Garda Nasional
No Result
View All Result
Minggu, 25 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Daerah

Produksi Nikel Morowali Terancam Dipangkas, Ini Penyebabnya

by Irfan Mualim
25.10.2026
in Daerah, Nasional
A A
Ilustrasi Produksi Nikel Morowali Terancam Dipangkas

Ilustrasi Produksi Nikel Morowali Terancam Dipangkas

MOROWALI – Industri nikel di Morowali, Sulawesi Tengah, menghadapi tekanan yang kian kompleks. Sejumlah produsen besar asal Cina dikabarkan mempertimbangkan pemangkasan produksi bahan baku baterai hingga 50 persen, dan bahan baku baja nirkarat sekitar 20 persen. Harga nikel yang melemah, kenaikan biaya operasional, serta keterbatasan pasokan bahan pendukung menjadi tantangan yang harus dihadapi industri.

Rencana pengurangan produksi tersebut menandai tekanan yang sedang dihadapi industri pengolahan nikel di Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP). Kawasan industri yang menjadi salah satu pusat pengolahan nikel penting di Indonesia itu, kini berhadapan dengan persoalan harga, biaya produksi, dan dinamika pasokan bahan baku.

Dikutip IDNFinancials, Minggu (25/10/2026), sejumlah produsen nikel yang terafiliasi dengan perusahaan Cina, tengah mempertimbangkan pengurangan produksi di tengah kondisi pasar yang kurang menguntungkan.

BACA JUGA

Nursalim Z. A, Pengusaha Lokal Jasa Pertambangan Morowali sekaligus Pengurus HIPKA Morowali

HIPKA Morowali dan Tantangan Pengusaha Lokal Menembus Rantai Pasok Industri

24.10.2026
Nursalim Z. A Pengusaha Lokal Jasa Pertambangan Morowali

Pengusaha Lokal Jasa Pertambangan Morowali Jangan Jadi Penonton di Tengah Gemerlap Industri Tambang

23.10.2026

Mengutip laporan MiningWeekly, rencana tersebut mencakup pengurangan produksi mixed hydroxide precipitate (MHP) hingga 50 persen dan nickel pig iron (NPI) sekitar 20 persen.

Meski demikian, angka tersebut belum dapat dianggap sebagai keputusan final. Besaran pengurangan dan jangka waktu pelaksanaannya masih belum dipastikan.

Sejumlah perusahaan yang disebut dalam laporan itu antara lain Tsingshan Group, Huayou Cobalt, CNGR Advanced Material, Lygend Resources, dan GEM. Perusahaan-perusahaan tersebut memiliki kepentingan dalam industri pengolahan nikel dan material turunannya di Indonesia.

Harga nikel di London Metal Exchange (LME) dilaporkan turun hampir 25 persen dari puncak tahun ini, sekitar US$20.000 per ton, menjadi US$15.070 per ton pada pekan sebelumnya.

Pada saat yang sama, produsen menghadapi kenaikan biaya operasional, termasuk akibat kelangkaan sulfur yang dibutuhkan dalam proses pengolahan tertentu.

Pengetatan kuota penambangan bijih nikel di Indonesia juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi perhitungan biaya dan pasokan.

Kondisi tersebut membuat perusahaan harus menimbang kembali tingkat produksi agar kegiatan usaha tetap berjalan secara ekonomis.

Direktur Pelaksana Nickel Industries, Justin Werner, mengatakan pengurangan produksi akan dilakukan secara terkoordinasi di berbagai operasi dalam kawasan IMIP. Ia tidak menyebutkan persentase pengurangan secara keseluruhan.

Menurut Werner, produsen yang tidak memiliki rantai usaha terintegrasi berpotensi merasakan dampak lebih besar.

Nickel Industries sendiri telah menurunkan produksi NPI di Indonesia menjadi sekitar 75 persen dari kapasitas pada Oktober 2026.

Perusahaan itu juga menunda peningkatan produksi penuh pada proyek nikel dan kobalt lainnya akibat minimnya curah hujan yang dikaitkan dengan fenomena El Nino.

Sebelumnya, pada September 2026, IMIP juga mengonfirmasi kepada Reuters, kekurangan air telah memaksa sejumlah smelter mengurangi produksi NPI. Saat itu, perusahaan menyatakan belum menerima angka pasti mengenai besaran pengurangan dari para penyewa kawasan.

Head of Media Relations IMIP, Dedy Kurniawan, menyebut penyesuaian tersebut belum menyebabkan penghentian operasi smelter ataupun pengurangan tenaga kerja.

Tags: Berita MorowaliGEMharga nikelHuayou CobaltIMIPindustri nikelMHPMorowaliNikelNPITsingshan
Previous Post

HIPKA Morowali dan Tantangan Pengusaha Lokal Menembus Rantai Pasok Industri

BERITA TERKAIT

Nursalim Z. A, Pengusaha Lokal Jasa Pertambangan Morowali sekaligus Pengurus HIPKA Morowali

HIPKA Morowali dan Tantangan Pengusaha Lokal Menembus Rantai Pasok Industri

24.10.2026
Said Iqbal, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh

Sudah 4 Kali Kontrak tetapi Belum Jadi Karyawan Tetap? Ini yang Perlu Diketahui Buruh

24.10.2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Nursalim Z. A Pengusaha Lokal Jasa Pertambangan Morowali

Pengusaha Lokal Jasa Pertambangan Morowali Jangan Jadi Penonton di Tengah Gemerlap Industri Tambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Ilustrasi Produksi Nikel Morowali Terancam Dipangkas

Produksi Nikel Morowali Terancam Dipangkas, Ini Penyebabnya

25.10.2026
Nursalim Z. A, Pengusaha Lokal Jasa Pertambangan Morowali sekaligus Pengurus HIPKA Morowali

HIPKA Morowali dan Tantangan Pengusaha Lokal Menembus Rantai Pasok Industri

24.10.2026
Said Iqbal, Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh

Sudah 4 Kali Kontrak tetapi Belum Jadi Karyawan Tetap? Ini yang Perlu Diketahui Buruh

24.10.2026
Gedung Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tenggara (Sultra)

Ekspor Nikel PT CNI Disorot Kejagung, Pejabat ESDM Sultra Disebut

24.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Produksi Nikel Morowali Terancam Dipangkas, Ini Penyebabnya
  • HIPKA Morowali dan Tantangan Pengusaha Lokal Menembus Rantai Pasok Industri
  • Sudah 4 Kali Kontrak tetapi Belum Jadi Karyawan Tetap? Ini yang Perlu Diketahui Buruh

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In