Garda Nasional
No Result
View All Result
Sabtu, 24 Oktober, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
Subscribe
Garda Nasional
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
Home Kabar Mabes

Kapolri Bongkar Modus Kapal Asing Selundupkan 1,16 Ton Ketamin, Sinyal Pelacak Mati 3 Hari

by Irfan Mualim
23.10.2026
in Kabar Mabes
A A
Penyelundupan narkotika jenis ketamin seberat sekitar 1,16 ton di perairan Selat Malaka.

Penyelundupan narkotika jenis ketamin seberat sekitar 1,16 ton di perairan Selat Malaka.

BELAWAN – Sebuah kapal tanker berbendera Mongolia melintasi perairan internasional dengan dugaan membawa muatan narkotika dalam jumlah besar. Pergerakannya menyimpan sejumlah kejanggalan, termasuk sistem pelacak yang tidak aktif selama berhari-hari. Penelusuran aparat gabungan akhirnya mengungkap 1,16 ton ketamin di atas kapal MT Global 168 dan mengamankan delapan awaknya.

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto mengungkapkan, kapal tersebut diduga menjadi bagian dari jalur penyelundupan narkotika lintas negara. Dalam operasi yang melibatkan sejumlah instansi, petugas menyita barang bukti ketamin dengan berat bruto mencapai 1,16 ton.

Pengungkapan kasus ini disampaikan dalam konferensi pers di Pelabuhan Pelindo Bandar Deli, Belawan, Sumatera Utara, Jumat (23/10/2026). Delapan awak kapal diamankan, terdiri atas tujuh warga negara Indonesia dan satu warga negara asing asal Taiwan.

BACA JUGA

Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri tangkap terduga teroris

Rotasi Panas di Jantung Pasukan Elit, Jenderal Suyudi Rombak 14 Perwira Densus 88 Sekaligus

15.10.2026
Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto

Sapu Bersih Korps Bhayangkara, Jenderal Suyudi Ario Seto Rombak Total Pimpinan Bareskrim dari Puncak hingga Direktur

13.10.2026

Menurut Suyudi, salah satu pola yang menjadi perhatian penyidik adalah dugaan pemadaman sistem identifikasi otomatis atau Automatic Identification System (AIS). Sistem ini digunakan untuk membantu mengidentifikasi kapal serta memantau pergerakannya.

“Modus-modus para penyelundup itu selalu mematikan AIS pada saat mereka sedang transaksi,” kata Suyudi.

Sinyal Kapal Mati Selama Tiga Hari

Pemadaman AIS menjadi salah satu petunjuk penting dalam penelusuran pergerakan MT Global 168. Berdasarkan pemaparan Kapolri, sinyal kapal tersebut tercatat tidak aktif selama tiga hari 17 jam.

Kondisi itu menjadi bagian dari sejumlah anomali yang dianalisis aparat. Penyelidikan tidak hanya mengandalkan posisi kapal ketika terdeteksi di perairan Indonesia, tetapi juga menelusuri rekam jejak perjalanan dan dugaan aktivitasnya di laut lepas.

Kapolri menjelaskan, kapal tersebut diketahui bertolak dari Malaysia dan sempat menuju Port Klang untuk mengisi air serta bahan bakar sebelum melanjutkan perjalanan ke Laut Andaman.

Di kawasan tersebut, kapal diduga melakukan ship-to-ship (STS), yakni pemindahan muatan dari satu kapal ke kapal lainnya di tengah laut.

Pola ini menjadi perhatian aparat karena proses pemindahan barang di laut lepas dapat menyulitkan pengawasan apabila identitas, rute, dan aktivitas kapal tidak terpantau secara utuh.

Suyudi menambahkan, transaksi antarkapal diduga melibatkan kapal pembawa barang dan kapal penerima. Namun, rincian lengkap mengenai asal muatan ketamin dan pihak yang mengendalikan pengiriman tersebut masih perlu ditelusuri melalui proses penyidikan.

Delapan Awak Kapal Diamankan

Operasi pengamanan MT Global 168 melibatkan kerja sama lintas instansi, yakni Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta unsur kepolisian perairan.

Sebelum konferensi pers Kapolri, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Kristian Parluhutan Siagian membenarkan pengamanan kapal dan barang bukti tersebut.

“Betul, joint operation oleh Bareskrim, BNN, Bea Cukai, Pol Air Baharkam, Puspom TNI,” kata Kristian, Rabu (21/10/2026).

Kapal kemudian ditarik dan dikawal menuju Pelabuhan Belawan. Delapan awaknya turut diamankan untuk menjalani pemeriksaan.

Dalam pemaparan pada Jumat, Kapolri menyebut ketujuh awak berkewarganegaraan Indonesia dan satu lainnya merupakan warga negara asing asal Taiwan. Para awak tersebut diduga memiliki peran berbeda dalam pengoperasian kapal.

