi bernegara.

Baca Juga: Mengatasi Politisasi Agama dalam Pilkada 2024

Hendri juga menekankan pentingnya moderasi beragama dalam konteks ini. Konsep moderasi beragama, yang diusung oleh pemerintah, berfungsi untuk menjembatani perbedaan dalam masyarakat yang beragam.

Tanpa kesadaran akan pentingnya moderasi beragama, keragaman suku, bangsa, dan agama di Indonesia akan sulit dipertahankan.

“Moderasi beragama adalah hal utama yang harus dimengerti oleh seluruh masyarakat Indonesia,” tegasnya.

Hendri mengidentifikasi ketimpangan sosial dan ekonomi sebagai salah satu penyebab mengapa narasi khilafah mendapatkan tempat di masyarakat.

“Pemenuhan kebutuhan ekonomi adalah cara paling efektif untuk menghilangkan propaganda yang merusak stabilitas nasional,” kata dia.

Ketika masyarakat sejahtera, kepercayaan terhadap Pancasila akan semakin meningkat, sehingga ideologi-ideologi lain seperti khilafah tidak lagi menarik.

Rendahnya tingkat pendidikan dan kesejahteraan juga menjadi faktor yang memudahkan politisasi agama. Masyarakat yang kurang teredukasi lebih rentan terhadap pengaruh ideologi yang tidak sejalan dengan Pancasila.

Oleh karena itu, Hendri berharap agar penyelenggaraan Pilkada Serentak 2024 dapat menjadi tolak ukur praktik demokrasi yang baik.

“Setiap individu harus membuat keputusan berdasarkan pemahaman dan bukan pengaruh eksternal,” tambahnya.

Tags: Moderasi Beragamanarasi khilafahPancasilaPilkada Serentak 2024
Previous Post

Polda Metro Jaya Berhasil Sita 389 Kg Sabu Afghanistan

Next Post

Lima Pimpinan KPK Terpilih Periode 2024-2029, Ada Setyo Budiyanto

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Merasa Tak Bersalah, Tersangka Dugaan Korupsi Helikopter AW-101 Gugat KPK

Lima Pimpinan KPK Terpilih Periode 2024-2029, Ada Setyo Budiyanto

Comments 3

  1. Ping-balik: Lima Pimpinan KPK Terpilih Periode 2024-2029, Ada Setyo Budiyanto | Garda Nasional
  2. Ping-balik: Mewujudkan Perdamaian: Kemajuan Rencana Aksi Nasional Pencegahan Ekstremisme Berbasis Kekerasan di Indonesia | Garda Nasional
  3. Ping-balik: Panduan Lengkap Pencoblosan Pilkada 2024: Ketentuan dan Prosedur | Garda Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In