Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

Ojek Online (Ojol) Tuntut THR: Antara Harapan dan Realita di Tengah Gempuran Digital

by Irfan Mualim
17.02.2025
in Nasional, Ragam
A A
Ojek Online (Ojol)

Ilustrasi

JAKARTA – Di tengah hingar bingar kemajuan teknologi dan ekonomi digital, para pengemudi ojek online (ojol) menyuarakan tuntutan krusial, hak untuk mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR). Sebuah perjuangan yang tak hanya menyoroti aspek finansial, tetapi juga status dan perlindungan bagi para pahlawan jalanan ini.

Hiruk pikuk aksi unjuk rasa mewarnai halaman depan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) di Jakarta. Ratusan pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai daerah berkumpul, menyuarakan satu tuntutan utama, THR wajib dari perusahaan aplikator.

Aksi ini menjadi puncak dari akumulasi kekecewaan para pengemudi yang telah bekerja keras selama bertahun-tahun tanpa pernah merasakan manisnya THR.

BACA JUGA

No Content Available

Menurut Ketua Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI), Lily Pujiati, aksi ini diikuti oleh sekitar 500 hingga 700 pengemudi ojol, taksi online, dan kurir. Mereka menuntut adanya perubahan mendasar dalam sistem kerja dan perlindungan hak-hak pekerja.

Baca Juga: Kim Sae Ron Meninggal Dunia: Perjalanan Singkat Sang Aktris di Tengah Kontroversi

“Aplikator sengaja membiarkan status kita sebagai mitra untuk menghindari kewajiban memberikan hak-hak kepada driver taksi online, ojol, dan kurir,” ujarnya di Jakarta, Senin (17/2/2025).

Aksi ini bukan sekadar tuntutan finansial, tetapi juga perjuangan untuk pengakuan dan perubahan status kerja yang lebih adil.

Para pengemudi ojol merasa eksploitasi karena status kemitraan yang kerap dimanfaatkan oleh perusahaan aplikator untuk menghindari kewajiban-kewajiban ketenagakerjaan, termasuk pemberian THR.

Menanggapi aksi tersebut, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli menyampaikan harapannya agar para pengemudi ojol bisa mendapatkan THR.

“Kita berharap begitu (pengemudi ojol dapat THR),” ujarnya.

Namun, Yassierli juga mengingatkan bahwa pemberian THR bagi ojol bukanlah perkara mudah. Ia menekankan perlunya perumusan yang matang karena terkait erat dengan masalah keuangan perusahaan aplikator.

“Ini kan masalah keuangan mereka, harus ada simulasi yang harus dipersiapkan kan?” kata dia.

Kemenaker, lanjut Yassierli, sedang merumuskan formula yang tepat untuk memenuhi aspirasi para pengemudi ojol.

Ia mengklaim telah berkomunikasi dengan perusahaan aplikator ojek online dan yakin perusahaan akan memahami aspirasi para pekerja.

Yassierli berharap proses perumusan ini bisa segera rampung.

Polemik Status Kemitraan: Akar Masalah THR Ojol

Salah satu tantangan utama dalam pemberian THR kepada ojol adalah status mereka sebagai mitra, bukan karyawan. Perusahaan aplikator berdalih bahwa mereka hanya menyediakan platform, sementara pengemudi adalah mitra yang bekerja secara independen.

Status ini memungkinkan perusahaan untuk menghindari kewajiban-kewajiban yang berlaku bagi karyawan, seperti pembayaran THR, asuransi, dan jaminan sosial.

Namun, di sisi lain, pengemudi ojol sangat bergantung pada platform aplikasi untuk mendapatkan penghasilan. Mereka terikat dengan aturan perusahaan, termasuk tarif, jam kerja, dan penilaian kinerja.

Situasi ini menciptakan ketidakseimbangan kekuasaan, di mana pengemudi memiliki sedikit ruang untuk bernegosiasi dan mendapatkan hak-hak yang setara.