Penyidik perlu mendalami peran masing-masing orang, mulai dari pengoperasian kapal hingga kemungkinan keterkaitan dengan pihak yang mengatur pengiriman muatan. Status hukum dan pertanggungjawaban setiap orang harus ditentukan berdasarkan alat bukti serta hasil penyidikan.

Dari hasil pemeriksaan kapal, aparat menyita ketamin yang dikemas dalam 58 karung. Total berat bruto barang bukti tersebut mencapai 1,16 ton.

Selain ketamin, petugas juga mengamankan kapal MT Global 168 dan 14 unit telepon seluler yang dapat membantu penyidik menelusuri komunikasi serta dugaan koordinasi para pihak yang terlibat.

Kapolri menyebut nilai barang bukti narkotika tersebut diperkirakan mencapai Rp3,48 triliun, dengan asumsi harga di pasar gelap sebesar Rp3 juta per gram.

Sekadar diketahui, ketamin merupakan obat anestesi yang memiliki penggunaan medis di bawah pengawasan tenaga kesehatan. Penyalahgunaan zat ini dapat menimbulkan risiko serius, termasuk gangguan kesadaran dan dampak terhadap kesehatan.

Tags: 116 ton ketaminBareskrim PolriBea CukaiBNNjaringan narkotikaJenderal Polisi Suyudi Ario Setokapal berbendera MongoliaKepolisian RI (Polri)MT Global 168narkotika internasionalPelabuhan Belawanpenyelundupan ketaminSumatera Utara
Previous Post

Menhan dan Jaksa Agung Tertibkan Tambang Ini

Next Post

Pengusaha Lokal Jasa Pertambangan Morowali Jangan Jadi Penonton di Tengah Gemerlap Industri Tambang

BERITA TERKAIT

TNI mengerahkan Pesawat Hercules dan 17,4 ton bahan modifikasi cuaca untuk mengatasi kabut asap

TNI Kerahkan Hercules dan 17,4 Ton Bahan Modifikasi Cuaca untuk Atasi Kabut Asap

22.10.2026
Wisuda Sarjana dan Pascasarjana Sekolah Tinggi Hukum Militer (STHM) Tahun 2026 di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (21/10/2026)

Hadapi Era AI dan Kejahatan Siber, Kasad Dorong Prajurit Hukum TNI AD Lebih Adaptif

21.10.2026
Next Post
Nursalim Z. A Pengusaha Lokal Jasa Pertambangan Morowali

Pengusaha Lokal Jasa Pertambangan Morowali Jangan Jadi Penonton di Tengah Gemerlap Industri Tambang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

09.10.2026
Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf saat berdiskusi dengan karyawan lapangan PT Bukit Indah Limonit (BIL)

Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

08.10.2026
Perwakilan Manajemen PT Askon Morowali, Alexander Lieman

PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

17.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

16.10.2026
Akun Instagram Jucardines menyebut Site Neraka di Morowali

Site Neraka di Bumi Morowali, Ketika Janji Kesejahteraan Tambang Berubah Menjadi Petaka Ekologis

Sekretaris Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Muhammad Safri

Rapor Merah Tambang Sulteng: 90 Persen Perusahaan Diduga ‘Kencingi’ Aturan Reklamasi Pascatambang

Presiden Prabowo Reshuffle Kabinet

Presiden Prabowo Lakukan Reshuffle Ke-8, Boyong Sembilan Wajah Baru ke Istana

Eks Sekda Sultra, Asrun Lio yang ditahan Kejaksaan Tinggi Sultra

Dari Meja Jamuan ke Balik Jeruji, Menguak Aliran Dana Rp4,2 Miliar dan Peran Eks Sekda Sultra Asrun Lio

KAI Logistik Tingkatkan Layanan dengan Hadirkan Fitur Live Chat pada Website

KAI Logistik Tingkatkan Layanan dengan Hadirkan Fitur Live Chat pada Website

24.10.2026
Nursalim Z. A Pengusaha Lokal Jasa Pertambangan Morowali

Pengusaha Lokal Jasa Pertambangan Morowali Jangan Jadi Penonton di Tengah Gemerlap Industri Tambang

23.10.2026
Penyelundupan narkotika jenis ketamin seberat sekitar 1,16 ton di perairan Selat Malaka.

Kapolri Bongkar Modus Kapal Asing Selundupkan 1,16 Ton Ketamin, Sinyal Pelacak Mati 3 Hari

23.10.2026
Menhan RI Sjafrie Sjamsoeddin bersama Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto

Menhan dan Jaksa Agung Tertibkan Tambang Ini

23.10.2026
Garda Nasional

Penerbit PT Media Garda Utama

About

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Indeks
  • Kontak

Berita Terkini

  • KAI Logistik Tingkatkan Layanan dengan Hadirkan Fitur Live Chat pada Website
  • Pengusaha Lokal Jasa Pertambangan Morowali Jangan Jadi Penonton di Tengah Gemerlap Industri Tambang
  • Kapolri Bongkar Modus Kapal Asing Selundupkan 1,16 Ton Ketamin, Sinyal Pelacak Mati 3 Hari

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Daerah
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In