Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Internasional

Skandal Seks Pegawai Negeri di Guinea Ekuatorial, Ada Pejabat Tinggi

by Irfan Mualim
07.11.2024
in Internasional
A A
Ilustrasi Skandal Seks

JAKARTA – Guinea Ekuatorial, negara kecil di Afrika Tengah, tengah menghadapi krisis reputasi setelah bocornya ratusan video yang diduga berisi konten pornografi yang melibatkan pegawai negeri sipil.

Skandal ini tidak hanya mencakup tindakan tidak senonoh yang terjadi di kantor, tetapi juga melibatkan pegawai tinggi negara, Baltasar Ebang Engonga, yang merupakan kepala Badan Investigasi Keuangan Nasional.

Video-video tersebut diperoleh dari berbagai sumber dan menunjukkan Engonga berhubungan seks dengan sejumlah wanita, termasuk istri pejabat tinggi. Tindakan ini memicu kemarahan publik dan menciptakan kehebohan di media sosial.

BACA JUGA

No Content Available

Wakil Presiden Guinea Ekuatorial, Teodoro Obiang Mangue, mengeluarkan pernyataan tegas menanggapi skandal ini. Ia memperingatkan bahwa pegawai negeri sipil yang terlibat dalam aktivitas seksual di tempat kerja akan menghadapi “tindakan keras” dan dapat diskors karena dianggap pelanggaran berat terhadap kode etik.

Baca Juga: Menghadapi Tiga Dosa Besar: Sekolah Damai sebagai Solusi Pendidikan di Indonesia

“Video-video ini merendahkan citra negara dan tidak bisa diterima dalam pemerintahan yang baik,” ujar Obiang dikutip dari AFP, Kamis (7/11/2024).

Ia juga merekomendasikan penyelidikan lebih lanjut untuk menangani masalah ini agar tidak terulang di kemudian hari.

Tindakan Pemerintah

Sebagai respons terhadap skandal ini, pemerintah Guinea Ekuatorial telah mengambil langkah-langkah signifikan. Salah satunya adalah rencana untuk memasang kamera pengintai di pengadilan dan kementerian untuk mencegah tindakan tidak senonoh di tempat kerja.

Keputusan ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menegakkan disiplin dan menjaga etika di kalangan pegawai negeri sipil.

Obiang juga menginstruksikan perusahaan telekomunikasi untuk menghentikan penyebaran video-videonya di media sosial, menandakan upaya untuk mengendalikan arus informasi yang dapat merugikan reputasi negara.

“Kami tidak akan membiarkan tindakan ini menghancurkan citra kami di mata dunia,” tegasnya.

Proses Hukum dan Implikasi

Baltasar Ebang Engonga, yang telah ditangkap atas tuduhan korupsi terpisah, kini dihadapkan pada kemungkinan dakwaan tambahan terkait pelanggaran kesehatan masyarakat.

Kepala jaksa Guinea Ekuatorial, Anatolio Nzang Nguema, menyatakan bahwa jika Engonga ditemukan terinfeksi penyakit menular seksual, ia akan diadili atas pelanggaran ini. Ini menambah lapisan kompleksitas hukum pada skandal yang sudah memicu banyak kontroversi.

Reaksi publik terhadap skandal ini sangat beragam. Banyak di antara warga Guinea Ekuatorial yang merasa marah dan kecewa terhadap tindakan pejabat tinggi negara.

Mereka menilai bahwa tindakan seksual di tempat kerja mencerminkan kurangnya moral dan etika di pemerintahan. Di media sosial, warganet memperdebatkan isu ini secara hangat, sementara beberapa pihak mendukung tindakan pemerintah dalam menegakkan kedisiplinan.

“Bagaimana bisa mereka yang seharusnya mengawasi keuangan negara bisa terlibat dalam aktivitas seperti ini?” komentar seorang warga di platform media sosial. Komentar semacam itu mencerminkan rasa frustrasi dan kekecewaan yang dirasakan oleh banyak orang.

Skandal ini membawa perhatian lebih besar kepada isu etika dan moralitas dalam pekerjaan publik di Guinea Ekuatorial. Banyak pakar berpendapat bahwa insiden ini memperlihatkan perlunya reformasi dalam sistem pemerintahan dan pengawasan terhadap pegawai negeri sipil.

Pendidikan tentang etika kerja dan tanggung jawab publik perlu ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

“Penting bagi kami untuk mengedukasi pegawai negeri tentang tanggung jawab dan konsekuensi dari tindakan mereka. Ini bukan hanya tentang hukum, tetapi juga tentang moralitas,” kata seorang ahli sosial di Guinea Ekuatorial.

Tags: Baltasar Ebang EngongaGuinea Ekuatorialskandal seks
Previous Post

Kasus Pencemaran Nama Baik: Chikita Meidy Menghadapi Tantangan Hukum dengan Santai

Next Post

Netanyahu Pecat Menteri Pertahanan Israel, Picu Protes Massal di Tengah Perang Lawan Hamas

BERITA TERKAIT

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim

Saat Asap Indonesia Paksa Malaysia Tutup Sekolah: Anwar Ibrahim Pasang Badan, ASEAN Ditagih Janji

19.10.2026
Ilustrasi

Badai Rudal Koalisi Saudi Hantam Houthi, 136 Target Hancur

10.10.2026
Next Post
Yoav Gallant

Netanyahu Pecat Menteri Pertahanan Israel, Picu Protes Massal di Tengah Perang Lawan Hamas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif

21.10.2026
Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat

21.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, saat Membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa yang Transparan dan Akuntabel di Hotel Jayakarta, Jakarta, Rabu (21/10/2026).

Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

21.10.2026
Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif
  • Mengenang Dedikasi Dr. T.R. Fahsul Falah sebagai Pj. Bupati Sinjai, Birokrat Merakyat
  • Dari Desa untuk Morowali, Bupati Iksan Ingatkan Aparatur Desa agar Tak Salah Kelola Uang Rakyat

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In