Para pengemudi ojol berpendapat bahwa status kemitraan yang ada saat ini tidak mencerminkan realitas hubungan kerja mereka dengan perusahaan aplikator.

Mereka menuntut adanya perubahan status menjadi karyawan atau setidaknya pengakuan atas hak-hak mereka sebagai pekerja.

Regulasi dan Perlindungan Hukum

Pemerintah memiliki peran krusial dalam menyelesaikan polemik ini. Regulasi yang jelas dan tegas diperlukan untuk melindungi hak-hak pengemudi ojol. Beberapa opsi yang bisa dipertimbangkan antara lain:

  • Revisi Peraturan: Merevisi peraturan ketenagakerjaan yang ada untuk mengakomodasi karakteristik unik hubungan kerja antara ojol dan aplikator.
  • Kewajiban THR: Mewajibkan perusahaan aplikator untuk memberikan THR kepada pengemudi ojol, dengan mempertimbangkan mekanisme perhitungan yang adil dan proporsional.
  • Perlindungan Sosial: Memastikan pengemudi ojol mendapatkan perlindungan sosial, seperti jaminan kesehatan dan jaminan kecelakaan kerja.

Selain regulasi, pengawasan yang ketat juga diperlukan untuk memastikan perusahaan aplikator mematuhi peraturan yang berlaku. Pemerintah perlu memberikan sanksi yang tegas bagi perusahaan yang melanggar hak-hak pekerja.

Masa Depan Ojol: Antara Kesejahteraan dan Tantangan

Perjuangan pengemudi ojol untuk mendapatkan THR adalah cerminan dari tantangan yang lebih besar dalam era ekonomi digital. Perubahan teknologi telah mengubah lanskap ketenagakerjaan, menciptakan model bisnis baru yang belum sepenuhnya diatur oleh hukum.

Masa depan ojol sangat bergantung pada komitmen semua pihak – pemerintah, perusahaan aplikator, dan pengemudi – untuk menciptakan ekosistem yang adil dan berkelanjutan.

Kesejahteraan pengemudi ojol bukan hanya tanggung jawab perusahaan, tetapi juga investasi untuk masa depan ekonomi digital Indonesia.

Tuntutan THR bagi pengemudi ojol adalah isu krusial yang harus segera diatasi. Diperlukan sinergi antara pemerintah, perusahaan aplikator, dan serikat pekerja untuk mencari solusi yang adil dan berkelanjutan.

Melalui regulasi yang tepat, pengawasan yang ketat, dan dialog yang konstruktif, diharapkan para pengemudi ojol dapat merasakan manfaat dari pertumbuhan ekonomi digital dan mendapatkan hak-hak mereka sebagai pekerja.

Tags: Aksi Unjuk RasaAplikatorKemitraanMenaker YassierliOjek Online (Ojol)Serikat PekerjaTunjangan Hari Raya (THR)
Previous Post

Mudik 2025: One Way Nasional, Strategi Korlantas Polri Jamin Kelancaran Arus Balik

Next Post

Sebanyak 52 Pati TNI Kembali Dimutasi, Siapa Saja?

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Jenderal TNI Agus Subiyanto

Sebanyak 52 Pati TNI Kembali Dimutasi, Siapa Saja?

Comments 5

  1. Ping-balik: Prasetyo Edi Marsudi Terseret Kasus Rusun Cengkareng: Benarkah Ada Keterlibatan? | Garda Nasional
  2. Ping-balik: Pagar Laut Bekasi: Dari Pemalsuan Sertifikat hingga Dugaan Pidana | Garda Nasional
  3. Ping-balik: Indonesia Gelap: Aksi Mahasiswa & Masyarakat Sipil Tolak Revisi UU TNI, Polri, dan Kejaksaan | Garda Nasional
  4. Ping-balik: Cristiano Ronaldo ke Kupang, NTT, Ini Kegiatannya | Garda Nasional
  5. Ping-balik: Pulang dengan Bangga: Kisah Heroik KRI Diponegoro-365 di Garda Perdamaian Lebanon | Garda Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In