Garda Nasional
No Result
View All Result
Rabu, 4 November, 2026
  • Login
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
  • Opini
Subscribe
Garda Nasional
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
  • Opini
No Result
View All Result
Garda Nasional
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
  • Opini
Home Nasional

Memperkuat Ketahanan Nasional: Karyawan Pindad dan DI Melawan Intoleransi dan Radikalisme

by Irfan Mualim
20.11.2024
in Nasional, Persenjataan
A A
Memperkuat Ketahanan Nasional: Karyawan Pindad dan DI Melawan Intoleransi dan Radikalisme
Scan QR

BANDUNG – Sebagai lingkungan kerja yang masuk dalam industri Obyek Vital Strategis dibawah Holding BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Defend ID, karyawan PT Pindad (Persero) dan PT Dirgantara Indonesia / DI (Persero) harus memahami mengenai bahaya intoleransi, radikalisme dan terorisme.

Ini sebagai upaya agar karyawan PT Pindad dan PT DI dapat menangkal secara dini terhadap potensi gejala gejala intoleransi, radikalisme dan terorisme di lingkungan kerjanya.

Hal tersebut dikatakan Deputi I bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme  (BNPT) RI, Mayjen TNI Roedy Widodo, saat menjadi narasumber pada acara Sosialisasi Pencegahan Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme di lingkungan Holding BUMN Defend ID bagi keryawan PT Pindad dan PT DI, di Auditorium BJ Habibie PT DI, Bandung  Selasa (19/11/2024).

Baca Juga: BNPT Gelar Sosialisasi Cegah Radikalisasi Terorisme di Madiun: Mendorong Sinergi 3 Pilar Kewilayahan

“PT Pindad dan PT DI ini adalah Objek Vital Strategis yang harus selalu dijaga terkait dengan sistem keamanannya,” ujarnya.

BACA JUGA

Kantor Rektorat Universitas Lampung

Cegah Radikalisme di Kampus, Unila Siapkan Kuliah Umum Bersama Kepala BNPT dan Pendiri NII Crisis Center

25.10.2026
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Eddy Hartono, mengajak 1.600 pelajar SMA se-Jabodetabek menjadi agen perdamaian dan pelopor perubahan di lingkungan sekolah dalam kegiatan Kemah Kebangsaan BP2M bertema “Pilar Kebangsaan: Merawat Kebhinnekaan di Tengah Perbedaan” di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (20/10/2026).

Melawan Arus Toksik Medsos, Resep ‘Prinsip 3T’ Kepala BNPT untuk Generasi Z Menjaga Kedamaian

21.10.2026

Menurut Roedy, penguatan wawasan kebangsaan karyawan PT Pindad dan PT DI dirasa sangat penting, dalam rangka mengelola ataupun membuat peralatan-peralatan pertahanan yang strategis untuk pertahanan keamanan bangsa.

“Karena ancaman itu bisa timbul dari dalam dan dari luar. Yang dari luar tentunya indikasi-indikasi potensi ancaman gangguan dari luar perlu dibenahi ataupun dilakukan assessment terhadap sistem keamanan. Sedangkan yang dari dalam mungkin perlu dilakukan assasment juga kepada para pegawai yang mempunyai tugas khusus di PT Pindad dan PT DI ini,” jelasnya.

Disamping itu, karyawan PT Pindad dan PT DI mempunyai tugas yang berprioritas tinggi dan sangat sangat berpengaruh terhadap keamanan maupun suatu efek dari potensi-potensi intoleransi, radikalisme dan terorisme yang bisa saja terjadi sewaktu waktiu bilamana mereka lengah.

“Maka dari itu, kita perlu melakukan pembekalan, lakukan sosialisasi agar secara internal maupun eksternal terbebas dari segala potensi ancaman gangguan hambatan dan juga tantangan yang ada,” kata dia.

Ia juga menjelaskan, definisi atau pengertian intoleransi, radikalisme, dan terorisme serta bagaimana ciri-cirinya, hal-hal apa yang perlu diwaspadai dan pentingnya wawasan kebangsaan.

Roedy berharap, para karyawan PT Pindadn dan PT DI menjadi tangguh dan bisa untuk melakukan pendeteksian secara dini, penangkalan, dan pencegahan.

“Ini sebagai upaya untuk membentuk suatu negara kesatuan Republik Indonesia yang kuat dan tangguh,” katanya.

Sementara Direktur Utama PT Pindad, Abraham Mose, mengatakan sebagai perusahaan yang memproduksi peralatan-peralatan yang strategis alat peralatan pertahanan dan keamanan, maka perlu membekali karyawannya dari berbagai potensi ancaman intoleransi, radikalisme, dan terorisme.

Apalagi,lanjut Abraham Mose, jumlah karyawan yang relatif cukup banyak, kurang lebih hampir 2.500-an yang tersebar di Pindad Bandung maupun di Malang, sangat memerlukan pemahaman-pemahaman atau sosialisasi seperti yang akan disampaikan oleh BNPT.

“Karena kadang-kadang kita tidak menyadari bahwa ada hal-hal yang bisa dikatakan unsur-unsur radikalisme yang masuk,” ujar dia.

Dirinya mendorong semua karyawan untuk memahami dan menyebarluaskan informasi yang disampikan BNPT. “Mudah-mudahan pemahaman-pemahaman yang disampaikan Deputi I BNPT ini dapat implementasikan dan berbuah hasil yang baik buat seluruh karyawan Pindad,” katanya.

