Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Internasional

Temuan Kontroversial: Buku Catatan Rencana Provokasi Korea Utara oleh Mantan Komandan Intelijen

by Irfan Mualim
24.12.2024
in Internasional
A A
Korea Selatan

JAKARTA – Kepolisian Korea Selatan (Korsel) mengungkap penemuan mengejutkan berupa buku catatan milik mantan komandan intelijen militer, Noh Sang Won, yang berisi rencana provokasi terhadap Korea Utara. Temuan ini dilaporkan oleh Kantor Investigasi Nasional (NOI) Badan Kepolisian Nasional Korea Selatan pada Jumat (20/12/2024).

Dikutip dari CNN, Selasa (24/12/2024), buku catatan tersebut mencantumkan serangkaian catatan yang mencolok, termasuk frasa “memprovokasi Korea Utara ke dalam serangan di Garis Batas Utara” dan “memblokir Majelis Nasional”.

Selain itu, terdapat memo yang mencantumkan daftar sejumlah anggota parlemen, jurnalis, jaksa, dan pejabat pemerintah yang direncanakan untuk “dikumpulkan”. Informasi ini pertama kali diberitakan oleh The Korea Herald, Senin (23/12/2024), menggambarkan situasi yang semakin memanas dalam hubungan antara kedua Korea.

BACA JUGA

Kim Jong Un

Ancaman Baru dari Utara: Produksi Massal Drone Pembunuh oleh Kim Jong Un

16.11.2024
Ketegangan militer antara Korea Utara dan Korea Selatan meningkat

Ketegangan Meningkat: Korea Utara Siapkan Militer Setelah Klaim Drone Propaganda dari Korea Selatan

15.10.2024

NOI merupakan bagian dari tim investigasi yang sedang menyelidiki kasus darurat militer yang melibatkan Presiden Yoon Suk Yeol. Badan ini bekerja sama dengan Kantor Investigasi Korupsi untuk Pejabat Tinggi dan Komando Investigasi Kriminal Kementerian Pertahanan Korea Selatan.

Baca Juga: Mewujudkan Perdamaian Melalui Natal: Dialog Antarumat dan Toleransi di Indonesia

Meski demikian, NOI tidak merinci nama-nama individu yang tercantum dalam catatan tersebut dan saat ini belum bisa mengonfirmasi kapan rencana tersebut ditulis.

Catatan dari Noh Sang Won ini juga sejalan dengan tudingan yang dilontarkan oleh beberapa anggota parlemen dari partai oposisi. Mereka mengklaim bahwa Yoon dan mantan Menteri Pertahanan, Kim Yong Hyun, telah berusaha memprovokasi Korea Utara, salah satunya melalui penggunaan pesawat tak berawak yang diluncurkan ke wilayah Pyongyang. Meskipun demikian, pihak kepolisian masih belum bisa mengkonfirmasi apakah semua upaya tersebut benar-benar bertujuan untuk memprovokasi Korea Utara.

Menariknya, Noh Sang Won sendiri memiliki latar belakang yang kontroversial. Ia dipecat secara tidak hormat pada tahun 2018 akibat skandal pelecehan seksual dan kini telah beralih profesi menjadi tukang peramal yang tinggal di Ansan, Provinsi Gyeonggi.

Noh sebelumnya dianggap sebagai orang kepercayaan Kim Yong Hyun dan dituduh menyelenggarakan pertemuan dengan pejabat tinggi militer, termasuk mantan kepala Komando Intelijen Pertahanan, Moon Sang Ho, di sebuah gerai burger untuk membagikan instruksi terkait persiapan pemberlakuan darurat militer.

Sebagai informasi tambahan, Noh Sang Won sudah ditangkap oleh polisi sejak tanggal 15 Desember lalu. Penangkapan ini memicu berbagai spekulasi mengenai dampak dari pengungkapan rencana yang tertulis dalam buku catatannya.

Temuan buku catatan ini tak hanya mengguncang dunia politik Korea Selatan, tetapi juga bisa berimplikasi serius pada stabilitas hubungan antara Korea Selatan dan Korea Utara.

Dengan ketegangan yang terus meningkat, perhatian dunia kini berfokus pada langkah-langkah selanjutnya yang akan diambil oleh pemerintah Korea Selatan dan tanggapan dari Korea Utara.

Tags: Buku CatatanKorea UtaraNoh Sang WonPolisi Korea SelatanProvokasi
Previous Post

Persebaya Bidik Stefano Lilipaly di Bursa Transfer Liga 1 2024-2025

Next Post

Angka Perceraian di Baubau Tinggi: Permasalahan Ekonomi dan Perselingkuhan Jadi Penyebab Utama

BERITA TERKAIT

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim

Saat Asap Indonesia Paksa Malaysia Tutup Sekolah: Anwar Ibrahim Pasang Badan, ASEAN Ditagih Janji

19.10.2026
Ilustrasi

Badai Rudal Koalisi Saudi Hantam Houthi, 136 Target Hancur

10.10.2026
Next Post
Panitera Pengadilan Agama Kota Baubau, La Mahana

Angka Perceraian di Baubau Tinggi: Permasalahan Ekonomi dan Perselingkuhan Jadi Penyebab Utama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In