Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Kabar Mabes

TNI Luruskan Isu Penangkapan Anggota BAIS saat Demonstrasi

by Irfan Mualim
05.09.2025
in Kabar Mabes, Nasional
A A
TNI Luruskan Isu Penangkapan Anggota BAIS saat Demonstrasi

TNI Luruskan Isu Penangkapan Anggota BAIS saat Demonstrasi

JAKARTA  – Kabar mengenai seorang anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Mayor SS yang ditangkap saat demonstrasi pada 28 Agustus 2025 lalu sontak menjadi viral.

Spekulasi beredar luas di media sosial, menuduh sang anggota, Mayor SS, sebagai provokator. Namun, kabar tersebut langsung diluruskan oleh Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI (Marinir) Freddy Ardianzah, pada Jumat (5/9/2025).

Dalam konferensi pers di Puspen TNI, Jakarta Pusat, Brigjen Freddy dengan tegas membantah isu tersebut.

BACA JUGA

Presiden Prabowo gelar rapat terbatas penaggulangan Karhutla

Alasan Kuat Mengapa TNI Kerahkan Kekuatan Penuh Hadapi Ancaman Karhutla

20.10.2026
Ilustrasi Wilayah Kodam Mambruk

Kodam Baru di Papua Tengah yang Siap Ubah Peta Pertahanan Delapan Kabupaten

16.10.2026

Ia menjelaskan, Mayor SS sama sekali tidak ditangkap. Kehadirannya di tengah massa adalah bagian dari tugas negara untuk melakukan pemantauan dan pengumpulan data.

Baca Juga: Lima Anggota DPR RI Dinonaktif Usai Kontroversi Demo, Berikut Namanya

“Jadi tugasnya murni tugas negara untuk memantau, karena pengumpulan data itu dibutuhkan oleh pimpinan. Dari data itulah pimpinan bisa menentukan langkah, misalnya memperkuat di daerah A atau di daerah B. Bagaimana kalau kita tidak tahu situasi di situ,” kata Freddy.

Pernyataan ini sejalan dengan fungsi utama lembaga intelijen di berbagai negara. Menurut laporan dari International Crisis Group, peran intelijen dalam mengumpulkan data di lapangan sangat krusial untuk analisis risiko dan pengambilan keputusan strategis oleh pemerintah dan militer.

Kronologi Kejadian: Salah Paham di Area Demo

Freddy menceritakan kronologi yang sebenarnya terjadi. Ia menegaskan, Mayor SS tidak berniat bergabung dengan demonstran.

Pada saat kejadian, ia sedang dalam perjalanan menjalankan tugas, namun tiba-tiba terjebak dalam kerumunan massa yang bergerak cepat.

“Karena situasi yang tidak terduga, ia ikut terbawa arus kerumunan hingga akhirnya duduk di atas motornya di dekat sebuah pom bensin di kawasan Mabes Polri,” jelas Freddy.

Keberadaannya yang mencolok menarik perhatian anggota Brimob. Tanpa bermaksud menuduh, anggota Brimob mendekatinya dan membawanya ke mobil rantis untuk pemeriksaan singkat.

Freddy menekankan, tidak ada proses penangkapan. Mayor SS hanya diminta menunjukkan kartu identitas dan difoto sebagai bagian dari prosedur keamanan. Setelah itu, ia langsung dilepaskan.

“Mayor SS hanya menjalankan perintah tugas dan tidak melakukan tindakan di luar kapasitasnya sebagai aparat negara,” kata Freddy.

Kejadian ini menunjukkan betapa sensitifnya situasi di lapangan, di mana kesalahpahaman bisa dengan cepat memicu narasi yang tidak benar.

Kapuspen TNI, Brigjen Freddy Ardianzah, mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi dan tidak mudah terprovokasi.

“Tugas intelijen adalah memantau situasi. Itu bagian dari fungsi negara dalam menjaga stabilitas,” katanya.

Peran Krusial Intelijen dalam Menjaga Stabilitas dan Keamanan

Tugas intelijen, seperti yang diemban BAIS, adalah memantau situasi untuk menjaga stabilitas dan keamanan nasional.

Kehadiran intelijen di titik-titik yang berpotensi menjadi rawan konflik adalah hal yang lumrah dan esensial.

Mereka bertindak sebagai mata dan telinga negara, mengumpulkan informasi yang dapat digunakan untuk mencegah insiden yang lebih besar.

Menurut buku Intelligence: From Secrets to Policy karya Mark M. Lowenthal, fungsi intelijen tidak hanya terbatas pada pengumpulan informasi, tetapi juga pada analisis dan diseminasi informasi tersebut kepada para pengambil keputusan.

Tanpa data yang akurat dari lapangan, sebuah negara akan kesulitan dalam merumuskan kebijakan yang tepat untuk meredam potensi ancaman.

Misalnya, di banyak negara maju, aparat intelijen kerap dikerahkan ke lokasi unjuk rasa damai untuk memantau potensi penyusupan oknum yang dapat memicu kekerasan atau kerusuhan. Kehadiran mereka bersifat preventif, bukan provokatif.

Tags: Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNIDemonstrasiTentara Nasional Indonesia (TNI)
Previous Post

Optimalisasi Pengawasan TKA di IMIP, Ini yang Ditemukan Kemnaker RI

Next Post

Menguak Gunung Es Terorisme: Saat Aparatur Pemerintah Jadi Garda Terdepan

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Next Post
Direktur Pembinaan Kemampuan BNPT Brigjen Pol. Wawan Ridwan

Menguak Gunung Es Terorisme: Saat Aparatur Pemerintah Jadi Garda Terdepan

Comments 2

  1. Ping-balik: Menguak Gunung Es Terorisme: Saat Aparatur Pemerintah Jadi Garda Terdepan | Garda Nasional
  2. Ping-balik: Pernyataan Tegas TNI: Tak Ada Niat Darurat Militer | Garda Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In