Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 21 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Nasional

160 Hari di Neraka Hafun: Kisah Kapten Ashari dan Duka yang Tertinggal di Samudra Somalia

by Redaksi
07.10.2026
in Internasional, Nasional
A A
Kapten kapal MT Honour 25, Ashari Samadikun dan para awak kapal asal WNI saat tiba di Indonesia

Kapten kapal MT Honour 25, Ashari Samadikun dan para awak kapal asal WNI saat tiba di Indonesia

JAKARTA – Ada momen ketika seorang manusia tidak lagi memikirkan esok hari, melainkan hanya berjuang agar napasnya tidak terhenti detik itu juga. Bagi Kapten Ashari Samadikun dan para awak kapal MT Honour 25, lima bulan berlalu bukan sekadar hitungan kalender, melainkan rentetan hari di mana maut membayang tepat di depan mata.

Sejak April 2026, tanker berbendera Palau yang membawa ribuan barel minyak itu lenyap disergap perompak Somalia di Perairan Hafun. Bagi dunia luar, berita itu mungkin hanya deretan angka dalam laporan maritim. Namun, di atas gelombang samudra yang ganas, 16 jiwa manusia sedang bertaruh nyawa di bawah ancaman laras panjang.

Di tengah gemuruh mesin dan ketakutan yang mencekam, Sang Kapten dituntut untuk tetap menjadi tiang kekokohan bagi para anggotanya. Namun, di balik seragam maritim yang gagah, ada dada yang sesak membayangkan nasib anak dan istri di rumah yang terus menunggu kabar tanpa kepastian.

BACA JUGA

Jepang Tertarik Kerjasama Penanggulangan Terorisme dengan Indonesia

Kelompok Teroris Takfiri Al-Shabaab Siap Berunding

09.01.2023

Media-media internasional mulai meramaikan tragedi ini. Al Jazeera dan The Jerusalem Post menyoroti bagaimana kebangkitan kembali perompakan di Somalia dipicu oleh lonjakan harga minyak dunia serta dinamika konflik global yang membuat kapal-kapal tanker menjadi sasaran empuk. Sementara itu, tangisan keluarga korban pecah di Karachi hingga West Bengal.

Di balik dinding logam kapal yang panas, 160 hari itu terasa bagaikan rentang waktu tanpa akhir.

Pemerintah Indonesia mengambil sikap tegas untuk tidak sekali pun menunduk pada tuntutan tebusan para pembajak. Negosiasi yang buntu memaksa otoritas keamanan setempat, Puntland Maritime Police Force (PMPF), mengambil tindakan mematikan pada akhir September 2026.

Suara tembakan meletus, memecah kesunyian laut. Di tengah kepulan asap mesiu dan ketakutan yang memuncak, lima nyawa rekan berlayar mereka—tiga warga negara Pakistan, satu warga India, dan satu warga Myanmar—harus gugur di tangan perompak sebelum pasukan penyelamat berhasil menguasai keadaan.

Kemenangan pembebasan itu dibayar mahal dengan duka yang teramat dalam. Selamatnya empat pelaut Indonesia—Ashari Samadikun, Adi Faizal, Wahudinanto, dan Fiki Mutakin—adalah mukjizat yang tersisa di tengah tragedi berdarah tersebut.

Pada 6 Oktober 2026, langkah kaki empat WNI itu akhirnya menyentuh tanah air di Bandara Soekarno-Hatta. Pelukan keluarga yang pecah dalam isak tangis menjadi saksi bahwa takdir masih memberi mereka kesempatan kedua untuk bernapas.

Tragedi MT Honour 25 tidak hanya meninggalkan cerita tentang keberanian dan penyelamatan, tetapi juga menjadi cermin kelam bagi keamanan maritim dunia.

Di balik senyum lega saat menginjakkan kaki di tanah kelahiran, ada kenangan pahit tentang sahabat-sahabat yang tak lagi bisa kembali, terkubur bersama dinginnya angin Samudra Hindia.

Tags: Berita MaritimHafun SomaliaKapten Ashari SamadikunKeamanan MaritimMT Honour 25Pembajakan MT Honour 25Penyelamatan ABKPuntlandSomaliaTragedi Laut
Previous Post

Selamat Tinggal ‘Presisi’, Langkah Berani Kapolri Baru Runtuhkan Sekat Polisi dan Rakyat

Next Post

Surga ‘Spesialis Mesin’ di Morowali: Ketika Visa C20 Lebih Laris dari Tiket Konser

BERITA TERKAIT

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Rocky Gerung Watimpres

Ini Alasan Blak-blakan Rocky Gerung Masuk Istana

20.10.2026
Next Post
Ilustrasi Visa C20 di Morowali

Surga 'Spesialis Mesin' di Morowali: Ketika Visa C20 Lebih Laris dari Tiket Konser

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Surat Bupati Morowali atas PT Askon di Desa Matarape

Gerak Cepat Pemkab Morowali, Bupati Iksan Jadwalkan Rapat Koordinasi Dampak Lingkungan PT ASKON di Desa Matarape

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta

21.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026
Penyerahan hibah gedung Kantor Koramil Bahodopi dari PT IMIP kepada Kodim 1311 Morowali

Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

21.10.2026
Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Pemprov Sultra, Abdul Rajab

Abdul Rajab Jadi Tersangka Korupsi Anggaran Mamin Sultra

20.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • Tingkatkan Daya Saing UMKM, BRI Hadirkan Program Racing Transaksi QRIS di Yogyakarta
  • Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian
  • Perkuat Pengamanan Kawasan Industri, IMIP Serahkan Gedung Koramil kepada Kodim Morowali

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In