Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Internasional

Protes UU Anti-Muslim, Puluhan Warga India Tewas

by Irfan Mualim
21.12.2019
in Internasional
A A
Protes UU Anti-Muslim, Puluhan Warga India Tewas

NEW DELHI – Masyarakat India terus melakukan aksi protes terhadap undang-undang kewarganegaraan ‘anti-Muslim’ yang baru. Bahkan sejak aksi tersebut dilakukan, tercatat 15 orang tewas.

Polisi di negara bagian Uttar Pradesh di India utara mengkonfirmasi enam orang tewas pada hari Jumat, hari paling berdarah sejak demonstrasi meletus sembilan hari yang lalu. Karenanya umat ​​Islam di India turun ke jalan setelah salat Jumat dan bersumpah untuk berdemonstrasi sampai Perdana Menteri, Narendra Modi membatalkan Undang-Undang Amendemen Kewarganegaraan yang kontroversial tersebut.

“Kami akan berjuang sampai hukum ini dibatalkan. Kami tidak akan mundur, ”kata demonstran, Shamim Qureishi seperti ditulis www.telegraph.co.uk, Sabtu (21/12/2019).

BACA JUGA

Manmohan Singh

Manmohan Singh: Warisan Sang Arsitek Ekonomi India yang Berpulang

27.12.2024
Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Sjafrie Sjamsoeddin bersama Duta Besar India untuk Indonesia, H.E. Mr. Sandeep Chakravorty

Memperkuat Hubungan Strategis: Indonesia Siap Ikut Parade Hari Republik India

12.12.2024

Dalam amandemen undang-undang tahun 1955 itu, memberikan kemudahan kepada masyarakat yang akan imigran ke India dan hanya berlaku bagi agama tertentu, seperti Hindu, Sikh, Budha, Jain, Parsis, dan Kristen – dari Bangladesh, Afghanistan dan Pakistan. Namuntidak berlaku bagi warga Muslim.

Partai Bharatiya Janata (BJP) seperti dirilis Aljazeera menyebut, undang-undang itu melindungi orang yang melarikan diri dari penganiayaan agama, tetapi para penentang mengkritiknya sebagai anti-Muslim dan melanggar semangat konstitusi negara.

Para demonstran menuntut penyelidikan atas kekerasan hari Minggu di universitas Jamia Milia Islamia (JMI) yang dikelola pemerintah, di mana polisi menerobos masuk ke kampus, memukuli mahasiswa, dan diduga merusak fasilitas kampus.

“Kita lebih baik mati tetapi tidak akan mundur kali ini. Pemerintah ini harus mencabut keputusannya dengan cara apa pun,” kata Anwar Siddiqui.

Demonstran lain, Feroz Khan, mengatakan, pihaknya tak menentang keputusan kewarganegaran para imigran ilegal, namun menentang pengecualian terhadap warga Muslim.

“Kami tidak menentang kewarganegaraan terhadap imigran ilegal tetapi kami menentang pengucilan Muslim,” katanya. “CAA plus BJP yang diusulkan sebagai Daftar Warga Nasional (NRC) nasional hanya menargetkan satu komunitas – dan itu adalah Muslim,”.

Dari catatan Aljazeera, banyak partai oposisi, mahasiswa, masyarakat sipil dan aktivis India menentang CAA -undang-undang kewarganegaraan ‘anti-Muslim’ yang baru- dan mengkritik pemerintah karena mengedepankan undang-undang tersebut.

“CAA bersifat diskriminatif dan NRC yang diusulkan khususnya akan merugikan orang miskin dan rentan,” kata Sonia Gandhi, pemimpin Partai Kongres oposisi.

“Dalam sebuah demokrasi, orang memiliki hak untuk menyuarakan suara mereka terhadap keputusan dan kebijakan pemerintah yang salah dan mendaftarkan keprihatinan mereka. Sama halnya, itu adalah tugas pemerintah untuk mendengarkan warga dan mengatasi masalah mereka,” Sonia menambahkan.

Tags: IndiaUU Anti Muslim
Previous Post

Terduga Teroris Ini Tak Mau Ibadah di Masjid

Next Post

Jangan Biarkan Radikalisme Ancam Kedaulatan Negara

BERITA TERKAIT

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim

Saat Asap Indonesia Paksa Malaysia Tutup Sekolah: Anwar Ibrahim Pasang Badan, ASEAN Ditagih Janji

19.10.2026
Ilustrasi

Badai Rudal Koalisi Saudi Hantam Houthi, 136 Target Hancur

10.10.2026
Next Post
Jangan Biarkan Radikalisme Ancam Kedaulatan Negara

Jangan Biarkan Radikalisme Ancam Kedaulatan Negara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat
  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In