Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Menteri Tito: Lebih Susah Tangkap Teroris Ketimbang Kepala Daerah yang Korupsi

by Irfan Mualim
11.07.2024
in Nasional
A A
Menteri Tito Tegaskan Pilkada 2020 Ditunda

JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, mengatakan menangkap kepala daerah yang korupsi tidak susah. Namun yang susah adalah menangkap teroris dan gembong narkoba.

Awalnya, Tito bicara mengenai dampak positif dan negatif pemilihan kepala daerah secara langsung. Dampak positifnya adalah muncul sosok pemimpin yang baru dan muda yang membawa perubahan baik di lingkungannya, dia mencontohkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mendapat nilai kinerja kepuasan mencapai 80 persen.

Kemudian, dampak negatif Pilkada langsung adalah biaya politik yang tinggi. Menurutnya, biaya politik tinggi ini menimbulkan korupsi karena kepala daerah tersebut berupaya mengembalikan ‘modal’ politiknya.

BACA JUGA

Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Direktur Utama PT CNI berinisial Derian Sakmiwata (DS) yang diamankan Kejaksaan Agung (Kejagung)

Menguak Borok Mafia Tambang di Bumi Anoa Pasca Penahanan Dirut PT CNI oleh Kejagung

16.10.2026

“Saya nggak katakan buruk, dampak negatif, di antaranya biaya politik tinggi, mahal, buat tim sukses, mungkin ada juga yang saya dengar sekarang susah nyari bupati, yang mau jadi bupati, rata-rata menjelang pendaftaran (tanggal) 27 ini masih sibuk di Jakarta, cari tiket rekomendasi,” ujarnya dalam Rapat Kerja Nasional XVI Apkasi (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (10/7/2024).

Baca Juga: BNPT RI Komitmen Lindungi Perempuan dan Anak dari Terorisme

“Kadang-kadang temen-temen yang bagus, potensial, harus bernegosiasi segala macam, ngemis-ngemis, biaya mahal, belum waktu bertanding mahal, timses, iya kalau timsesnya bagus yang sukesnya mereka, nanti ada lagi baliholah segala macam, dan mungkin ada juga serangan fajar, saya nggak tahu, saya pura-pura nggak tahu maksud saya,” tambah Tito.

Tito menjelaskan, sewaktu menjabat Kapolri, dirinya pernah berdiskusi dengan Jaksa Agung dan pimpinan KPK serta DPR mengenai masalah ini. Menurutnya, sistem seperti inilah yang membuat kepala daerah menjadi koruptor.

Karena itu, lanjut Tito, tidak susah menangkap kepala daerah yang korupsi. Akan tetapi yang susah adalah menangkap teroris dan gembong narkoba.

“Dulu saya sudah pernah bilang waktu saya jadi Kapolri dengan Ketua KPK, dengan Kejaksaan Pak Prasetyo waktu itu dengan pimpinan DPR. saya sampaikan bagi saya nangkep kepala daerah nggak susah, bagi saya bukan prestasi luar biasa, beda dengan teroris, nangkep narkotika. Teman-teman yang dianggap korupsi punya rumah, keluarga, jelas. Teroris lari-lari, narkotika lari-lari dalam negeri, luar negeri segala macam, nama palsu segala macem,” katanya.

Tito mengaku bisa mendeteksi kepala daerah yang melakukan korupsi dalam tiga bulan. Dia juga mengaku bisa mendapat jejak korupsi dari sejumlah orang.

“Kasih saya 3 bulan untuk membuktikan kepala daerah, nggak semua lah, saya tahu ada yang baik, untuk cari kesalahannya, mudah sekali, satu sadap aja nomor dia, kalau nomornya sudah pakai WiFi segala macam agak canggih-canggih dikit lingkaran satunyalah, ajudannya, pengawalnya, orang kepercayaannya, pundi-pundinya, Sekda, Kepala BKAD, Dinas PU, Perizinan, bah mereka pasti juga akan ada, ‘kamu pakai wifi ya’… tapi staf sekitarannya nggak, kenapa saya harus pakai wifi saya kan kerja bener, nanti orang hubungi saya susah, lingkarannya Sekda, Dinas PU, kepala daerah, lingkarannya yang saya bilang perizinan mutasi itu-itu aja kan, bagian pengadaan, istrinya, nggak ada istri, anaknya, pengawal istrinya, sopir istrinya, kena,” ujar Tito.

“Atau turun ke bawah cari lawan politiknya atau orang yg pernah disakitinya misalnya wakil, wakil suka kan kalau kepala daerah ketangkep, dia naik, apalagi kalau nggak bagus mengelola antara wakil dengan pimpinan. Semua dicari orang-orang yang pernah dipindah-pindahin sama dia, dia masih punya kaki di eselon 3 dan 4, makanya teman-teman hati-hati, itu belum lagi rekanan, rekanan kan bersaing, yang nggak dapat dia juga punya jalur dalam kabupaten itu, karena dia sering ngumpanin juga tuh. Jangan kira ajudan kita nggak dirawat sama mereka, termasuk hati-hati punya ajudan, pengawal, itu nanti ada yang ngerawat kadang-kadang itu,” lanjutnya.

 

Tags: Kepala DaerahKorupsiTerorisTito Karnavian
Previous Post

BNPT RI Komitmen Lindungi Perempuan dan Anak dari Terorisme

Next Post

Jamaah Islamiyah Bubar, Mantan Pentolan JI Ini Buka Suara  

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Jamaah Islamiyah Bubar, Mantan Pentolan JI Ini Buka Suara   

Jamaah Islamiyah Bubar, Mantan Pentolan JI Ini Buka Suara  

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In