Begitu juga dengan Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan SDM PT DI, Megy Sismadani, mengatakan radikalisme dan terorisme merupakan kejahatan serius yang dapat mengancam kedaulatan ideologi bangsa dan keamanan negara serta merusak mental generasi muda.

“Terhadap tindak terorisme ini kita harus berhati-hati ketika menerima dan proses informasi yang didapatkan terutama informasi yang berkaitan dengan penyebaran ideologi ekstrim yang dapat membahayakan keamanan nasional,” ujarnya.

Dirinya berharap, sosialisasi yang diberikan BNPT dapat dipahami seluruh karyawan dan dapat disebarluaskan kepada saudara dan rekan-rekan lainnya.

“Kami akan terus merefresh, mengingatkan kepada karyawan bagaimana menghindari terorisme, intoleransi,” katanya.

Tags: Dirgantara IndonesiaIntoleransiKetahanan NasionalPindadRadikalismeTerorisme
Share61SendTweet38ShareScanSend
Previous Post

Mengenal Nathan Tjoe-A-On, Bintang Sepak Bola Indonesia

Next Post

Strategi Indonesia Menghadapi Kebangkitan Trump: Peluang dan Tantangan Ekspor

BERITA TERKAIT

Kabareskrim Polri Komjen Pol Asep Safrudin menyampaikan keterangan pers terkait pengungkapan dugaan kasus penyadapan ilegal terhadap sejumlah tokoh, termasuk Presiden Republik Indonesia, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Nasional

Begini Kronologi Penyadapan Ilegal Nomor Presiden Prabowo

03.11.2026

JAKARTA - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengungkap kronologi dugaan praktik penyadapan ilegal yang diduga menyasar sejumlah nomor telepon penting,...

Read more
Gerbang IGIP Morowali dan PT Bahodopi Nickel Smelting Indonesia (BNSI)

GEM Siapkan 69 Mahasiswa Indonesia, IGIP Morowali Jadi Bagian Pengembangan Talenta Industri

03.11.2026
Kantor Markas Besar (Mabes) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri)

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Nama Listyo Sigit hingga Ahrie Sonta Muncul dalam Isu Pemeriksaan

03.11.2026
Presiden Prabowo Subianto

Rupiah Tertekan, Presiden Prabowo Panggil Tim Ekonomi ke Istana

02.11.2026
Next Post
Kepala Badan Kebijakan Perdagangan Kemendag, Fajarini Puntodewi

Strategi Indonesia Menghadapi Kebangkitan Trump: Peluang dan Tantangan Ekspor

Comments 5

  1. Ping-balik: Strategi Indonesia Menghadapi Kebangkitan Trump: Peluang dan Tantangan Ekspor | Garda Nasional
  2. Ping-balik: Kontroversi Pesta Sabu di Lapas Tanjung Raja: Kebenaran di Balik Video Viral | Garda Nasional
  3. Ping-balik: Ketegangan Global: Dampak Peraturan Nuklir Putin di 2024 | Garda Nasional
  4. Ping-balik: Masa Depan TikTok di Amerika Serikat: Antara Larangan dan Kesempatan | Garda Nasional
  5. Ping-balik: Mengatasi Politisasi Agama dalam Pilkada 2024 | Garda Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

Kabareskrim Polri Komjen Pol Asep Safrudin menyampaikan keterangan pers terkait pengungkapan dugaan kasus penyadapan ilegal terhadap sejumlah tokoh, termasuk Presiden Republik Indonesia, di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (3/11/2026).

Begini Kronologi Penyadapan Ilegal Nomor Presiden Prabowo

03.11.2026
Gerbang IGIP Morowali dan PT Bahodopi Nickel Smelting Indonesia (BNSI)

GEM Siapkan 69 Mahasiswa Indonesia, IGIP Morowali Jadi Bagian Pengembangan Talenta Industri

03.11.2026
Kapolres Morowali, AKBP Reza Khomeini

Polres Morowali Bongkar Jaringan Sabu Bahodopi, Sindikat Manfaatkan Sistem Digital METEOR untuk Transaksi

03.11.2026
Kantor Markas Besar (Mabes) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri)

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Nama Listyo Sigit hingga Ahrie Sonta Muncul dalam Isu Pemeriksaan

03.11.2026
Load More

Terpopuler

  • Humas Tiran Nusantara Group, H. La Pili

    Merasa Dokumen Lengkap, Tiran Group Angkat Bicara Soal Sidak Bupati Morowali di PT BIL

    173 shares
    Share 69 Tweet 43
  • Diduga Tak Punya Izin Reklamasi Laut, PT BIL Kena Mental Disidak Bupati Morowali

    172 shares
    Share 69 Tweet 43
  • Bupati Morowali Ajak KKWB Jaga Persatuan dan Kedamaian

    172 shares
    Share 69 Tweet 43
  • Krakatau Steel Rencana Bangun Hilirisasi Nikel di Morowali

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • PT Askon Morowali Sampaikan Permintaan Maaf, Buka Lembaran Baru Usai Ketegangan di Matarape

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
Garda Nasional

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Navigate Site

  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Pedoman Pemberitaan
  • Disclaimer Garda Nasional
  • Tentang GardaNasional.co.id
  • Kebijakan Privasi (Privacy Policy)

Follow Us

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Kabar Mabes
  • Persenjataan
  • Ragam
  • Opini

Copyright © 2026 Garda Nasional All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In